Legend of Awakening Ep. 46

Liu Ping belajar bela diri untuk orang-orang seperti Xiao Chun, Shi Tou dan Madam Jin, atau banyak orang lain agar bisa meraih kehidupan yang lebih baik. Tidak peduli Lu Ping menjabat di Jianghu atau Kekaisaran, tetap harus berjuang untuk rakyat kebanyakan. Guru You Dao mendirikan Zhaifeng berdasarkan prinsip itu. Baik Lu Ping mau pun Guru Wu Shu merasa terlambat menyadari makna perbuatan Guru You Dao. Untuk itu, Guru WU Shu akan kembali membangun Zhaifeng dan menyuruh Lu Ping bergabung dengan Xi Fan di kota Jin.

Lu Ping kembali ke Beidou, disambut Su Tang dan Guru Yao Tian. Guru Yao Tian menyiapkan senjata rahasia, beberapa murid Beidou akan mendampingi Lu Ping dan Su Tang. Lu Ping mempertanyakan apakah tidak bertentangan dengan prinsip Beidou yang tidak ikut politik? Guru Yao Tian berkata kalau murid-murid itu pergi atas kehendak pribadi, Guru Yao Tian sendiri tidak melihat apa-apa.

Murid Akademi kelima memang suka bertindak sendiri seperti guru mereka, Guru Yao Dao. Jadi, murid terpilih ini lebih baik diberi nama ‘Dark Walkers’. Mereka bersembunyi dalam kegelapan tetapi membuka jalan untuk terang. Mereka akan melakukan hal-hal yang baik dan benar. Beidou tidak terlibat dalam kancah politik, tetapi menolong orang. Dark Walkers berangkat ke kota Jin.

Xi Fan dan Wen Rui menghadap. Kaisar sudah tahu kalau mereka gagal. Pasukan gabungan gerombolan Shanhai dan Xi Dan dibawah kepemimpinan Yan Jin tidak tergoyahkan. Kaisar khawatir kalau setelah kota Jin, Shanhai akan bergerak ke pusat Negara. Antidote yang dibuat oleh Bu Liu hanya melemahkan para pemakan tenaga dalam, tetapi tidak membunuh mereka. Kaisar mengingatkan kalau perang hanya menjanjikan dua hal: bunuh atau dibunuh.

Bangsawan Dan, Liu Yange, berdiri di atas benteng kota Jin didampingi Yan Jin dan Tian Yi. Liu Yange tertawa terbahak-bahak dan menantang Zhai Rong. Liu Yange bahkan menawan penduduk di depan benteng untuk memastikan Zhai Rong datang menyelamatkan mereka. Lu Ping terbang dan mengancam Liu Yange untuk tidak bertindak gegabah. Lu Ping mengajukan pertukaran, leher Liu Yange ditukar dengan penduduk yang ditawan. Yan Jin menyetujui, karena Liu Song masih butuh boneka untuk diperalat. Lu Ping berpesan pada Liu Song kalau Lu Ping tidak akan mengizinkan Liu Song menguasai Jianghu atau pun Kekaisaran.

Keadaan berbalik saat mereka kembali ke perkemahan. Xi Fan menyiapkan prajurit Long Jie bersiap memanah Dark Walkers kalau mereka bersikeras masuk perkemahan. Tentara tidak bisa menerima seorang criminal yang mencoba membunuh Kaisar bergabung. Wen Rui juga menampar Lu Ping saat mengetahui Qin Sang telah meninggal. Dark Walkers pergi meninggalkan perkemahan setelah meninggalkan antidote.

Kaisar menyangka kalau Xi Fan tidak memperbolehkan Lu Ping masuk agar tidak dihukum oleh Kaisar? Xi Fan menyangkal. Lu Ping suka bertindak seenaknya, Xi Fan tidak ingin strategy dan fokus mereka terpecahkan karena kelakuan Lu Ping. Kaisar berkata kalau sampai terpaksa, maka Kaisar akan mencoba berunding dengan Negara Dan, agar rakyat tidak menderita. Xi Fan berjanji akan berusaha sekuat tenaga, karena Jin adalah kota kelahirannya.

Malam itu Xi Fan menyiapkan prajurit-prajurit terlatih untuk merebut kota Jin. Di tepi jalan, Dark Walkers beristirahat sambil menyalakan api unggun. Lu Ping minta teman-temannya tidak menghakimi Xi Fan sebagai orang yang jahat atau kaku.

Si Tu Luo melaporkan kalau Xi Fan dan Lu Ping berbeda pendapat, yang bisa menjadi keuntungan mereka. Tetapi, Yan Jin tahu kalau ini bisa menjadi jebakan buat mereka. Yan Jin menyuruh Tian Yi dan Si Tu Luo menjaga bagian Utara bersama Liu Yange sekiranya Xi Fan menyerang, sementara Yan Jin akan menghadapi Lu Ping mempertahankan perkemahan persediaan prajurit.

Dark Walkers menyelinap ke perkemahan persediaan prajurit. Perkemahan nyaris kosong. Saat Tian Qi hendak membakar jerami, obor yang dipakai tiba-tiba padam. Lu Ping sadar kalau mereka ada di bawah hipnotis Shanhai. Benar saja, tak lama sejumlah pemakan tenaga dalam mengurung mereka dari dua sisi. Mereka kalah jumlah, apalagi pemakan tenaga dalam bisa menguasai lima tenaga dalam secara sekaligus. Dark Walkers bersembunyi di salah satu blok.

Tentara Long Jie dibawah pimpinan Xi Fan bertemu dengan Si Tu Luo dan Tian Yi. Dengan bantuan antidote yang diberikan Dark Walkers, mereka berhasil mengalahkan pasukan pemakan tenaga dalam. Zi Yan menyusul Xi Fan yang sedang bertempur melawan Si Tu Luo.

Lu Ping tahu kalau Yan Jin yang mempengaruhi pergerakan pemakan tenaga dalam dengan menggunakan denting alat musik Qin. Lu Ping juga berhasil mendeteksi keberadaan Yan Jin.  Dark Walkers menyusun strategi agar Lu Ping bisa bertarung dengan Yan Jin, sementara Su Tang membakar perkemahan. Untuk mengalahkan para pemakan tenaga dalam, Lu Ping memukul lonceng dengan pedang Pemimpin Seribu Cemara berkali-kali. Dentuman suara lonceng menghalangi irama permaian Qin milik Yan Jin.

Bersambung

Komentar aku: akhirnya, 3 episode final Legend of Awakening! Mulai ramai dengan pertempuran. Kaisar akhirnya menunjukkan kalau dia masih punya hati, ya. Bersedia berunding demi rakyatnya. Tapi tetap dengan manipulative menggunakan keterkaitan emosi Xi Fan dengan kota Jin, untuk menekan Xi Fan agar bisa merebut kota Jin.

Sebelumnya, di Jianghu, Qiu Ci berhasil menjaga perbatasan juga dibantu oleh beberapa sekte. Sekarang, Kaisar bertempur hanya dengan prajurit Long Jie saja. Ke mana para sekte-sekte itu? Apa mereka masih kecewa karena Kaisar terlibat insiden Beidou atau karena dunia persilatan memang tidak bersinggungan langsung dengan politik? Kan demi rakyat juga?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: