Legend of Awakening Ep. 47

Pertempuran berlangsung dengan sengit. Dengan menggunakan ilmu pedang keluarga Yan dan dibantu Zi Yan, Si Tu Luo dikalahkan oleh Xi Fan. Kaisar datang memberikan bantuan dan memanah Tian Yi. Tentara Shanhai – Xi Dan tercerai berai dan dipukul mundur. Kaisar memberikan izin pada Xi Fan untuk membantu Lu Ping, asalkan Xi Fan kembali membawa Lu Ping.

Lu Ping dan murid-murid Beidou mulai kewalahan. Xi Fan datang dan menyebarkan bubuk antidote. Saat di depan perkemahan, Xi Fan secara rahasia memberikan surat berisi strategy yang dia buat untuk merebut kota Jin pada Lu Ping, juga memohon agar Lu Ping mau membantunya. Batas waktu dua jam hampir berlalu, Xi Fan dan Lu Ping menghampiri tempat persembunyian Yan Jin. Lu Ping mengingatkan, sejak test pertama di kompetisi tenaga dalam, siapa pun yang bermain Qin adalah musuhnya.

Telapak tangan Yan Jin terluka karena senar sitar dan berhasil menjatuhkan Lu Ping dan Xi Fan. Saat itu dari belakang, Su Tang menembakkan busur milik Mo Lin dan membunuh Yan Jin. Sebelum meninggal, Yan Jin mengutuk Lu Ping, mengatakan kalau Lu Ping bukan anak yang berbakti dan bekerja sama dengan seorang tiran. Lu Ping berkata kalau dia tidak membantu Kaisar, dia membantu rakyat yang menderita karena perang.

Xi Fan tahu kalau Kaisar hanya memiliki dua jenis orang dalam pandangannya: mereka yang berpihak padanya dan yang tidak berpihak padanya adalah musuh. Xi Fan menyuruh Lu Ping segera pergi dari kota Jin. Kaisar menintahkan untuk menyerang kota Jin. Siapa pun yang menguasai enam tenaga dalam musti dimusnahkan, termasuk Lu Ping.

Lu Ping khawatir kalau Xi Fan akan mendapat hukuman berat dari Kaisar. Lu Ping akan menyelesaikannya, sementara Dark Walkers diminta membantu rakyat di perbatasan dan kota Jin.

Lu Ping berjalan mendekati benteng. Kaisar menyuruh Wen Rui mengerahkan prajurit berpanah. Anak panah menembus dada Lu Ping. Yian Ti yang masih hidup mengangkat Lu Ping ke kudanya dan mereka berkuda menjauhi benteng.

Xi Fan berlutut selama empat jam di depan kamar Kaisar. Kaisar akhirnya mau menemui Xi Fan. Bagi Xi Fan, kesetiaan, ketaatan seorang putra dan kebenaran, semuanya sulit diraih secara bersamaan. Xi Fan sudah kehilangan ayahnya, Qiu Ci. Xi Fan tidak mau kehilangan saudaranya, Lu Ping. Kaisar akhirnya memberi izin bagi Xi Fan untuk pergi ke istana Shanhai. Hanya, semua perbuatan Xi Fan tidak ada hubungannya lagi dengan tentara Negara Shuo. Xi Fan menunduk berterima kasih.

Xi Fan dan Su Tang mengenakan kembali seragam Zhaifeng dan menuju istana Shanhai. Mereka pamit pada Dark Walkers.

Liu Song menulisi peta kerajaan. Yian Ti datang menghadap membawa Lu Ping, kondisi keduanya terluka. Yian Ti juga melaporkan kalau Yan Jin meninggal, jatuh dalam perangkap Lu Ping. Liu Song membunuh Yian Ti sebagai hukuman kegagalannya merebut dan mempertahankan kota Jin.

Lu Ping terbangun dalam kondisi terantai. Liu Song mengatakan kalau dia telah menggunakan obat-obatan terbaik di Shanhai untuk memulihkan badan Lu Ping yang terluka dan mulai menghipnotis Lu Ping. Lu Ping masuk dalam dunia mimpi, di mana Liu Song menggambarkan bagaimana kehidupan Lu Ping kalau orang tuanya tidak terbunuh. Liu Song berusaha membangkitkan amarah dan dendam Lu Ping pada Zhai Rong. Karena Liu Ping tidak juga jatuh mengikuti kemauan Liu Song, Liu Song membawa Qin Sang kembali.

Liu Song sudah memberikan kembali apa yang Lu Ping mau. Sekarang, mau kah Lu Ping membawa apa yang Liu Song inginkan? Lu Ping tersenyum sinis…

Bersambung

Komentar aku: yup, aku tetap tidak suka pada Kaisar Zhai Rong. Sampai kapan pun dia tidak akan berubah. Xi Fan benar, bagi Kaisar hanya ada 2 jenis manusia: teman atau lawan. Tapi, Liu Song juga sama, ya. Benar-benar termakan dendam, sehingga di pikirannya hanya ada satu keinginan, membunuh Zhai Rong, jadi bisa merebut tanah Shuo. Sampai, anak buah yang sudah sedemikian setia langsung dibunuh saat gagal melaksanakan keinginannya.

Oooo… aku suka dengan Dark Walkers. Dari pecundang di Akademi Kelima, yang cita-citanya tidak melakukan apa-apa, akhirnya menjadi pahlawan. Aku baru tahu kalau guru di Akademi Kelima itu Yao Dao. Terus, mereka berguru sama siapa ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: