Graceful Friends Ep. 1.2

Rating: M, R-19+

Mereka berlima dibawa ke kantor polisi. Karena ketiga pria menolak berdamai, polisi menyuruh kelima sahabat siap-siap bermalam di penjara. Bos gangster datang dan mengancam siapa pun yang memukuli anak buahnya. Bos gangster berbalik berlutut saat tahu salah seorang dari mereka adalah Dr. Jung, dokter urologi terkenal. Bos gangster adalah salah satu pasien Jae Hoon.

Jung Hae kaget saat coach Joo memeluknya dari belakang. Coach Joo berjanji kalau ia bukan pria mesum. Hanya saja menunjukkan cara golf yang benar dengan tindakan lebih efektif daripada memberi tahu secara verbal.

Sebetulnya, Man Shik ingin mengungkapkan satu rahasia pada Goong Cheol, tetapi mereka diinterupsi satpam lingkungan. Ahasil, Man Shik batal memberi tahu Goong Cheol. Myeong Sook mengingatkan Man Shik untuk mengirim uang sekolah ke putri mereka di Toronto. Man Shik menghela nafas dan mengajak Myeong Sook minum bersamanya. Myeong Sook menolak. Padahal saat konseling Jung Hae menyarankan agar Myeong Sook berinisiatif mendekatkan diri ke Man Shik.

Putra sulung Hyung Woo, Ji Wook, menggendong Kyu Ja yang mabuk berat. Tugasnya mengantar ibu telah selsai, sekarang tugas ayah mengurusi ibu! Kyu Ja mencium Hyung Woo dan mengajak minum-minum lagi. Hyung Woo menggeret Kyu Ja masuk kamar (LOL).

Eun Shil berusaha membangunkan Choon Bok. Tapi Choon Bok pura-pura tidur lelap dan mendengkur, menolak bangun. Eun Shil hanya bisa menonton adegan panas di TV kamarnya sambil menghela nafas panjang.

Goong Cheol memijat kaki Jung Hae. Jung Hae mengatakan akan ambil kursus golf sebulan saja. Coach lama sudah dipecat dan penggantinya tampan, tapi dingin. Pasti ada yang menyakiti hatinya. Setelah selesai menganalisa coach baru, Jung Hae menggoda Goong Cheol kalau tidak ada yang setampan dan segagah Goong Cheol.

Jae Hoon duduk seorang diri, sambil minum dan mendengarkan musik klasik. Entah bagaimana, ia mengambil foto-foto Jung Hae yang sedang berlatih dengan coach Joo.

Di ruang praktek, Jung Hae menerima satu buket besar bunga mawar kuning dan putih dengan kartu mengucapkan selamat ulang tahun. Jung Hae tidak antusias menerimanya dan memasukkan kartu ke laci yang berisi tumpukan kartu ucapan lain.

Sutradara Hyung Woo bertengkar dan mengusir artis yang tidak mau diarahkan sesuai script. Si artis balik berteriak kalau ia mau main hanya karena diminta pak Jung. Mereka saling berteriak dan memaki, disaksikan pemain lain dan seluruh anggota crew.

Di ruang praktek Jae Hoon, seorang wanita marah-marah karena Jae Hoo mengoperasi suaminya. Akibat operasinya, suami wanita itu main selingkuh kiri-kanan. Ia akan menuntut RS tempat Jae Hoo praktek. Suster dan perawat pria memisahkan dan membawa wanita itu keluar.

Seorang pria muda marah-marah pada Choon Bok karena tidak langsung menawarkan mobil produk teranyar. Choon Bok minta maaf dan pergi mengambil kunci mobil.

Goong Cheol terburu-buru menaiki tangga RS dan masuk ke ruang perawatan. Pemilik outlet High Five Chicken terbaring dengan tangan dibalut. Pemilik outlet mengalami kecelakaan di tempat kerja karena terburu-buru ingin menguasai teknik memasak.

Di City Hall, supervisor kembali memarahi Man Shik yang dianggap kerja tidak becus dan melempar dokumen ke lantai. Man Shik diam-diam memunguti dokumen yang tercecer dan duduk di mejanya.

Jung Hae memberi konseling pada Myeong Sook. Pria usia paruh baya sering mengalami patah semangat yang berlanjut menjadi perasaan tidak berarti. Saat itulah para istri diharapkan bisa menyemangati mereka. Jung Hae bertanya apa Myeong Sook menyemangati Man Shik atau malah sengaja menutup mata? Atau malah tidak tertarik pada apa pun yang Man Shik kerjakan?

Goong Cheol menunggu Jung Hae di mobil, membawa buket mawar merah dan kalung hadiah ulang tahun. Ia turun dan memayungi Jung Hae sampai masuk ke mobil. Jung Hae akan kerja weekend ini, karena banyak pasiennya yang baru bisa datang di hari libur.

Di saat yang sama, Man Shik pulang kerja naik bis. Duduk sendiri sambil melantunkan lagu tentang hujan. Tiba-tiba Man Shik merasakan dadanya teramat sakit, ia terengah-engah berusaha menarik nafas. Man Shik jatuh tidak sadarkan diri.

Voice over… Saat aku memimpikan kebahagiaan, melihat istri ku tidur, sahabat ku menghadapi kematian yang menyakitkan. Menyimpan rahasia yang lebih mengerikan daripada kematian itu sendiri. Mungkin itu sebabnya hujan kali ini berbau lebih tajam.  Setelah itu, setiap hujan berbau tajam yang menyatukan kehidupan dan kematian, retakan mulai terbentuk di kehidupan ku yang tampak sempurna.” (Goong Cheol)

Kilas balik… Mei 1995,  Universitas Yeonggang. Goong Cheol merasa kehidupannya mulai gonjang ganjing  saat pertama bertemu Jung Hae di universitas. Goong Cheol menawarkan Jung Hae bergabung dengan klub teater Phoenix. Teman Jung Hae, Hae Sook mengajak Jung Hae bergabung. Saat anggota klub bermain, Hae Sook kalah dan minta agar Goong Cheol menggantikan dirinya minum. Setelah Goong Cheol menghabiskan beer hukuman, Hae Sook mencium Goong Cheol di hadapan semua rekan.

Bersambung

Komentar aku: tidak sangka Goong Cheol itu direbutkan Jung Hae & Hae Sook dari awal ya? Padahal culun…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: