Graceful Friends Ep. 3.1

Rating: M, R-19+

Episode 3: Hubungan Terlarang

Prologue

Jung Hae membabi buta berlari keluar apartemen coach Joo, sampai melupakan sepatunya. Sesampainya di dalam mobil dan merapikan pakaiannya, Jung Hae baru tersadar kalau kalungnya hilang.

Episode 3.1

Malam itu di bar, coach Joo menanyakan apa yang menjadi keresahan Jung Hae, suami yang berselingkuh? Jung Hae menolak menjawab dan pergi ke kamar mandi. Selesai merapikan diri, Jung Hae hendak pergi. Coach Joo melarang dan menuangkan minuman untuk Jung Hae sambil menyindir kalau dia tidak mengutak-atik minuman Jung Hae. Saat Jung Hae berdiri, coach Joo berkata kalau sekarang kondisi Jung Hae akan menjadi lebih buruk. Jung Hae tidak mengerti arti ucapan coach Joo, berusaha berdiri dan pingsan dalam pelukan coach Joo. Goong Cheol cemas karena tidak juga bisa menghubungi Jung Hae.

Saat tersadar, Jung Hae sudah berada di kamar tidur hanya tertutup selembar selimut. Selesai berpakaian, Jung Hae menghubungi Goong Cheol. Jung Hae menolak dijemput Goong Cheol dan menutup telp. Jung Hae minta agar coach Joo melupakan kejadian ini. Tapi, coach Joo terus menekan dan mengancam Jung Hae. Jung Hae berkata kalau coach Joo berani macam-macam ia akan membunuh coach Joo. Sampai di pelataran parkir, Jung Hae jatuh terduduk dan melihat ke kompleks apartemen dengan penuh penyesalan.

Goong Cheol menunggu di rumah. Ia teringat saat pertemuan dengan Myeong Sook. Myeong Sook sebenarnya ingin mencari no telp wanita misterius yang menangis tersedu-sedu saat pemakaman, tidak disangka yang ketemu adalah nomor Jung Hae. Besok Myeong Sook akan pergi ke luar negeri dan ingin bisa melupakan semuanya. Tapi, Myeong Sook merasa tidak adil, Man Shik telah tiada sementara Jung Hae hidup bahagia. Goong Cheol menyembunyikan print out rekaman sms Man Shik – Jung Hae.

Saat sampai di rumah, Jung Hae minta maaf karena membuat Goong Cheol khawatir. Jong Hae mengaku kalau ia mabuk dan tertidur saat menunggu pengemudi pengganti. Goong Cheol minta agar Jung Hae memperhatikan kesehatan dan tidak bekerja terlalu keras, kalau perlu, biarlah Goong Cheol saja yang bekerja. Jung Hae minta waktu untuk membersihkan diri terlebih dulu. Pikiran Jung Hae melayang-layang teringat ancaman coach Joo. Malam ini mereka tidur berbalikkan badan.

Coach Joo mengajak Jung Hae ketemu malam ini. Jung Hae mengatakan akan pulang malam dan menyangkal kalau dia punya sesuatu yang dirahasiakan, malah balik bertanya, bagaimana dengan Goong Cheol, siapa teman sekolah yang ia temui kemarin malam? Kalau Goong Cheol tidak bisa jujur, begitu juga Jung Hae. Mereka pergi ke kantor masing-masing tanpa berkata apa-apa lagi.

Hyung Woo menolak melakukan olah tubuh bersama Kyu Ja. Hyung Woo ditelpon kantor karena ada tawaran film bersama senilai 100juta. Malam ini sang investor bersedia bertemu Hyung Woo. Kyu Ja mengajak Hyung Woo membeli jas baru agar tampil mempesona di depan CEO nanti malam. Hyung Woo langsung naik semangatnya dan tanpa disuruh menyelesaikan olah tubuh bersama Kyu Ja.

Di ruang praktek, perawat memberikan list pasien pada Jae Hoon. Pasien pertamanya adalah Choon Bok. Hasil pemeriksaan Choon Bok tidak terlalu baik. Tapi, Jae Hoon menenangkan, selama Choon Bok mengikuti petunjuk dan perawatannya. Jae Hoon meledeknya soal teman wanita dan menyuruh Choon Bok melupakan niatnya berselingkuh. Jae Hoon menelpon Hyung Woo dan menyuruhnya ikut datang periksa.

Kyu Ja membelikan kemeja termahal, meminjamkan mobil dan memberikan credit card pada Hyung Woo. Kyu Ja menyuruh Hyung Woo menunjukkan kepercayaan diri yang kuat dan tidak bertindak bodoh. Hyung Woo tidak percaya keberuntungannya dan memeluk Kyu Ja dengan erat.

Di kantor High Five Chicken, Goong Cheol harus memutuskan kontrak dengan juru bicara, CEO bahkan menolak bertemu dan mengucapkan selamat tinggal. Sepertinya, Goong Cheol gagal memutuskan kontrak. Karena si juru bicara berkata kalau ia menolak tawaran lain karena terlalu loyal pada High Five Chicken. Goong Cheol mencoba bertemu dengan CEO, tapi CEO sendiri sedang menemui artis yang dijanjikan mendapat kontrak sebagai juru bicara. Goong Cheol memandang foto keluarganya dan termanggu.

Perawat datang dan memberi tahu ada pasien janji mendadak. Pasiennya, Goong Cheol, yang ingat kalau ia harus buat janji temu kalau mau minta tolong ke Jung Hae. Goong Cheol bertanya apa yang musti ia lakukan kalau ada gossip istri dan teman baiknya berselingkuh, sementara ia yakin istri dan teman baiknya bukan orang seperti itu. Jung Hae menjawab untuk mempercayai mereka karena pasti ada alasan yang bagus untuk itu.

Goong Cheol berkata kalau yang ditemuinya kemarin malam adalah Myeong Sook. Goong Cheol memberikan print out sms dan minta Jung Hae berkata jujur. Jung Hae menerangkan kalau Man Shik adalah bekas pasien yang berobat karena menderita depresi cukup berat. Jung Hae memberi terapi dengan bekerja sukarela pada panti jompo bersama Jung Hae, beberapa kali dalam sebulan. Saat bekerja sukarela, Man Shik juga menyadari dan belajar banyak hal selain cara menghadapi depresi. Goong Cheol berterima kasih atas kejujuran Jung Hae.

Saat keluar RS, Goong Cheol bertubrukan dengan coach Joo yang sengaja bersikap seolah tidak peduli dan pongah.

Bersambung

Komentar aku: Hua, apa prologue kali ini menunjukkan siapa pembunuh coach Joo? Karena baju yang dipakai saat pertama Jung Hae dibius berwarna ungu. Sementara, saat Jung Hae panic keluar dari apartemen dan kehilangan kalung, berwarna hitam. Uhuhuhuhuhuhu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: