My Unfamiliar Family Ep. 2

Eun Hee bicara dari Utara ke Selatan, yang intinya Eun Hee bertemu tadi malam, tepat malam perayaan hari pernikahan Jong Min, saat perusahaan sedang mengadakan pesta penyambutan Eksekutif VP baru, Im Geon Joo. Chan Hyuk menyederhanakan menjadi sebuah alasan untuk minum. Eun Hee membenarkan, dia minum sangat banyak dan tidur dengan VP. Chan Hyuk terganga.

Di kantor polisi, Man Ho, rekan Sang Shik, membawa masuk seorang wanita yang juga anggota perkumpulan pendaki gunung. Mereka berbicara di sebuah cafeteria. Wanita itu memanggil Sang Shik dengan sebutan ‘sayang’. Wanita itu menjelaskan kalau Sang Shik mengantarnya pulang dan mereka makan malam bersama, sambil berbicara tentang perpisahan Sang Shik. Wanita itu minta bicara berdua saja dengan Jin Sook.

Di pesta, Eun Hee mulai mabuk dan saling bertukar pandang dengan Geon Joo.  Malam semakin larut, semakin tinggi juga kadar alcohol dalam tubuh Eun Hee. Eun Hee merasa sangat bersemangat sekaligus berdebar mendapat perhatian dari Geon Joo. Chan Hyuk mengeluhkan sikap Geon Joo yang tidak berubah setiap kali ia mabuk. Setelah makan malam dan berkaraoke, Eun Hee, Kyung Ok dan Geon Joo melanjutkan minum di bar. Eun menyuruh Kyung Ok pulang karena sudah semakin mabuk, tinggal Eun Hee dan Geon Joo berdua saja. Geon Joo melarang Eun Hee minum lagi, dan mulai bermesraan.

Chan Hyuk menyarankan Eun Hee melanjutkan hidup dan tetap datang bekerja hari Senin nanti. Eun Hee mengangguk-angguk, tetapi Chan Hyuk sadar kalau Eun Hee tidak ingin ini hanya menjadi sekedar ‘one night stand’. Eun Hee mengakui dia mulai menyukai Geon Joo. Eun Hee ingin melanjutkan ke tingkat yang lebih serius, apalagi lima tahun ini dia lajang dan dia tidak akan semakin muda.  

Jin Sook, Man Ho dan si wanita duduk terpisah dari Eun Joo dan Ji Woo. Si wanita memberi tahu kalau Sang Sik menyimpan sebotol obat tidur di trailernya. Sang Sik selalu berkata kalau suatu hari dia ingin mendaki gunung, meminum sebotol obat tidur dan meninggal dengan tenang di tengah hutan. Si wanita tidak mengerti kenapa Jin Sook seolah tidak mengenal suaminya sendiri. Man Ho menerima telpon yang memberi tahu kalau kantor pusat sudah menemukan trailer Sang Shik. Jin Sook mengajak Eun Joo dan Tae Hoon pergi ke tempat trailer itu berada.

Menurut Eun Hee, Chan Hyuk adalah seorang playboy sejak kuliah, itu sebabnya Eun Hee datang dan bercerita. Eun Hee khawatir kalau Geon Joo adalah playboy yang hanya suka mempermainkan wanita. Jadi, Chan Hyuk musti memberi tahu ciri-ciri seorang playboy. Saat itu, Ji Woo menelpon dan memberi tahu kondisi Sang Shik. Eun Hee menjadi panic. Seo Young memergoki mereka dan mereka terburu-buru pergi.

Pemilik restoran di perhentian Ghilbo memberi tahu kalau hutan sekitar itu sulit untuk dijelajahi. Keluarga Kim pergi memeriksa CCTV yang berada di lingkungan perhentian Ghilbo. Sang Shik terlihat berjongkok di tepi hutan dan duduk selama se-jam, sebelum masuk ke dalam hutan. Polisi berhasil melacak keberadaan Sang Shik. Mereka langsung pergi ke RS Mt. Suwon.

Keluarga Kim menemui dokter yang merawat. Sang Shik secara fisik sehat, tetapi kehilangan ingatan partial. Sang Shik hanya mengingat sampai dia berusia 22 tahun. Dokter menyerankan mereka tidak memaksa ingatan Sang Shik kembali, biarkan ingatan Sang Shik kembali secara alami. Ji Woo bertanya apa yang terjadi tanggal 13 Oktober 1982? 38 tahun lalu di tanggal tersebut, Sang Sik memberanikan diri melamar Jin Sook yang sudah hamil. Jin Sook menerima lamaran Sang Sik.

Sang Shik selesai menjalani MRI dan minta bicara pada Jin Sook seorang. Eun Hee bingung bagaimana Sang Shik bisa melupakan mereka semua, termasuk putri kesayangannya. Eun Hee menyuruh Ji Woo mengambil minuman pesanan mereka. Eun Joo mengetahui kalau Eun Hee mendatangi Chan Hyuk malam-malam. Eun Joo minta Eun Hee mengambil garis yang tegas tentang hubungannya dengan Chan Hyuk. Bagaimana pun Chan Hyuk adalah boss dari Ji Woo.

Jin Sook menerangkan kalau Sang Shik mendapat kecelakaan saat hiking. Saat Sang Shik terus menanyakan beberapa hal, Jin Sook meminta Sang Shik agar menenangkan diri terlebih dahulu. Perilaku Sang Shik pun mengikuti saat dia masih berumur 22 tahun. Sang Shik minta diperkenalkan dengan resmi pada anak-anaknya.

Eun Joo, Eun Hee dan Ji Woo diperkenalkan pada Sang Shik. Sang Shik menyebut nama Eun Joo dan tersenyum. Tiba-tiba kepalanya menjadi sakit, tetapi Sang Shik menolak dipanggilkan dokter. Eun Hee menawarkan mendengarkan lagi-lagu festival sekolah dari tahun 1983. Melihat kondisi Sang Shik, Jin Sook menyuruh anak-anak pulang dahulu agar Sang Shik bisa beristirahat.

Eun Hee akan pulang ke apartemen dan menyiapkan barang-barang ibu untuk dibawa ke RS. Ji Woo akan menyupir dan mengantar Eun Joo pulang. Ji Woo setuju selama mereka membayarnya. Di mobil Eun Joo bertanya apa Eun Hoo sudah punya pacar? Sepengetahuan Ji Woo, Eun Hee masih melajang.

Seo Young mengetahui kalau Chan Hyuk menggunakan uang tabungannya untuk menghidupi perusahaan. Itu sebabnya Chan Hyuk tidur di kantor. Seo Young juga mengingatkan kalau Eun Hee tidak punya perasaan romantic pada Chan Hyuk, jadi jangan berharap terlalu banyak. Seo Young bisa melihat dari foto-foto Eun Hee yang Chan Hyuk ambil, kalau Chan Hyuk ada perasaan pada Eun Hee. Seo Young terus saja mendesak, sampai Chan Hyuk menantang Seo Young, apa perlu dibuktikan teori Seo Young itu?

Di rumah, Geon Joo membereskan selimut dan minuman sisa semalam. Pandangannya tertuju pada meja-lemari di hadapannya. Geon Joo beralih mengambil bingkai foto yang ada di situ dan membantingnya masuk ke dalam laci meja.

Eun Hee menerima telpon dari Kyung Ok. Kyung Ok memperingatkan Eun Hee untuk berhati-hati pada Geon Joo. Semalam, saat mengantar Kyung Ok ke taxi, Geon Joo berusaha merayu Kyung Ok. Tapi Kyung Ok yang hanya berpura-pura super mabuk, tahu lebih baik dari itu dan menghindari Geon Joo. Oups, apakah Eun Hee benar-benar dipermainkan Geon Joo?

Sang Shik bertanya banyak hal, mulai dari nomor telpon lama yang Jin Sook gunakan. Juga permainan halma, di mana Jin Sook kalah dengan score 59:50? Jin Sook berkata kalau dia yang menang, Sang Shik tertawa, senang mengetahui Jin Sook masih ingat permainan mereka.  Sang Shik berkata kalau pemenangnya boleh mencium yang kalah. Apa saat itu Jin Sook berhasil mencium Sang Shik?

Eun Joo melihat Tae Hyung ada di café bersama beberapa karyawan klinik. Setelah duduk di depan Tae Hyung, Eun Joo sering mencuri pandang pada Hyo Suk, yang pergelangan tanggannya dibalut perban. Tae Hyung memperhatikan itu semua. Eun Hee dan Ji Woo yang menyiapkan barang-barang untuk ibu pun menyadari kalau ada yang tidak beres antara Eun Joo dan Hyo Suk, meski tidak yakin apakah itu cinta atau bukan.

Meski mereka telah melihat foto pertunangan orang tua mereka seumur hidup, tetapi Eun Hee tidak banyak berpikir tentang pernikahan orang tua mereka di usia muda. Di usia 22 tahun, Jin Sook sudah mengandung Eun Joo. Mereka sadar, banyak yang mereka tidak ketahui mengenai orang tua mereka saat mereka muda BAHKAN setelah mereka menjadi tua.

Eun Joo mendiskusikan kondisi Sang Shik dengan Tae Hyung. Tae Hyung menenangkan Eun Joo, dan menerangkan kalau tidak semua masalah neorogical adalah demensia. Sang Shik tidak akan mengalami masalah menjalani keseharian hidup, bahkan akan bisa tetap mengemudikan trailer. Tak dinyana, Tae Hyung tiba-tiba menyindir Eun Joo yang mengaku tidak tahu kenapa Hyo Suk terluka. Eun Joo membalas dengan mengatakan mood Tae Hyung sedang buruk dan menjawab telpon dari Ji Woo dengan ketus. Ji Woo bingung salah apa dia sampai dimarahi Eun Joo.

Eun Joo menerangkan kalau sebelum Sang Shik mendaki gunung, Sang Shik menasehati Eun Joo agar hidup berbahagia dengan Tae Hyung, berdua saja. Sang Shik tahu kalau Eun Joo sudah berusaha beberapa tahun untuk bisa punya anak, tapi juga tahu kalau Eun Joo sudah menyerah. Eun Joo bertanya pada Tae Hyung, mungkinkah mereka bahagia meski tanpa anak?

Sang Sik bertanya selama ini panggilan apa yang dia sebutkan untuk Jin Sook. Jin Sook menghela nafas karena sudah sejak lama mereka tidak lagi memanggil nama. Sang Sik hanya meneriakkan kata ‘kamu’ atau ‘hey’.  Di satu sisi, Jin Sook bahkan sama sekali tidak menggunakan kata panggilan, Jin Sook hanya diam, atau menyuruh anak-anak memberi tahu ayah mereka kalau ada keperluan. Jin Sook menjawab kalau mereka saling memanggil dengan ungkapan sayang.

Sang Shik bersyukur karena Jin Sook mau menikahinya dan tidak pernah berubah, membesarkan anak-anak dengan baik dan mengurus rumah. Jin Sook hanya bisa terdiam menatap Sang Shik.

Chan Hyuk mengundang Eun Hee bertemu. Sebetulnya, ia ingin memberikan foto-foto saat mereka masih berteman. Tetapi dibatalkan karena Eun Hee lebih tertarik berbicara mengenai Geun Joo dan bahkan berusaha memberi nasihat akan hubungannya dengan Seo Young. Chan Hyuk menasehati kalau nanti Eun Hee berpacaran dengan Geun Joo, berusahalah untuk tetap memperhatikan kepentingan dirinya sendiri. Jangan mengulang kesalahan yang sama saat berpacaran dengan Jong Min, di mana Eun Hee selalu menuruti perkataan dan perintah Jong Min.

Eun Hee mulai menyukai Geon Joo, karena Geon Joo memberikan perhatian yang tidak orang lain berikan. Geon Joo memuji hasil kerja Eun Hee. Semua buku yang dipilih Eun Hoo untuk dipromosikan dan diterbitkan oleh perusahaan selalu menjadi buku yang sukses terjual. Chan Hyuk berkata kalau semua orang akan suka dipuji dan diakui oleh orang lain. Eun Hee bertanya, apakah Chan Hyuk juga merasa kesepian selama ini?

Di rumah, Tae Hyung sibuk membaca dan membalas chat room. Di kamar tidur, Eun Joo sibuk memperhatikan kalender dan membaca buku mengenai kehamilan yang direncanakan. Keduanya sama-sama menempati ruang yang berbeda, baik secara fisik mau pun hati mereka.

Di RS, Sang Shik mencuci muka, dan memperlihatkan raut yang berat hati.

Di rumah Eun Hee, dia menonton potongan CCTV sesaat sebelum Sang Shik menghilang. Tapi, kali ini Eun Hee berterima kasih pada Ji Woo, memuji usahanya dalam merawat saat ayah di RS dan saat nanti kembali ke rumah. Di kantor, Ji Woo dipuji oleh Chan Hyuk akan kemajuannya dalam meng-edit video. Ji Woo minta izin pulang lebih awal, karena akan menjemput orang tuanya dari RS. Chan Hyuk memberi izin dan menyuruh Ji Woo tidak lupa beristirahat. Tak lama, Eun Hee mengirim text bertanya kalau Mr. Player menghampiri dirinya, apa yang musti Eun Hee perbuat?

Eun Hee melakukan semua yang Chan Hyuk larang. Eun Hee melihat kesekeliling dengan nervous, berpura-pura tidak mendengar undangan makan Geun Joo. Saat Kyung Ok tiba, Geun Joo memisahkan diri. Kyung Ok mengabarkan kalau Geun Joo sudah mempunyai tunangan yang akan segera diperistri. Eun Hee terpana.

Sang Shik khawatir bagaimana nanti dia bisa menghadapi ‘rumah’ yang dia tidak ingat pernah tinggali selama ini, meski menurut Jin Sook dibeli atas namanya. Yang lebih penting lagi, apakah Eun Joo tahu kalau Sang Shik bukan ayah biologisnya?

Bersambung

Komentar aku: Oh My Gosh! Bom demi bom dilemparkan dengan cepat di drama ini. Tidak heran, karena mereka memilih menyelesaikan dalm 32/16 episode, bukan 50 episode yang lebih umum dipilih untuk drama keluarga. Episode pertama: perpisahan orang tua; episode kedua: kecelakaan ayah; episode ketiga & keempat: one night stand Eun Hee dan rahasia Eun Joo. Dum… dum… dum…OMG! Meski aku agak kelimpungan karena perpindahan adegan dari satu anggota ke satu anggota keluarga bergerak dengan cepat untuk bisa menggambarkan kondisi mereka masing-masing. Semuanya menggambarkan dengan cepat bagaimana mereka bergerak menjadi asing, di antaranya justru karena sudah terlalu biasa, atau take for granted, akan keberadaan dan perasaan masing-masing anggota keluarga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: