Chip In Ep. 02.02

Episode 02.2: Tersangka

Polisi, dipimpin Det. Hong, datang ke rumah In Ho. Det. Hong memeriksa jasad In Ho dan melihat ada bekas suntikan di lengannya. Keluarga yang dikumpulkan di ruang duduk ditanyai mengenai kejadian itu.

Bit Na mengaku kalau ia yang menemukan jasad In Ho. Seol Young mengaku tidak tahu apa-apa, karena ia minum obat tidur. Go Cheol, bu Park dan Hae Joon mengakui kalau mendengar suara orang mondar-mandir, Hae Joon menambahkan suara itu datang dari kamar Bit Na. Ji Hye berkata kalau ia satu kamar dengan Bit Na, dan mereka seperti pohon tumbang kalau tidur.

Bit Na minta polisi melakukan autopsy. Bit Na yakin In Ho meninggal karena diracun dan sebagai satu-satunya keluarga langsung, Bit Na berhak mengajukan hal itu. Det. Hong mengakui kalau ia memiliki kecurigaan yang sama, artinya ada kejahatan pembunuhan yang terjadi.

Saat menunggu polisi memeriksa rekaman CCTV, Jeong Wook mengatakan pengacara menunda membacakan wasiat sampai kasus ini selesai. Setelah melihat rekaman CCTV, Det. Hong memberikan info kalau tidak ada orang asing mendekati/masuk rumah In Ho. Artinya, pembunuh adalah salah satu dari mereka.

Hae Joon tersinggung dengan ucapan Bit Na yang dianggapnya opportunist. Bit Na tidak pernah peduli akan In Ho seperti Hae Joon. Kalau semua orang dianggap Bit Na seperti sekelompok Hyena yang memperebutkan harta, artinya Bit Na sendiri juga seekor Hyena. Bit Na meminta maaf, tapi tidak diidahkan oleh Hae Joon.

Sesi & Hasil Interview Polisi

(kalimat warna hitam: sesi interview, kalimat warna biru: hasil interview yang dilaporkan Det. Kang)

Seol Young: Makan malam selesai pukul 10 malam, setelah itu tidak ingat hal lainnya, karena saya langsung tidur. Kepribadian pak Yoo itu sulit dijelaskan dengan kata-kata, ia seseorang yang misterius dan sulit ditebak.

Det. Kang: Ji Soul Young, bekas istri, usia 51. Direktur Teater yang sukses. Menikahi In Ho 25 tahun yang lalu hanya untuk bercerai 5 tahun kemudian. Memaafkan In Ho lalu tinggal bersama sejak setahun lalu.

Ji Hye: Sebetulnya, saya sudah lama tidak bertemu In Ho, sepertinya ia sengaja menghindari bertemu dengan saya. Saya boleh keluar sekarang?

Det. Kang: Kim Ji Hye, bekas model, usia 42. Dia yang menyebabkan perceraian In Ho. Ibu dari Bit Na, hasil perselingkuhan itu.

Bit Na: Kapan hasil autopsy selesai? 2 minggu? Aku tidak terlalu kenal pak Yoo. Kami tidak mempunyai hubungan ayah – anak yang baik.   

Det. Kang: Yoo In Ho sengaja tidak menikahi Ji Hye meski telah bercerai. Malah menjadikan Ji Hye orang tua tunggal dan Bit Na anak di luar pernikahan.

Go Seon: Keluarga aku tidak tertarik padaku, begitu juga sebaliknya, aku tidak tertarik pada mereka.

Det. Kang: Dok Go Seon, usia 20. Ayahnya, Dok Go Cheol keluar masuk penjara dan jarang di rumah. Karenanya, sejak kecil tinggal di rumah In Ho.

Go Cheol: In Ho kakak yang baik. Meski suka menggerutu, hatinya lembut. Kakak selalu baik hati pada keluarganya.

Det. Kang: Dok Go Cheol, usia: 48. Saudara se-ibu In Ho. Ayah Go Cheol suka menyiksa In Ho, itu sebabnya hubungan Go Cheol – In Ho selalu buruk.

Bu Park: Pak Yoo pemarah, tapi hatinya baik (mulai menangis tersedu-sedu)

Det. Kang: …

Jeong Wook: In Ho itu lebih dari sekedar teman, ia sudah seperti keluarga sendiri.

Det. Kang: Moon Jeong Wook, usia 58. Teman In Ho sejak kuliah. Suka melukis tapi berhenti saat jatuh miskin. Sejak 15 tahun lalu bekerja sebagai manager dan hidup menumpang pada In Ho.

Hae Joon: Ia sudah seperti ayah bagiku.

Det. Kang: Yoo Hae Joon, usia 25. Putra almarhum kakak In Ho. Kuliah hukum yang dibiayai In Ho.

Det. Hong menanyakan kalau begitu, korban, Yoo In Ho itu seperti apa?

Det. Kang: pendapat tentang In Ho terbagi dua: separuh menganggapnya baik hati dan royal, separuh lagi menganggapnya penggerutu, pemarah dan egois.

Ji Hye menghampiri Seol Young yang mengamati lukisan In Ho. Pikirannya dipenuhi kecurigaan kalau Seol Young memang berniat meracuni In Ho. Ia mengambil botol anggur, hendak memukulkan ke kepala Seol Young. Seol Young dengan tenang berbalik dan berkata ia minta maaf, telah meminum anggur rahasia simpanan Ji Hye. Ketenangan Seol Young membuat Ji Hye makin marah dan menuduh Seol Young membunuh In Ho. Ji Hye berjanji akan mencari bukti-bukti untuk membuktikannya.

Saat Go Cheol, Bit Na dan pewawancara menanyakan apa arti tuduhan Ji Hye, Ji Hye berkata kalau itu semua sekedar firasatnya saja.

Ji Hye pergi ke kota untuk memeriksa obat tidur milik Seol Young. Apoteker memeriksa sampai dua kali dan memastikan kalau isi botol itu betul obat tidur. Artinya: Ji Hye tidak membunuh In Ho, tapi itu juga berarti Seol Young tidak berniat meracuni In Ho. Menyadari hal itu, Ji Hye minta diberikan obat sakit kepala yang paling ampuh.

Bit Na mendatangi Go Seon. Go Seon pergi sambil berteriak kalau ia benci Bit Na yang berpura-pura penuh perhatian. Baginya, Bit Na adalah mimpi buruk.

Saat Ji Hye kembali dari kota, Seol Young menanyakan arti tuduhan Ji Hye. Sadar kalau ia mengacau, Ji Hye membela diri dengan berkata kalau ia mabuk. Seol Young mengingatkan kalau kali berikutnya, ia tidak akan sesabar ini lagi, anggap ini sebagai peringatan terakhir untuk Ji Hye!

Bit Na masuk dan memeriksa ruangan In Ho. Ia berdiri terdiam di depan lukisan yang memperlihatkan cincin di tangan seorang anak yang mirip dengan cincin yang dipakai Bit Na sebagai leontin. Seol Young yang masuk dan membuka brangkas, memergoki Bit Na yang berusaha bersembunyi. Mereka memberi tahu polisi.

Polisi memeriksa brangkas dan tidak menemukan apa-apa di dalamnya. Det. Hong lalu mematikan lampu di ruang keluarga dan memeriksa telapak tangan semua penghuni. Rupanya, In Ho sengaja melapisi brangkas dengan cat tak kasat mata yang akan berbekas saat disinari lampu UV.

Telapak tangan Ji Hye dan Go Cheol bersinar biru saat terkena lampu. Mereka tak bisa mengelak dan digelandang ke kantor polisi.

Bit Na berlari masuk di bawah pandangan semua orang. Ia yakin ada orang yang sengaja menjebak ibunya. Bit Na menemukan amplop terselip di bawah meja kerja In Ho. Saat ia buka, amplop tersebut berisi hasil pemeriksaan RS Yangjin yang menyatakan kalau In Ho sudah pulih 100%. Artinya, In Ho berbohong tentang kondisinya.

Bersambung

Komentar aku: yay! Satu sisi aku senang melihat tuduhan berbalik ke tangan Ji Hye, secara harafiah. Oh Na Ra benar-benar berhasil menghidupkan tokoh Ji Hye dengan sangat baik. Tidak sabar menunggu minggu depan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: