My Unfamiliar Family Ep. 11

Chan Hyuk dan Eun Hee berjalan bersama di Deoksugung Stonewall Walkway. Seperti saat mereka masih kuliah. Do Hee menjelaskan kalau hubungannya dengan Geon Joo telah berakhir. Mereka bernostalgia. Pikiran Do Hee terus saja membayangkan apakah mungkin ia jatuh hati pada Chan Hyuk.

Sang Shik menyangka Jin Sook tetap berhubungan dengan ayah biologis Eun Joo yang datang ke acara pernikahan Eun Joo. Semua berdasarkan Sang Shik, yang rendah diri dan merasa tidak pada tempatnya,  melihat Jin Sook tersenyum pada seseorang. Jin Sok menyayangkan kenapa saat itu Sang Shik tidak menanyakan kebenarannya, tetapi memendam semua kecurigaan sendiri? Kecurigaan yang tumbuh menjadi sakit hati dan kepahitan.

Do Hee memberi tahu kalau saat kuliah dulu ia sering secara rahasia menatap & memperhatikan Chan Hyuk. Senyum dan tingkah Chan Hyuk ia ingat saat akan tidur, semuanya memberikan persaan nyaman pada Do Hee. Meski begitu, sekarang Do Hee tidak memberikan kesempatan pada Chan Hyuk untuk menjawab dan Chan Hyuk menahan diri untuk jujur, akan perasaan mereka masing-masing, dulu & kini.

Sang Shik memanggil Man Ho dan tenggelam mengasihani dirinya sendiri.

Eun Joo memperlihatkan perhitungan asset kekayaan mereka pada Tae Hyung. Tae Hyung mengingatkan Eun Joo kalau Min Sook pasti akan memperkerjakan pengacara kalau Eun Joo mengajukan pembagian asset 50-50%. Min Sook terkenal kejam dan keras dalam mendapatkan apa yang ia inginkan. Eun Joo membalas kalau ia pun bisa kejam dan keras. Meski demikian Tae Hyung tahu Eun Joo bukan orang yang kejam, Tae Hyung tidak ingin Eun Joo semakin sakit hati.

Di kantor, Geon Joo memberikan beberapa buku anak-anak untuk Eun Hee dan meminta waktu bertemu untuk menerangkan semua yang terjadi agar bisa berpisah secara baik-baik. Eun Hee menyetujuinya. Mereka akan bertemu setelah buku meditasi yang diedit oleh Eun Hee diterbitkan.

Ji Woo masih ngambek. Dia marah karena Jin Sook ‘mengusir’ Sang Shik. Jin Woo bahkan tidak membalas telp atau text dari keluarganya. Saat dinsehati Chan Hyuk,  Jin Wook menerangkan kalau ia malas membalas mengingat kondisi keluarganya saat ini, pasti telp dan text & keluarga berisi penuh  nasehat dan saran semua.

Eun Hee menengok Sang Shik cs yang tinggal di dalam container dekat tempat kerja Young Shik. Sang Shik minta Eun Hee tidak memberi tahu kondisi itu ke lainnya. Sang Shik berharap ia bisa kembali ke masa lalu untuk memperbaiki masalah yang ia timbulkan. Eun Hee memperlihatkan video saat Sang Shik mendaki gunung. Sang Shik minta Eun Hee menghapus video itu karena ia akan hidup sepenuhnya seperti saat ia berumur 22 tahun.

Eun Joo mengundang Eun Hee, minta bertemu di kantor Chan Hyuk dengan Ji Woo juga. Saat beli kopi di café, Hyo Suk yang sekarang minta waktu bertemu Eun Joo, juga agar persahabatan mereka berakhir dengan baik.

Sang Shik mengajak Jin Sook date di café. Sang Shik memperlihatkan foto daun bawang yang ia tanam dan Young Kyu. Daun Bawang dan si anak tumbuh dengan baik, keduanya mengesankan dan membuat gemas. Sang Shik mengakui ia ingin bunuh diri karena merasa hidupnya sia-sia. Hidup bersama wanita yang tidak pernah mencintainya dan anak-anak yang tak pernah menghargainya. Tapi, saat itu Eun Joo menelpon mengkhawatirkan dirinya, dan melihat bunga yang berusaha tumbuh sendirian. Semuanya menghilangkan niat Sang Shik. Sang Shik naik gunung untuk menguburkan niat bunuh diri.

Eun Joo menegur Ji Woo yang bersikap kekanakan, tidak mau meninggalkan rumah, tapi pergi-pulang sesukanya, membiarkan Jin Sook membersihkan rumah dan memasakkan untuknya. Apa mereka tahu beban yang Jin Sook tanggung sejak ia memilih melahirkan anak di luar nikah, yang membuat Jin Sook enggan membicarakan masa lalunya? Eun Joo juga berkata kalau sekarang sikapnya akan berubah.

Saat Sang Shik hendak turun dari trailer, pandangannya berkunang-kunang.

Seo Young mengaku dosa kalau dia membaca text Eun Hee – Chan Hyuk, juga kalau ia melakukan kesalahan karena memberi tahu Eun Hee kalau Chan Hyuk bukan Mr. Playboy seperti yang Eun Hee sangka. Atau dalam kata lain, membuat Eun Hee salah sangka bahwa Chan Hyuk membeberkan semua rahasia mereka pada Seo Yung.

Saat acara makan bersama perusahaan berakhir, Geon Joo menanyakan apa yang sebenarnya Eun Hee inginkan, ambisi dan goal yang ingin ia capai. Eun Hee menjawab haruskah ia malu kalau ia hanya ingin menjadi dirinya tanpa keinginan yang ambisius atau pun goal yang ingin dicapai? Eun Hee pergi saat telp dari Chan Hyuk masuk. Saat bertemu, Chan Hyuk memutuskan pertemanan mereka. Sama seperti yang Eun Hee lakukan beberapa tahun lalu.

Bersambung

Komentar aku: aku mengerti Ji Woo, yang selalu merasa dikesampingkan, sudah berusaha yang terbaik tetapi selalu mendapat nasehat, hanya karena dia anak bungsu. Juga pandangan Eun Hee: sebegitu buruknya menjadi orang yang biasa-biasa saja bagi masyarakat? Bukan seorang CEO atau penulis buku best seller? Yang aku tidak mengerti Sang Shik. Atau, benarkah perasaan rendah diri benar-benar bisa mengubah orang yang tadinya baik & sabar menjadi pemarah, temperamental dan memilih menggunakan kekerasan? Atau sebaliknya, sifat-sifat negative memang sudah mendasar, tetapi bisa ditekan saat sedang tidak rendah diri? Hmmm…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: