My Unfamiliar Family Ep. 4

Jin Sook muda merasakan guncangan rumah tangga, saat Sang Shik mulai pulang terlampau larut, mendengar suara wanita saat menghubungi nomor yang disimpan Sang Shik, bahkan telp yang langsung ditutup kalau Jin Sook yang angkat. Semua, membuat Jin Sook sulit bernafas. Tetapi, Jin Sook tetap berusaha untuk tetap menjaga rumah tangganya. Teman-teman Sang Shik mencoba membela dengan mengatakan banyak orang yang memanggil Sang Shik dengan sebutan ayah, saat mereka melihat Jin Sook mendekat.

Tae Hyung memberi tahu Eun Joo kalau Sang Shik mencoba membunuh diri. Tae Hyung tahu dari data pasien yang ia baca di RS tempat Sang Shik dirawat. Petugas SAR juga menemukan botol obat tidur yang kosong saat menemukan Sang Shik, tapi tidak menemukan kandungan obat itu dalam darah Sang Shik. Eun Joo langsung membantah dugaan Tae Hyung berdasarkan info tersebut. Hal itu yang ditanyakan Jin Sook saat di RS. Eun Joo minta tolong agar Tae Hyung menolong dan merawat kondisi mental ayahnya. Eun Joo tidak bisa minta tolong Jin Sook, karena dia membenci Jin Sook.

Eun Hee berkunjung ke rumah Geon Joo dan menceritakan kisah cinta pertamanya, yang mirip dengan yang dihadapi Eun Hee sekarang, hanya, sekarang Eun Hee yang menjadi WIL. Geon Joo meminta Eun Hee melihat dari sudut pandangnya. Itu bukan sekedar kebetulan tetapi takdir. Geon Joo beranggapan Eun Hee pastinya mengerti kalau 9 tahun itu hanya sekedar angka, dan bisa kedua pihak bisa saling menjauh dan mulai membenci satu sama lain. Geun Joo minta agar mereka tetap saling berhubungan, Eun Hee menjawab kalau dia akan melakukan apa yang Geun Hee mau.

Geon Joo ingin melihat foto-foto yang dikirim Ji Woo. Geon Joo berkata kalau Eun Hee cantik dan memuji Ji Woo yang mengambil foto itu. Eun Hee berkata kalau yang emngambil foto itu Chan Hyuk. Geon Joo meledek Eun Hee, ‘Oh… teman yang itu…’

Seo Young minum-minum bersama Ji Woo. Seo Young bekerja dengan Chan Hyuk karena ibu mereka saling mengenal. Ji Woo merasa mereka senasib, tapi kalau Seo Young pernah keluar negeri, drop out dalam setahun, lalu bekerja, sebetulnya usia Seo Young berapa? Kaget mendengar Ji Woo tidak ingin tahu tentang gossip mengenai dirinya, tetapi hanya menanyakan umur, Seo Young mengatakan kalau sekarang mereka bisa bicara casual (artinya, mereka seumuran).

Eun Hee kembali tidur bersama Geon Joo, saat mereka mendengar pintu dibuka. Ternyata, seorang tetangga yang mabuk mencoba membuka pintu yang salah. Eun Hee berpakaian dan pamit pada Geon Joo. Foto Geun Joo bersama tunangannya, mengingatkan diri Eun Hee muda. Saat Eun Hee mencoba menjadi gadis ceria, baik dan penuh pengertian, meski hatinya sakit. Mencoba menjadi wanita seperti itu tidak menyenangkan, karenanya sekarang Eun Hee ingin menjadi dirinya yang jujur akan perasaannya. Geon Joo menyarankan agar Eun Hee punya teman untuk curhat. Eun Hee berterima kasih dan berkata dia punya teman yang ‘aman’ untuk diajak bicara.

Sang Shik memperlihatkan pantai di mana ia sering menghabiskan waktunya. Jin Sook berkata kalau saat Sang Shik mulai menjadi supir, dia tidak pernah ke Ulsan. Bagaimana mungkin sekarang Sang Shik bisa menemukan tempat tersembunyi dengan mudah? Sang Shik pastilah berbohong soal kehilangan ingatan.

Chan Hyuk menyusul Seo Young ke restoran. Ji Woo berkata kalau Seo Young salah sangka, Chan Hyuk tidak tertarik pada Eun Hee. Alasannya: dia sudah lama kenal Chan Hyuk dan tidak pernah merasakan aura sayang itu. Seo Young berkata kalau orang paling dekat dengan kita adalah orang yang paling mudah dibodohi. Ji Woo setuju dan berkata kalau Eun Joo, Eun Joo…

Sang Shik berkata kalau Ulsan adalah kota kelahirannya, sebelum pindah ke Seoul. Melihat Jin Sook yang elegan dan berpendidikan tinggi, Sang Shik mempelajari dialek Seoul dan merahasiakan tempat kelahirannya. Jin Sook mengajak Sang Shik pulang, tapi Jin Sook takut ketinggalan bis. Sang Shik tiba-tiba berhenti mengejar Sang Shik untuk melihat kembang api yang dinyalakan anak-anak.

Sang Shik takut kehilangan Jin Sook, yang baginya seperti peri di cerita ‘Peri dan Penebang Kayu’. Itu sebabnya ketiga anak mereka harus berpendidikan dan tumbuh dengan baik. Sang Shik berharap ingatannya cepat kembali. Jin Sook tiba-tiba teringat kalau dulu Sang Shik juga suka menangis. Laki-laki yang percaya cinta pada pandangan pertama yang jatuh cinta pada perempuan yang tidak berpandangan demikian. Ada suatu waktu, di mana keduanya berarti segalanya bagi satu sama lain.

Eun Hee datang ke restoran menjemput Ji Woo. Chan HYuk memberi tahu kalau Ji Woo sepertinya menympan rahasia yang menyesakkan dada, tetapi menolak memberi tahu Chan Hyuk. Eun Hee diminta untuk mencoba mengungkapnya, agar Ji Woo tidak merasa sesak. Eun Hee mengatakan dia merasa malu panic saat khawatir ‘tertangkap basah’ oleh tunangan Geon Joo. Ji Woo mengajak Eun Hee pergi ke tempat Eun Joo dan berkata kalau dia lebih sayang Eun Hee, karena Eun Joo seperti landak.

Eun Joo masuk ke kamar Tae Hyung dan menawarkan koper. Tae Hyung berkata kalau semua sudah beres, dan menanyakan apakah Eun Hee sudah diberi tahu tentang Sang Shik? Eun Joo balik berkata kalau semua akan dia bereskan sendiri, dan keluar dari kamar Tae Hyung.

Eun Hee menidurkan Ji Woo di sofa dan melihat foto orang tuang. Eun Hee tersadar ini adalah pertama kali Sang Shik dan Jin Sook berpergian berdua saja, pastinya tidak nyaman.

Geun Joo membantu Eun Hee parker mobil dan minta Geun Joo tidak menunjukkan kedekatan mereka. Di luar kantor, Tae Hyung menunggu Eun Hee, minta waktu makan siang berdua. Tae Hyung minta tolong agar Eun Hee sesekali mengunjungi Eun Joo karena Tae Hyung akan menghadiri seminar di New Zealand untuk beberapa waktu. Eun Hee heran sejak kapan Tae Hyung jadi romantic?

Tae Hyung ingin mereka bisa lebih dekat. Eun Hee berkata kalau bukan karena sifat Eun Joo yang keras atau Eun Hee yang lebih terbuka, tetapi dinamika hubungan saudara perempuan memang seperti itu. Yang aneh adalah kalau saudari perempuan saling mengagumi dan mencintai satu sama lain. Tapi, kalau Eun Joo ada kesulitan, Eun Hee pasti akan berada di sisi Eun Joo. Tae Hyung memberi tahu kalau ayah mereka, Sang Shik, mencoba bunuh diri.

Eun Hee memeriksa pesan-pesan yang Sang Shik dan dirinya saling kirim dan tidak mempercayai ucapan Tae Hyung. Eun Hee duduk sendiri di kantornya dan mulai menangis.

Saat pulang kantor, Eun Hee melihat ibunya masuk ke mobil Pak Yoo, pemilik toko buah. Eun Hee turun dan memperhatikan toko buah. Semua buah selain diberi harga juga diberi tag mengenai manfaat buah tersebut. Penjaga toko, yang adalah putri pak Yoo, mengatakan kalau ayahnya sedang pergi berkencan.

Eun Hee pergi ke apartemen orang tuanya, dan masuk ke kamar ibunya. Eun Hee melihat semua buku yang ada di meja ibunya. Ada sebuah buku yang ditulis oleh pak Yoo. Saat keluar Eun Hee bingung melihat ayahnya bisa mengupas buah dengan baik. Sang Shik berkata kalau Jin Sook pergi ke pusat perkumpulan komunitas untuk belajar puisi.

Sang Shik menanyakan apakah mereka akrab? Apakah Sang Shik ayah yang baik untuk Eun Hee? Karena, sepertinya Jin Sook marah padanya. Eun Hee ingin sesuatu pada ayahnya. Eun Hee mengajak ayahnya bernyanyi lagu-lagu nostalgia. Sang Shik menyanyikan semuanya dengan sempurna. Sang Shik mulai menyanyikan lagu ‘Cintaku’ dengan penuh pendalaman, dan menyebut nama Jin Sook.

Mereka pulang dari karaoke. Eun Hee mengaku kalau ia agak membenci Sang Shik, karena Sang Shik hanya baik kepada Eun Joo. Eun Hee selalu ada di pihak Jin Sook. Sang Shik minta maaf dan menyakinkan Eun Hee untuk tetap ada di sisi Jin Sook. Eun Hee minta agar apabila satu saat Sang Shik bisa mengingat lagi, maka Eun Hee menjadi orang pertama yang Sang Shik beritahu. Eun Hee beralasan agar bisa memberi Jin Sook surprise, Sang Shik setuju.

Sang Shik berlari menghampiri Jin Sook yang panic mencari Sang Shik. Ji Woo merasa mereka punya adik kecil. Ji Woo juga tetap tidak mau memberi tahu apa yang dia rahasiakan. Eun Hee memberi saran agar Ji Woo sesekali mementingkan diri sendiri juga dan jangan terlalu stress.

Tunangan Geon Joo datang membawa tanaman hias dan koper. Geon Joo menegur, mengingatkan tunangannya akan janji  untuk tidak pernah bermalam. Tunangan Geon Joo menyangkal pernah berjanji seperti itu dan minta bir. Tunangan Geon Joo ingin menghabiskan akhir pekan ini bersama. Eun Hee juga sampai di parkir apartemen Geon Joo tetapi memutuskan untuk tidak bertemu dan pergi.

Tae Hyung memesan kopi dan melihat buku yang ia berikan ke Eun Joo ada di meja Hyo Suk. Hyo Suk mengaku buku itu tidak terlalu menarik. Tae Hyung memberikan amplop tebal pada Hyo Suk dan pergi. Selesai membeli kopi, Tae Hyung diantarkan ke bandara oleh Eun Joo.

Sebuah keluarga kecil datang melihat apartemen Sang Shik. Jin Sook hanya berkata kalau keputusan menjaul apartemen telah mereka sepakati bersama, sebelum kecelakaan. Sang Shik berkata kalau dia mencintai apartemen ini. Jin Sook hanya menghela nafas.

Eun Joo datang dan minta bicara berdua dengan Jin Sook. Eun Joo bertanya, saat ibunya pergi meninggalkan rumah dan hanya membawa Eun Joo saja, Eun Hoo ditinggal sendiri. Eun Joo ingat ibunya membawa ke pantai terpencil dan memasukkan obat dalam botol jus. Eun Joo bertanya kenapa ibunya ingin bunuh diri bersama? Jin Sook berkata kalau itu bukan racun, itu obat herbal aborsi, karena Jin Sook tidak ingin Ji Woo lahir. Jin Sook mengakui kalau ia berdosa besar, apa jadinya kalau Ji Woo benar-benar tidak lahir ke dunia ini?

Sang Shik tidak berhenti memikirkan pemuda yang memanggilnya ‘Ayah’. Sang Shik menelpon Young Shik dan minta bertemu.

Jin Sook menerangkan kalau memiliki tiga anak, perasaan Jin Sook seperti terperangkap, dia tidak akan bisa pergi, seperti cerita peri itu. Eun Joo juga berkata kalau Tae Hyung memberi tahu soal percobaan bunuh diri Sang Shik. Eun Joo tidak menyalahkan Jin Sook tetapi ingin tahu apa yang akan dilakukan Jin Sook saat Sang Shik kembali ingatannya? Jin Sook tetap pada keinginannya semula, memilih untuk berpisah.

Ji Woo mengajak Chan Hyuk bertemu dengan Eun Hee dan Eun Joo membicarakan mengenai trade mark mereka. Ingatan Chan Hyuk kembali ke saat ia bertemu dengan Eun Joo. Chan Hyuk menerangkan kalau dia sudah tidak lagi berteman dengan Jong Min. Eun Joo minta tolong, karena dia mengerti sekali sifat Eun Joo, agar Chan Hyuk membuang seluruh barang-barang saat Eun Hee dan Jong Min bersama, yang masih tersisa di kamar Chan Hyuk. Eun Joo juga berterima kasih atas foto-foto pernikahan Eun Joo – Tae Hyung yang diambil oleh Chan Hyuk. Chan Hyuk mengurungkan niatnya memberikan sisa foto pada Eun Joo.

Eun Hee protes, kenapa Chan Hyuk tidak pernah kasih tahu mengenai hal itu. Chan Hyuk berkata bukannya Eun Hee yang pergi dengan marah dan tidak mau bertemu lagi? Eun Hee tidak bisa menghubungi Geon Joo, itu sebabnya mereka tidak bersama akhir pekan ini. Chan Hyuk berkata kalau itu adalah cerita klasik seorang playboy. Mungkin saja Geon Joo punya mistress ke-2, ke-3 dst… Chan Hyuk juga meyarankan playboy tidak suka meninggalkan jejak tidak kenalkan ke keluarga, tidak tidur di rumah Eun Hee. Eun Hee berkata kalau dia tidak menyadari sinyal-sinyal itu.

Eun Joo datang terlambat dan mengajak Chan Hyuk minum bareng setelahnya. Eun Hee bergosip dengan Chan Hyuk mengenai kedekatan Eun Joo dan Hyo Suk yang berasa agar berlebihan. Eun Joo mengatakan kalau Tae Hyung pergi ke New Zealand. Mendengan itu, raut muka Hyo Suk berubah dan meminta Eun Joo duduk, nanti Hyo Suk yang akan mengantarkan kopinya.

Sang Shik ditemani Jin Sook mencoba mainan anak-anak, agar aliran darah Sang Shik lebih lancar. Sang Shik berkata kalau dia tahu bahwa dia memiliki tiga anak dan hidup berbahagia dengan Jin Sook, Sang Shik tidak akan merahasiakan tempat kelahirannya. Sang Shik mengajak Jin Sook kembali ke Ulsan bersamanya, dan bertemu dengan Young Shik. Tidak ada lagi hal yang ingin Sang Shik rahasiakan dari Jin Sook.

Eun Joo akan mengurus dokumen untuk kepengurusan trade mark Golden Goose Media. Chan Hyuk memberinya amplop, yang bukan berisi dokumen, tetapi foto-foto pernikahan Tae Hyung dan Eun Joo. Hyo Suk melihat foto-foto itu saat mengantar kopi.

Ji Woo menolak ajakan Seo Young untuk berpacaran, karena dia telah punya kekasih di tempat yang jauh.

Eun Joo, Eun Hee dan Chan Hyuk makan bersama. Eun Hee mendesak Chan Hyuk untuk mengakui kalau dulu Chan Hyuk pernah jatuh hati pada Eun Joo. Eun Joo minta maaf, karena sepertinya Eun Hee tidak ada rem saat bicara. Chan Hyuk hanya bisa terdiam malu. Eun Hee menanyakan apa Eun Joo akan terus merahasiakan kondisi Sang Shik? Chan Hyuk kembali dari kamar mandi menemukan kedua Eun dalam kondisi saling kesal.

Eun Hee bangun setelah mabuk berat di rumah Eun Joo. Saat mengambil air, di lemari es ada pesan dari Eun Joo agar mereka menyelesaikan pembicaraan tadi malam. Eun Hee keluar masuk ruangan mencari tempat charger HP. Akhirnya, Eun Hee masuk ke kamar Tae Hyung dan men-charge HP melalui laptop Tae Hyung.

Laptop Tae Hyung aktif, dan Eun Hee tidak mempercayai apa yang ia baca. Eun Hee scrolling ke seluruh chat Tae Hyung. Eun Joo tahu ada yang tidak beres saat melihat muka Eun Hee. Eun Joo merebut laptop dan membaca chat tersebut. Tae Hyung adalah anggota chat room yang beranggotakan pria gay. Salah satu chat menanyakan apakah Tae Hyung pergi ke New Zealand untuk kabur atau benar-benar ke seminar?

Voice over… Kita keluarga, kita adalah keluarga. Tetapi, kita tidak tahu apa-apa mengenai anggota keluarga kita.

Bersambung

Komentar aku: oy vey… Keluarga ini… bisa jadi keluarga siapa pun, di belahan dunia mana pun, dengan cultural apa pun. Mau shock tapi tidak bisa. Kalau sebelumnya, KDrama itu nge-top dengan mau menikah tetapi tidak disetujui satu kampung, sekarang sekampung punya rahasia semua atau selingkuh semua. Yang tidak melakukannya akan jadi orang aneh. Bwahahahaha…

Apa ini trend ‘new normal’ ya? Aiii… aku di ‘new normal’ pakai masker sama face shield saja ah, plus jaga jarak. Dari awal aku bisa tebak kalau Chan Hyuk menaruh hati pada Eun Joo. Tetapi, aku tidak sangka Seo Young suka sama Ji Woo, aku pikir Seo Young jatuh hati pada bossnya, Chan Hyuk? By the way, Geon Joo, kalau memang sudah tidak cinta sama tunanganmu (namanya siapa sich?), jujur dong. Tapi susah ya? Kalau lihat Kdrama, pernikahan itu ada yang merupakan topeng dibalik merge bisnis dan politik saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: