My Unfamilar Family Ep. 6

Eun Hee tidak bisa melenyapkan perasaan tidak enak tentang Hyo Suk. Eun Hee akhirnya menerima telpon dari Chan Hyuk dan minta agar Chan Hyuk meluangkan waktu untuk Eun Hee besok, seharian.

Eun Joo memberi tahu Mi Sook kalau Tae Hyung tidak akan pulang dari New Zealand, dan klinik ditutup sejak hari ini. Eun Joo berusaha memberi tahu tentang orientasi seksual Tae Hyung, tetapi Mi Sook bersikeras kalau sejak muda, Tae Hyung memang suka menghilang karena depresi dan sifat pemalunya. Mi Sook menyuruh Eun Joo mengingatkan Tae Hyung untuk minum obat anti depresi dan memperkerjakan dokter baru di klinik mereka.

Sang Shik dan Jin Sook berbicara tentang kelulusan pernikahan. Jin Sook tidak ingin ada perayaan, membuat pesta, bahkan menanyakan kebenaran tentang kembalinya ingatan Sang Shik. Sang Shik menyuruh Jin Sook memindah namakan apartemen, dibalas oleh Jin Sook bahwa itu bukan persetujuan awal mereka, dan pergi ke kamarnya.

Eun Joo mengirim pesan ke Hyo Suk. Hyo Suk berkata kalau dia ada di kota lain. Tae Hyung yang ditunggu-tunggu Hyo Suk akhirnya datang. Tae Hyung sudah kembali ke Korea. Hyo Suk melempar amplop berisi uang dan bertanya kenapa Tae Hyung membayar hutang orang lain? Hyo Suk mengakui kalau dia memang menyelidiki latar belakang Tae Hyung. Hyo Suk berubah pikiran setelah mengenal Eun Joo, karena ia tahu bagaimana rasanya cinta bertepuk sebelah tangan. Hyo Suk juga benci Tae Hyung karena bersembunyi di balik Eun Joo.  Tae Hyung membalas kalau semua itu hanya perasaan sentimental cinta Hyo Suk belaka.

Geon Joo menemui Eun Hee karena khawatir, tidak biasanya Eun Hee pulang tepat waktu. Tetapi, Eun Hee tidak mau memberi tahu apa-apa, kecuali kalau besok, Eun Hee minta izin tidak masuk.

Jin Sook masuk kamar Ji Woo. Ji Woo minta agar apartemen tidak dijual, karena dia belum bisa menghasilkan uang. Jin Sook mengiyakan dan berkata kalau Sang Shik sudah bisa mengingat kembali dan keluar dari kamar Ji Woo.

Eun Hee mengajak Chan Hyuk ke Sorokdo. Eun Hee berkata itu semua untuk Eun Joo, cinta pertama Chan Hyuk.

Sang Shik membongkar laci-laci berusaha menemukan sesuatu. Jin Sook melihat dan melarang Sang Shik naik gunung lagi. Sang Shik mencari surat-surat yang ia dapat dari Jin Sook, Sang Shik yakin dia menyimpan dengan baik, tetapi sekarang semuanya hilang. Saat Ji Woo bangun, Sang Shik berpura-pura bersikap keras.

Eun Hee berkendara bersama Chan Hyuk, Eun Hee berharap intuisinya salah, tapi kalau Eun Hee benar, Eun Hee ingin Tae Hyung menyudahi segalanya sebelum menemui Eun Joo.

Mi Sook datang ke klinik Tae Hyung, meminta Eun Joo bersikap wajar di hadapan staff klinik dan sementara waktu Mi Sook akan praktek di situ. Mi Sook menjelaskan kalau Tae Hyung pulang lebih awal dari New Zealand dan berkata mungkin sekarang Tae Hyung ada di Sorokdo. Mi Sook pernah ke Sorokdo, tetapi tidak pernah menemukan Tae Hyung bersama orang lain, selalu seorang diri. Eun Joo hanya terdiam.

Eun Hee merasa Tea Hyung punya segalanya, keluarga kaya, profesi dokter, istri yang kompeten, tetapi kenapa Tae Hyung lari ke Sorokdo? Chan Hyuk berkata mungkin Tae Hyung tidak peduli lagi dengan semua itu dan ingin hidup sesuai jati dirinya. Eun Hee bertanya-tanya, seandainya dunia tidak mengenal diskriminasi, beradab dan menerima, apakah Tae Hyung akan mengungkapkan dirinya? Siapa yang akan tahu? Banyak orang merahasikan orientasi seksual mereka seumur hidup, dan baru mengungkapkannya saat mereka akan meninggal.

Jin Sook menanyakan Eun Hee kapan Tae Hyung pulang? Eun Hee tidak tahu, tapi berjanji akan menyampaikan permintaan Jin Sook kalau Tae Hyung pulang nanti. Chan Hyuk menegur Eun Hee yang berusaha menyelesaikan semua masalah keluarganya seorang diri.

Eun Hee menelpon Ji Woo dan Ji Woo mengatakan kalau Sang Shik sudah ingat kembali dan minta Eun Hee datang ke apartemen, karena Jin Sook sepertinya melunak tentang keputusannya lulus dari pernikahan. Eun Hee tidak percaya ayahnya melupakan janji mereka agar Eun Hee menjadi orang pertama yang tahu kalau Sang Shik bisa mengingat kembali.

Eun Hee merasa umur 20 itu tidak semanis anggapan orang, mereka berpakaian grungy dan miskin. Juga, ex-pacar Chan Hyuk, Yoon Ji yang mengundang Chan Hyuk secara personal tetapi mengundang Eun Hee hanya lewat text.  Mari lupakan usia 20, diputuskan cinta pertama, dan makan! Itu motto Eun Hee sekarang.

Kyung Ok menegur Geon Joo kalau dia kenal Ha Ra, tunangan Geon Joo, yang tiba-tiba bersikap super dekat dan mengajak makan malam bersama. Geon Joo mengatakan Kyung Ok pasti tahu sifat Ha Ra dan bagaimana perjalanan cinta Ha Ra – Geon Joo, Geon Joo yakin Kyung Ok akan bisa bertindak bijaksana.

Eun Hee menanyakan isi surat Yoon Ji, Chan Hyuk menerangkan kalau Yoon Ji tidak ingin Chan Hyuk hadir di pesta pernikahannya. Padahal, Yoon Ji mengatakan kalau dia sengaja datang ke pernikahan Jong Min untuk mencari Chan Hyuk dan menolak menerima undangan pernikahan Chan Hyuk kalau ada nama Eun Hee di situ. Eun Hee berhasil menemukan posisi Hyo Suk via sosmed. Meski Chan Hyuk melarang Eun Hee untuk terlibat dalam urusan keluarga Eun Joo, Eun Hee benar-benar ingin mengubah jalan hidup keluarganya, yang seharusnya dulu ia lakukan saat Tae Hyung melamar Eun Joo.

Dulu, saat Chan Hyuk tidak datang ke pernikahan Jong Min, seluruh kelas bergosip tentang hal itu. Awalnya, mereka memuji kesetiaan Chan Hyuk pada Jong Ming, tapi akhirnya mereka menyangka kalau Chan Hyuk berselingkuh dengan Eun Hee. Eun Hee minta maaf kalau waktu itu tidak membela Chan Hyuk.

Eun Hee sampai di lokasi tempat Hyo Suk berada dan benar-benar menemukan Tae Hyung berdiri bersama Hyo Suk. Chan Hyuk mengingatkan Eun Hee untuk hanya bertindak sebagai adik ipar dan menahan diri untuk campur tangan terlalu jauh.

Eun Hee menganggap Hyo Suk sama seperti Tae Hyung, pengecut, tidak bertanggung jawab dan kasar. Hyo Suk berkata kalau ia pun benci pada Tae Hyung, jadi jangan samakan Hyo Suk dengan Tae Hyung. Eun Hee berkata Eun Joo tidak pernah berkata apa-apa. Eun Hee lah yang pertama melihat laptop Tae Hyung. Eun Hee menanyakan kenapa Tae Hyung memperlakukan Eun Joo seperti itu.

Tae Hyung menjawab mereka berdua sama-sama ingin melarikan diri dari keluarga mereka masing-masing. Eun Hee teringat bagaimana Eun Joo selalu berkata kalau ia membenci keluarganya, tetapi tidak pernah menganggap ucapan Eun Joo itu serius.

Man Ho kesal dengan sikap Sang Shik yang berpura-pura lupa siapa Sang Shik sebenarnya. Man Ho berkata kalau Sang Shik suka membuat perempuan menangis, selalu memberi Jin Sook hanya sebagian gajinya, dan selalu menuduh Jin Sook menyembunyikan buah-buahan saat Sang Shik kerja. Man Ho tidak mengerti bagaimana Jin Sook bisa bertahan dengan kelakuan Sang Shik.

Ingatan Sang Shik kembali saat dia menggebrak meja kaca sampai pecah dan membuat Jin Sook menangsi. Sang Shik berteriak agar Man Ho berhenti bercerita tentang semua itu.

Jin Sook ditegur suster yang bekerja di panti jompo untuk berhenti memanggil seorang ibu ‘Mom’, karena keluarga si ibu kesal mendengarnya. Juga, suster itu mengingatkan agar Jin Sook tidak melupakan pekerjaan utama dan terlalu sering bekerja sukarela di panti jompo itu.

Sang Shik duduk di tepi jalan dan tidak berhenti memikirkan perlakuannya ke Jin Sook. Ia pun melihat jadwal periksa. Satu lagi ingatannya muncul, dia menulis di buku harian, ‘Aku ingin mati saja…’ Sang Shik berlari ke trailer dan membongkar semua tempat.

Hyo Suk dan Chan Hyuk melihat Eun Joo datang berkendara. Hyo Suk mengetuk jendela mobil Eun Joo. Eun Joo berkata mereka akan berbicara lagi nanti dan langsung menuju belakang gereja, sebelum Chan Hyuk sempat mendekat.

Tae Hyung berkata kalau Eun Joo tidak pernah marah dan selalu berusaha, tetapi justru itu membuat Tae Hyung semakin membenci Eun Joo. Tae Hyung merasa berhutang budi terlalu dalam. Itu sebabnya ia meninggalkan laptopnya agar dibaca Eun Joo, agar Eun Joo tahu betapa brengsek Tae Hyung itu.

Eun Joo datang dan mengamuk ke Eun Hee. Eun Hee tahu, Eun Joo tidak benar-benar marah pada dirinya, tetapi semua adalah pelampiasan kesal, kecewa, marah, pada Tae Hyung. Sama seperti saat Eun Hee diputuskan Jong Min. Tae Hyung menengahi semua itu dan menyuruh Eun Hee pergi.

Eun Hee mengajak Chan Hyuk pulang dan mengajak Hyo Suk pulang bersama. Chan Hyuk bertanya kenapa Eun Hee melibatkan dirinya dalam sengketa rumah tangga Eun Joo. Eun Hee akhirnya berkata jujur kalau Eun Hee ingin Chan Hyuk menopang Eun Joo saat Eun Joo membutuhkan seseorang, karena Eun Hee tidak bisa menjadi orang itu.

Chan Hyuk menyuruh Eun Hee pulang bersama Hyo Suk. Chan Hyuk akan menunggu dan menjaga Eun Joo.

Tae Hyung menjelaskan kalau ia tidak ingin merahasikan jati dirinya. Eun Joo tidak percaya, yang ia tahu, Tae Hyung selalu menggunakan uang untuk membereskan masalah, seperti sekarang, dengan berusaha menyuap Hyo Suk.

Hyo Suk menjelaskan kalau kekasihnya yang tinggal di Sorokdo dan memutuskannya untuk seseorang yang ia kenal di chat room, orang itu adalah Tae Hyung. Kekasihnya mengambil tabungan Hyo Suk dan melarikan diri ke New Zealand. Sebelumnya, Hyo Suk ingin membalas Tae Hyung. Tetapi, setelah berkenalan dengan Eun Joo, niatnya berubah.

Tae Hyung minta agar Eun Joo menghentikan sarkasmenya. Eun Joo terus membombardir dan menyalahkan Tae Hyung. Sampai akhirnya, Tae Hyung menekan Eun Joo di sofa, dan bertanya kalau Eun Joo yang pintar mengakhiri segalanya, kenapa harus mencari Tae Hyung ke Sorokdo? Eun Joo bertanya, apakah Tae Hyung tidak merasakan ketulusan Eun Joo? Terutama saat Eun Joo berusaha hamil, padahal Tae Hyung seorang dokter, yang pasti tahu penderitaan yang Eun Joo lalui untuk bisa mendapatkan keturunan. Tae Hyung menganggap Eun Joo tidak pernah tulus, Eun Joo menikahi Tae Hyung hanya untuk melarikan diri dan menaikkan status saja.

Eun Joo menangis tersedu-sedu dan berkata kalau dia senang mendengar Tae Hyung sangat membenci dirinya, membuat Eun Joo gampang menentukan langkah selanjutnya. Eun Joo pergi setelah mengatakan hal itu dan meninggalkan Tae Hyung yang juga berusaha mengendalikan perasaannya.

Eun Hee mengirim gambar ke Chan Hyuk, memberi tahu kalau ia masih ada di sekitaran, kalau-kalau Chan Hyuk berubah pikiran dan memutuskan kembali ke Seoul. Chan Hyuk menolak ajakan itu. Eun Joo berjalan di tepi laut, tidak berhenti memikirkan semua yang terjadi. Chan Hyuk mengamati dari jauh.

Eun Hee mengakui pada Hyo Suk kalau ia merasa sangat lelah, di satu sisi Eun Hee merasa bebannya telah terangkat. Juga, meski Eun Hee membenci Tae Hyung, tetapi ia bisa mengerti kondisi Tae Hyung yang harus merahasiakan jati dirinya selama itu.

Eun Joo menghampiri Chan Hyuk. Chan Hyuk berkata kalau semua ini adalah ide Eun Hee. Eun Hee cukup pintar menerka orang-orang di sekitarnya, meski bodoh kalau itu menyangkut dirinya sendiri. Eun Joo dengan kikuk berkata kalau akan aneh jika Chan Hyuk dan Eun Joo berhubungan lagi. Eun Joo akhirnya mengakui kalau dia memang membutuhkan orang untuk bisa membuatnya nyaman saat ini. Chan Hyuk tersenyum, mengerti maksud perkataan Eun Joo.

Geon Joo mengirim pesan kalau dia akan datang, jadi sebaiknya Eun Hee tidak melarikan diri (lagi).

Sang Shik tidak berhenti menyesali perbuatannya di masa lalu. Sang Shik menerima telp dari Eun Hee, tetapi tidak mau mengakui kondisinya sekarang. Di rumah, Jin Sook mengingat semua kelakuan Sang Shik sejak keluar dari RS. Semua kelakuan Sang Shik membuat Jin Sook merasa tidak berdaya. Eun Hee saat ditelp Jin Sook berkata kalau Tae Hyung kecapaian dan sakit, jadi mungkin baru bisa dihubungi 2 – 3 hari lagi.

Eun Hee berkata kalau dia tidak tidur dan berkendara ke Sorokdo bersama Chan Hyuk. Eun Hee mengerti kalau Geon Joo mungkin salah mengerti. Geon Joo berkata ia bisa mengerti, karena ia mencintai Eun Hee.

Eun Joo mengantar Chan Hyuk ke kantornya. Chan Hyuk minta agar Eun Joo tidak pulang sendiri dan agar minta ditemani Eun Hee.

Eun Hee mengakui ia berusaha tidak berpikir kalau Geon Joo benar-benar jatuh cinta kepadanya, karena mereka hanya melakukan ‘one night stand’. Geon Joo tidak kenal Eun Hee, begitu juga sebaliknya. Geon Joo berkata dia telah mengenal Eun Hee dengan baik. Geon Joo adalah ‘Thistle’ penulis yang bekerja sama dengan Eun Hee selama setahun ini via email. Eun Hee tidak percaya, Thistle adalah gadis berusia 20 tahun, mahasiswi keturunan Korea – Amerika yang berbakat. Geon Joo ingin berkata jujur, tapi email-email mereka terasa menyenangkan, jadi Geon Joo meneruskan berpura-pura menjadi Thistle. Geon Joo ingin tahu lebih jauh tentang Eun Hee, pulang ke Seoul dan jatuh cinta pada Eun Hee. Eun Hee menjadi malu mengingat pembicaraan via email yang ber-rate ‘R’.  

Geon Joo memutuskan merahasiakan jati diri Thistle, karena akhirnya ia suka membaca email-email Eun Hee yang membuatnya tertawa, menyemangati dan hangat.  Geon Joo mengantar Eun Hee sampai ke rumahnya, dan mencium Eun Hee. Saat Eun Joo datang, Eun Hee berharap Eun Joo tidak datang bersama Chan Hyuk, karena Eun Hee mulai merasakan detak jantungnya berdebar keras memikirkan Chan Hyuk.

Bersambung

Komentar aku: Uoh… cinta segi delapan lagi, atau segi dua belas atau infinite, tanpa batas… kekeke… Tema yang biasanya aku benci dari K-drama dan C-drama. Tapi, di drama keluarga ini aku bisa merasakan keterkaitan dengan aku secara pribadi. Aku mengerti sikap Eun Joo yang sebegitu keras, atau sikap Eun Hee yang mencoba membereskan dan menjadi penengah. Sikap Jin Sook yang terperangkap dalam pernikahan yang kehilangan kepercayaan dan cinta. Sikap Sang Shik yang karena merasa rendah diri cenderung mengintimidasi Jin Sook dan keluarganya. Ouch… Oh, dunia…

Di sisi lain, cerita Geon Joo tentang jatuh cinta via emails. Berapa banyak ya dari kita yang akhirnya berpasangan setelah berkenalan via digital? Aku setidaknya kenal satu orang yang jatuh cinta via app, tiga bulan kemudian bertemu, dan kenalan aku akhirnya bahkan pindah kewarganegaraan dan menikah dengan teman app nya itu. Jadi, memang bisa kejadian ya, bukan sekedar fiktif.

Kita benar tidak bisa menilai buku dari sampulnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: