Legend of Awakening Ep. 40

Lu Ping memutuskan tidak akan membuka rantai segel tenaga dalam dan hidup di Lembah Wu You, yang lebih baik daripada diperalat oleh Liu Song. Lu Ping akan berusaha melupakan Qin Sang. Lu Ping menasehati Su Tang agar tidak menyia-nyiakan waktu kalau Su Tang yakin akan perasaannya pada Mo Lin.

Su Tang mendatangi Mo Lin yang sedang menyesali diri karena tidak banyak belajar pengobatan dan mengatakan kalau Su Tang menerima lamaran Mo Lin. Lu Ping datang dan berkata kalau Lu Ping memberikan restu pada Su Tang untuk boleh menikah dengan Mo Lin. Mo Lin memeluk Su Tang dengan erat.

Esok harinya, Su Tang berterima kasih pada Bu Liu. Su Tang tahu kalau Bu Liu menyuruh Lu Ping mengurus tanaman bukan untuk menghasilkan uang, tetapi hanya agar Lu Ping punya kegiatan. Su Tang memberikan hadiah untuk burung beo milik Bu Liu. Meski Bu Liu senang marah-marah, tetapi hatinya baik.

Tiba-tiba Chuan Gu memberi tahu kalau ada tamu tak diundang. Su Tang berlari menuju pintu masuk lembah. Xi Fan nyaris terkena anak panah jebakan kalau tidak ditangkap oleh Lu Ping. Lu Ping telah membayar hutang nyawa saat Xi Fan membantu melarikan diri dari Shanhai. Lu Ping menolak bertemu Kaisar, diperkuat oleh Su Tang yang berkata kalau Lu Ping melengkapi keenam tenaga dalam keenam, Lu Ping akan meninggal.

Mo Lin punya ide untuk menengahi masalah itu, dan minta Xi Fan mengikuti Mo Lin. Chuan Gu memberi tahu Bu Liu kalau tentara Long Jie ingin membawa Lu Ping. Bu Liu tahu kalau dunia persilatan tidak akan membiarkan Lu Ping hidup dalam damai. Bu Liu menyuruh Chuan Gu berjaga, karena Bu Liu akan bertapa untuk sementara waktu.

Mo Lin dan Xi Fan mengikuti Bu Liu. Mo Lin yakin kalau Bu Liu tahu cara membuka segel Lu Ping. Kalau Lu Ping menguasai enam tenaga dalam, dia akan menjadi Sang Pembangkit yang tidak akan tertaklukan. Lu Ping dan Xi Fan bisa kembali ke Kaifeng. Lu Ping bisa menghilang dan keluarga Xi Fan selamat. Masalah selesai. Begitu pemikiran Mo Lin.

Bu Liu memasuki rumah terlarang. Bu Liu mengambil tanaman Bunga Kembar dan dengan tenaga dalamnya, membuat tanaman itu berbunga. Tetapi, rupanya usahanya terlalu keras dan membuat Bu Liu terluka dan terkena racun tanaman. Lu Ping tiba-tiba datang dan memberi obat untuk sementara mengobati Bu Liu. Lu Ping minta agar Bu Liu tidak menghabiskan tenaga untuk mengobati dirinya, terutama karena Mo Lin akan menikah.

Bunga Kembar adalah tanaman beracun yang bisa membangun kembali jalan darah manusia. Mo Lin sangka tanaman itu sudah punah. Bu Liu setiap bulan selalu bertapa selama bertahun-tahun untuk mengembangkan tanaman itu, tetapi belum berhasil. Bunga Kembar akan berkembang dan memerlukan kombinasi darah manusia dan tenaga dalam Pivot untuk menghilangkan racunnya.

Mo Lin sadar kalau ayahnya bukan tidak mau keluar dari lembah, tetapi karena ingin menepati janji pada Xiu Tan untuk menyelamatkan putranya, Lu Ping. Mo Lin menyesal telah berlaku tidak sabaran dan gegabah. Mo Lin berjanji akan melindungi lembah Wu You dan merawat ayahnya. Bu Liu terharu melihat Mo Lin tumbuh menjadi pemuda yang bertanggung jawab.

Zi Yan menemui Mo Lin seorang diri. Zi Yan berkata kalau Xi Fan memutuskan menggunakan darahnya untuk mengembangkan Bunga Kembar. Zi Yan sudah berusaha melarang Xi Fan tetapi tidak berhasil. Karena itu, Zi Yan minta bantuan pada Mo Lin. Mo Lin berjanji akan membantu Xi Fan dan Lu Ping, meski taruhannya nyawa.

Mo Lin membawa Su Tang ke kebun Osmanthus. Mo Lin menyiapkan roti dan permen Osmanthus untuk Su Tang. Setelah makan satu permen, tiba-tiba Su Tang mengantuk dan tertidur. Mo Lin memberikan permen Osmanthus yang sudah diberi obat tidur agar bisa mengembangkan Bunga Kembar dan tidak dihalangi oleh Su Tang. Mo Lin pamit pada Su Tang. Saat Su Tang bangun, Su Tang bukan hanya guru, tetapi juga istri Mo Lin. Mo Lin mengecup kening Su Tang. Mo Lin pergi dan duduk di tepi sungai.

Bersambung

Komentar aku: kekeke, tanaman yang bisa mengubah jalan darah? Kalau benar ada akan sangat berguna ya mengobati banyak penyakit, karena jalan darah itu super penting. Terhambat di jantung menyebabkan gagal jantung, terhambat di otak menyebabkan kematian. Hu, sayangnya pohon itu hanya fantasi.

Aku agak sebal dengan peran yang dituliskan untuk Zi Yan. Dari sejak dia menjadi dayang Qin Sang sampai menikah dengan Xi Fan. Dari keenam pendekar muda ini, perkembangan Zi Yan yang paling minim, baik dari segi ilmu bela diri juga dari segi kepribadian, mudah sekali jatuh pada manipulasi orang lain dan penyelesaiannya mengorbankan nyawa. Padahal Lu Ping sudah beberapa kali mengingatkan, nyawa itu berharga.

Aku senang dengan tokoh Bu Liu, benar-benar ahli, tetapi merunduk seperti padi. Ha! Sahabat karibnya, Little Mo, si burung beo. Eksentrik. Kalau orang lain mungkin pilih anjing atau kucing, ya? Juga, senang bahwa akhirnya kesalah pahaman atara Bu Liu dan Mo Lin terselesaikan. Yay!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: