Chip In Ep. 01.01

Prologue: Sepasang tangan bersarung tangan hitam membuka blue print rumah In Ho dan menempelkan foto-foto setiap penghuni sesuai kamar mereka masing-masing. Setelahnya, ia memotong huruf dari majalah dan menempelkan pada amplop. Masing-masing amplop diisi dengan surat dan sebuah kunci. Seluruh amplop tersebut disegel dengan lilin dan cap.

Bit Na menegur ibunya, Ji Hye, agar tidak minta uang ke In Ho untuk diberikan ke pacar baru Ji Hye, karena akan memalukan dan kehilangan harga diri. Ji Hye menjawab dia tidak mampu hidup berdasarkan harga diri, bahkan akan merendahkan diri 100x untuk bisa mendapatkan simpati In Ho.  

Ji Hye mengerem mobil dengan mendadak saat Bit Na mengingatkan kalau kali ini ia serius akan bilang ke In Ho untuk tidak mengirimnya uang lagi. Bit Na sanggup hidup mandiri, kalau perlu, ia akan minta pinjaman mahasiswa untuk membayar biaya kuliah.

[Interview, bu Park]: Selama bekerja dengan In Ho, baru pertama kali setelah 20 tahun, In Ho mengundang seluruh anggota keluarga untuk merayakan ulang tahun. Pastinya, hati In Ho melembut setelah divonis menderita penyakit parah.

Seol Young dan bu Park menyambut kedatangan Ji Hye – Bit Na. Bit Na menundukkan kepala memberikan salam, Seol Yong dan bu Park tersenyum dan menganggukan kepala. Tetapi, mereka berdua tidak mempedulikan Ji Hye. Ji Hye berkata kalau kali ini mereka akan tinggal lama, karena rumah mereka sedang direnovasi.

[Interview, Ji Hye]: Ji Hye sadar kalau ia salah saat 20 tahun yang lalu ia berselingkuh dengan suami Seol Young. Tapi, mereka benar-benar jatuh cinta. Ji Hye tahu kalau In Ho tidak pernah menganggap Go Cheol sebagai saudara.

Go Cheol datang mengendarai mobil mewah dan sengaja menghentikan mobil di depan Ji Hye. Ji Hye membalas dengan berteriak dan bertanya apa belum puas keluar dari penjara? Go Cheol menjawab kalau ia sudah keluar dua bulan lalu dan sekarang mendirikan perusahaan budaya. Meski saling sindir, Go Cheol tetap mau membantu Ji Hye membawa semua koper.

[Interview, bu Park]: bu Park membenarkan kalau Ji Hye – Bit Na datang paling awal. Ji Hye itu materialistic dan serakah sampai ke dalam tulang. Tapi, Bit Na kebalikannya. Bit Na selalu berusaha mandiri dan tidak suka memerintah.

Bit Na menyapa Go Seon, dijawab oleh Go Seon dengan sindiran kalau pakaian Bit Na tidak pantas. Go Seon berharap Bit Na segera meninggalkan rumah. Bit Na membalas kalau ia tidak berniat lama-lama, tetapi juga tidak suka diusir.

[Interview, Go Cheol]: Go Seun adalah putrinya yang berumur 18 tahun. Gayanya memang seperti itu, juga, Go Seun tidak pernah mempedulikan dirinya.

[Interview, bu Park]: Go Seon dan Bit Na selalu bermusuhan, meski bersaudara.

Go Cheol menyapa Seol Young, berpura-pura menanyakan kesehatan In Ho, tetapi sebenarnya ingin tahu kapan pembagian harta warisan In Ho diumumkan. Go Cheol memberikan jamur untuk membantu kesehatan In Ho.

Di kamarnya, Bit Na membereskan baju. Saat membuka lemari pakaian, ingatannya kembali ke waktu ia masih kecil, bersembunyi di lemari itu sambil menangis terisak-isak. Bit Na menghapus ingatan itu dengan cepat-cepat menutup pintu lemari.

Pukul 7 malam, makan malam keluarga dimulai. Semua berbincang sambil menuggu In Ho. Saat In Ho datang, semuanya berdiri menyambut sang tuan rumah.

[Interview, Ji Hye]: In Ho pelukis ternama, apa kalian tidak tahu?

[Interview, Go Cheol]: In Hoo itu kakek-kakek yang menyebalkan

[Interview, bu Park]: pak Yoo adalah seorang ditaktor!

In Ho menyambut keluarganya dengan sinis. Go Cheol dianggapnya berharap agar In Hoo cepat meninggal dan menderita saat ia menjalani hari-hari terakhir; bu Park dimarahi karena sup nya dirasa terlalu asin dan menyuruh bu Park menulis surat permintaan maaf formal; Ji Hye dianggap bersikap manis karena ia butuh duit, tapi kali ini In Ho tidak akan memberi Ji Hye sepeser pun.

Saat Go Cheol menawarkan bantuan ke Ji Hye, In Hoo menyela dan menyuruh Go Cheol pergi kalau tidak berhenti bicara. Baginya Go Cheol itu penipu ulung. Go Seon pun kena labrak In Ho disuruh cuci muka karena make-up nya terlalu tebal.

[Interview, Hae Joon]: pak Moon adalah teman dan manager paman Yoo. Dia baik, tetapi terlalu dibuat-buat. Pak Moon terlalu penurut.

Jeong Wook menawarkan tempat duduknya pada Hae Joon yang datang terlambat. Tetapi, Bit Na lah yang berdiri dan memberikan kursinya untuk Hae Joon. Bit Na tidak bergeming dan pergi ke kamarnya, meski In Ho menyebutnya sebagai anak yang tidak tahu diri dan jangan berharap akan mendapatkan warisan In Ho.

Kali ini, In Ho mengkritik Hae Joon dan mengingatkan kalau nilainya terus turun, In Ho akan menghentikan bantuan dana.

[Interview, Jeong Wook]: Hae Joon adalah keponakan pak Yoo, putra dari kakak pak Yoo yang telah meninggal. Pak Yoo lebih memperhatikan dan menyayangi Hae Joon dibanding Bit Na, putri kandungnya sendiri.

Seol Young berusaha menyelesaikan tulisan yang ia buat. Tapi ia tidak bisa berkonsentasi. Seol Young mengambil obat tidur dari laci meja dan meminumnya.

[Interview, bu Park]: bu Park mengatakan kalau ia tetap bekerja selama 20 tahun karena pak Yoo memperlakukannya sebagai anggota keluarga, meski pada kenyataannya ia tidak yakin pak Yoo pernah peduli dengan anggota keluarganya sendiri.

Si pewawancara bertanya bukankah bu Park bertahan karena pak Yoo selalu bilang kalau ia akan mewariskan sebagian hartanya untuk bu Park?

Esok pagi hari, Bit Na jogging berkeliling rumah. Sesampainya di depan rumah, sebuah pot jatuh dari lantai atas dan nyaris menimpanya. Membuat Bit Na jatuh terduduk, tersengak mencoba menarik nafas, sama saat dia nyaris tenggelam. Tapi tidak seorang pun ada di teras atas.

Mereka berkumpul di ruang duduk. Pot itu adalah hadiah Ji Hye untuk In Ho setahun yang lalu. Hae Joon menyarankan untuk melibatkan polisi untuk mencari tahu siapa yang berniat melukai Bit Na. CCTV tidak bisa dijadikan bukti, karena diarahkan ke luar rumah, tapi polisi bisa melacak sidik jari di pot tersebut. Go Cheol menolak dengan keras. Go Cheol mulai membahas tentang harta warisan, apalagi sekarang ini harga satu lukisan In Ho mencapai jutaan dollar. Mendengar mereka berdebat tentang harta warisan, Bit Na berdiri dan meninggalkan ruang duduk.

Hae Joon mengejar Bit Na, menyarankan agar Bit Na tidak mencari musuh. Bit Na bertanya apa musuh itu termasuk Hae Joon? Hae Joo membalas dengan berkata kalau dari awal ia tidak pernah menganggap Bit Na adalah ahli waris. Jadi, bukannya Bit Na yang ingin melenyapkan semua saingannya?

Bit Na teringat dirinya yang berhasil selamat dari tenggelam, berdiri sendiri, basah kuyup. Air mengalir deras dari baju dan rambutnya. Bit Na membereskan kopor berniat pergi. Ji Hye menghentikan niat Bit Na dan memohon agar Bit Na tidak pergi, bahkan berlutut, minta agar Bit Na bertahan sehari saja.

Ji Hye memperhatikan seluruh anggota keluarga, termasuk bu Park. Go Cheol heran melihat sikap Ji Hye dan berterus terang mengatakan kalau Ji Hye memilih uang daripada keselamatan putrinya sendiri. Ji Hye meningatkan kalau Go Cheol tidak jauh berbeda, bahkan Go Cheol telah beberapa kali keluar masuk penjara. Go Cheol balik membalas kalau Ji Hye sendiri bebas dari penjara meski menyerang Seol Young, semua gara-gara uang In Ho. Mereka saling berteriak.

[Interview, Go Cheol]: Ji Hye itu tipe wanita yang sangat keterlaluan, menggoda lelaki yang telah berkeluarga. Ji Hye akan rela menjual jiwanya untuk uang. Putrinya juga aneh. Tidak heran kalau suatu waktu Ji Hye akan berakhir mengenaskan.

Go Seon menanyakan dan meledek Bit Na atas insiden pagi ini. Bit Na menyiramnya dengan air karena menganggap Go Seon tidak sopan, bercanda tentang hidup dan mati.

Dari jendela lantai atas, Bit Na memperhatikan Hae Joon yang bercengkrama bersama In Ho. Hae Joon berkata kalau In Ho mirip ayahnya, yang tampan dan punya banyak wanita. In Ho mengakui kalau ia menyesalkan semua itu. Ia berpesan kalau Hae Joon benar-benar ingin mencintai, cintailah hanya seorang saja dengan sepenuh hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: