She Knows Everything Ep. 2

Guru Hwang mengakui kalau ia hanya mencoba memperingatkan Soo Jin, agar tidak dipecat. Guru Hwang pernah mencoba memeras Soo Jin, tetapi Tae Hwa memergokinya dan mengambil foto-foto sebagai bukti.  Soo Jin marah karena Tae Hwa ikut campur, saat di ruangan itu pun ada kamera CCTV yang bisa dijadikan bukti kalau Guru Hwang kelewat batas. Guru Hwang memutar balikkan fakta itu dan berkata pada Det. Cheol Ho kalau Soo Jin lah yang kelewat batas. Soo Jin guru, tetapi ia menjadi model pakaian dalam dan berkencan dengan muridnya, Tae Hwa.

Goong Bok tidak percaya kerja sekuriti, karenanya ia minta Jin Woo, petugas kurir, mengatur paket-paket milik penghuni di kantor GRS. Jin Woo menyindir Goong Bok karena berusaha keras untuk para penghuni, bahkan tinggal 10 tahun di komplek apartemen itu. Jin Woo tahu kalau Soo Jin meninggal, saat ia melihat ambulance tadi pagi dan menanyakan apakah Goong Bok baik-baik saja?

Det. Cheol dan Min Seok pergi ke studio pemotretan untuk menemui Lee Hyun Ji, teman SMA yang memiliki toko pakaian dalam di mana Soo Jin menjadi modelnya. Hyun Ji tidak percaya Soo Jin tewas, karena saat pemotretan kemarin semua baik-baik saja. Det. Cheol Ho meminta kesediaan Hyun Ji mengindentifikasi mayat Soo Jin.

Hyun Ji menerangkan kalau Soo Jin anak yang cantik dan baik, juga pintar bermain piano. Sayangnya, kehidupan Soo Jin berubah saat ibunya, Myung Hwa kecelakaan tabrak lari dan ayahnya melarikan diri ke Philippines, hanya meninggalkan unit apartemen bobrok untuk mereka.  Soo Jin membatalkan beasiswa yang ia dapat, dan sejak itu kehidupan Soo Jin jatuh meluncur dengan cepat. Hyun Ji tidak heran kalau Soo Jin memutuskan membunuh diri.

Dae Sung dan Min Seok melapor pada Det. Cheol Ho. Hutang Soo Jin mencapai 500.000 dan tidak mampu mencicil bunga. Saat pertama Hyu Jin membawa Soo Jin ke dokter, kondisinya parah, mengiris pergelangan tangan dan over dosis obat tidur beberapa kali. Soo Jin menghentikan bertemu dengan dokter 3 bulan terakhir ini. Ayah Soo Jin menolak pulang, hanya menitipkan uang pemakaman pada Goong Bok. Det. Cheol Ho menyuruh mereka meminta autopsy, karena tidak ditemukan scarf untuk bunuh diri dan ada pria yang bersamanya malam itu.

Det. Cheol berbagi cerita Hyun Jin kalau malam saat pembunuhan, Tae Hwa mengamuk di studio Hyu Jin dan memaksa Soo Jin pergi. Tae Hwa memperlakukan Soo Jin seperti saudara, apalagi dulu Myung Hwa merawat ibu Tae Hwa saat ia sakit. Tapi saat Soo Jin kesulitan, Tae Hwa justru bersikap seolah ia memiliki Soo Jin. Fakta bahwa Tae Hwa menguntit dan melakukan kekerasan bisa digunakan untuk memperkuat permintaan autopsy pada Soo Jin.

Teman-teman Goong Bok berdiskusi tentang perusahaan konstruksi Mijung dan Byeongun yang berkompetisi mengembangkan apartemen mereka. Goong Bok berniat menjual apartment mereka dengan harga setinggi-tingginya. Goong Bok menulis di forum online penghuni menyarankan pemecatan presiden perserikatan Bong Man Rae. Gosipnya Man Rae adalah salah satu CEO dari perusahaan yang berhubungan dengan Byeongun Construcion. Goong Bok menerima uang yang diselipkan di flyer yang dibagikan oleh promoter outsource yang ditunjuk Man Rae.

Saat Goong Bok menerima telp dari pelatih Tae Hwa, teman-teman Goong Book bergosip kalau Goong Bok pastinya berhati dingin dan keras, karena hanya memikirkan harga jual apartemen. Goong Bok bahkan berselingkuh dengan ayah Tae Hwa untuk mendapatkan unit dan kantor GRS itu. Goong Bok pasti diam-diam senang karena Soo Jin meninggal, sehingga tidak ada lagi yang menghalanginya menguasai Tae Hwa dan rumah keluarga Tae Hwa. Semua tahu kalau Tae Hwa tergila-gila pada Soo Jin.

Goong Bok dan teman-temannya mendapat khabar kalau Myung Hwa terluka cukup parah. Goong Bok ikut dalam ambulance yang membawa Myung Hwa ke RS. Tae Hwa memperhatikan itu semua dari jauh.

Di kantor Byeongun Construction, Myung Won tenggelam dalam ingatan akan Soo Jin. Sementara, Tae Hwa yang berjalan tanpa arah menabrak Man Rae. Tae Hwa juga tenggelam dalam ingatannya akan Soo Jin. Tae Hwa pernah mencoba jadian dengan Soo Jin. Tae Hwa memberikan scarf di ulang tahun Soo Jin. Saat itulah Soo Jin memberi tahu kalau ia sudah berpacaran. Tae Hwa menjadi sangat berang, memaki dan mendorong Soo Jin. Beruntung petugas sekuriti memisahkan mereka.

Det. Cheol Ho sudah menunggu Goong Bok di kantor GRS dan menanyakan keberadaan Tae Hwa nda Myung Won. Myung Won adalah menantu dari salah satu pemilik Byeongun Construction, seorang yatim piatu dan bekas pengacara. Goong Bok terdiam saat ditanya apa hubungan Soo Jin dan Myung Won.

Di depan gedung apartemen, Tae Hwa mengamuk dan memukuli mobil Myung Won dengan pemukul kasti dari besi. Det. Cheol menembakkan peluru ke atas dan menahan Tae Hwa. Goong Bok mencoba menghalangi. Goong Bok dipersilahkan melindungi nilai apartemen, tapi Det. Cheol Ho lebih memilih melindungi nyawa manusia.

Di kantor polisi, Det. Cheol Ho teringat saat pertemuannya dengan Soo Jin yang mengamuk menyuruh Det. Cheol Ho menemukan orang yang menabrak lari ibunya. Det. Cheol Ho membaca laporan hasil autopsy: meninggal karena tercekik, korban dalam kondisi hamil 8 minggu.

Bersambung

Komentar aku: Waugh, intense bow. Itu, pemeran Goong Bok, Kang Sun Yun, bisa sekali menampilkan poker face, tapi aku rasa tidak seorang pun mau berurusan (yang negative) dengannya. Untuk bisa bertahan diterpa gossip simpanan, tinggal di apartemen kumuh,  berada di bisnis real estate, dan membesarkan anak seperti Tae Hwa, pastinya perlu usaha yang luar biasa. Tidak heran kalau bisa punya poker face seperti itu. Goong Bok dapat lawan seimbang, Det. Cheol Ho. Tadi aku menahan nafas berapa kali, ya? Wkwkwk…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: