Mystic Pop-Up Bar Ep. 09

Yeom mengajak putranya, Won Hyung, kembali ke Akhirat. Won Hyung menolak. Won Hyung ingin membalaskan dendam karena Pangeran memenggal kepalanya dan membuat Won Hyung tidak bisa naik jabtan saat di masa Joseon. Bahkan, sekarang pun Pangeran kembali ke dunia fana dan menolong Wol Joo. Won Hyung tidak akan berhenti sampai Wol Joo dihukum selamanya di Neraka dan Pangeran merasakan kepedihan sama seperti yang Won Hyung rasakan. Yeom mengeluarkan tenaganya, tetapi berhenti saat Won Hyung menggengam tangan Yeom sambil berkata kalau semua Won Hyung lakukan agar Yeom memperhatikan putranya, bukan Pangeran

Supermarket Kapeul… Jin Dong meminta bantuan Seung Ho agar Kang Bae ditugaskan di area yang sama dengan tempat Yeo Rin bekerja. Rupanya, upaya Seung Ho dan Jin Dong menjodohkan Kang Bae dan Yeo Rin saat perayaan makan bersama gagal. Kang Bae pun ditugaskan mengumpulkan trolley yang ada di parker basement. Saat mengumpulkan trolley, satu arwah wanita tua terlihat oleh Kang Bae. Kang Bae panic dan berusaha memakai kacamata anti roh saat Yeo Rin datang mengagetkannya. Yeo Rin meminta agar Kang Bae tidak berpikir lebih jauh tentang ciuman mereka.

Café… Wol Joo bertanya pada manager Gwi apakah manager tahu di mana bisa bertemu tukang ramal yang handal? Wol Joo ingin bertanya apakah ada yang harus dia waspadai? Manager Gwi mempersilahkan Wol Joo bertanya pada dirinya saja dan menjauhi alcohol. Mereka melihat bahwa Shaman yang mencoba membohongi pemilik rumah kost ada di café dan sedang memberi ramalan pada seorang gadis muda, dan minta bayaran 50.000 won untuk jimat. Wol Joo berkata bahwa bukan arwah pemuda yang menghalangi si gadis menemukan pasangan. Arwah nenek si gadis berpesan agar tidak usah mencari peramal untuk tahu kenapa belum juga punya pasangan.  Si gadis hanya perlu mencoba dan bersosialisasi. Si gadis berkata kalau neneknya sering menasehati seperti itu. Wol Joo menasihati Shaman palsu agar tidak lagi menipu orang.

Tak disangka Shaman datang ke kedai Mystic minta bantuan Wol Joo. Sebelumnya, Shaman bisa berhubungan dengan arwah, entah kenapa penglihatan mistis nya tertutup. Shaman tidak ingin hidup dari menipu orang. Shaman minta Wol Joo mengembalikan penghilatan mistisnya.

Manager Gwi dan Wol Joo menaiki tangga yang lumayan tinggi untuk mencapai pintu Penglihatan Mistis. Tapi, pintu terkunci dan tidak berhasil dibuka oleh Wol Joo, mau pun manager Gwi. Mereka melihat ada segel penutupan terpasang di pintu itu.

Dunia Akhirat… Wol Joo berkunjung ke pusat pelayanan masyarakat Dunia Akhirat menanyakan masalah segel di pintu Penglihatan Mistis. Rupanya, Kaisar Jade pernah menyuruh Shaman terkemuka turun ke dunia untuk membantu manusia. Entah bagaimana, ada yang tiba-tiba menutup pintu penglihatan mistis. Wol Joo teringat dia pernah membantu seorang ibu yang tidak ingin anaknya yang berumur 6 tahun menjadi Shaman. Oups…

Hanya dengan perintah Kaisar dan kekuatan alam maka pintu itu bisa terbuka lagi, dalam kata lain, pembukaan segel harus mengubah hukum yang berlaku. Wol Joo dan Manager Gwi memohon dengan sangat agar boleh dibukakan sekali lagi saja. Siapa yang berani mengubah hukum Kaisar Jade?

Kedai Mystic… Manager Gwi memarahi Wol Joo yang mengelas pintu Penglihatan Mistis. Karena, bukan saja mereka tidak bisa menolong Shaman, tetapi mereka akan menyalahi kontrak dengan Kang Bae. Yeom tidak yakin ada yang bisa dilakukan dan membaca kontrak Kang Bae. Wol Joo akhirnya meminta tolong pada Sam Sin.

Sam Sin mengatakan kalau Kang Bae dipenuhi dengan energy Yin. Untuk itu, Kang Bae perlu dipasangkan dengan orang yang mempunyai energy Yang. Agar menjadi seimbang, Yin & Yang. Orang yang mempunyai energy Yang yang kuat, setidaknya merupakan titisan dari ‘The Cinnabar’.

Masa Joseon… Ibunda Wol Joo mengajak Wol Joo ke tempat batu suci, The Cinnabar. Energi Yang batu Cinnabar sangat kuat, sehingga bila digunakan untuk menulis jimat akan menghalangi roh, terutama roh jahat, bahkan hama pun tidak bisa mendekati manusia. Terlebih lagi, Cinnabar mempunyai kekuatan menyembuhkan. Wol Joo ingin mengikis lebih banyak batu. Ibunda Wol Joo melarang, karena Cinnabar pun mempunyai jiwa. Benda suci serupa dengan manusia, kalau lukanya sedikit mereka akan sembuh dengan sendirinya. Tetapi, kalau dilukai terlalu dalam dan sering, mereka tidak akan bertahan hidup.

Dunia fana… Sam Sin mengatakan kalau jaman ini Cinnabar menitis menjadi seorang perempuan. Wol Joo mencoba menjodohkan Kang Bae dengan titisan Cinnabar. Sam Sin berkata itu hanya berhasil kalau mereka melakukan ciuman penuh cinta. Wol Joo berkata kalau begitu Kang Bae itu seperti putri yang dikutuk dong? Begitulah kira-kira menurut Sam Sin. Sam Sin tidak mau memberi tahu lebih lanjut siapa titisan Cinnabar, karena akan melanggar aturan Akhirat dan mengusir Wol Joo.

Saat Kang Bae hendak pergi ke kedai Mystic, Kang Bae menerima poster anak hilang, Jun-U. Kang Bae membantu Hyeon Ok menyebarkan poster. Setelahnya baru berkunjung ke kedai bersama Hyeon Ok. Manager Gwi mengirim foto Jun-U ke departemen kepolisian Akhirat. Wol Joo membuatkan telur gulung untuk makan malam. Hyeon Ok kehilangan Jun-U sejak 15 tahun lalu, saat Jun-U berusia 7 tahun.

Hyeon Ok bekerja di sebuah restoran dan menolak ajakan Sang Cheol untuk istirahat minum kopi atau makan bersama. Hyeon OK hanya menganggap Sang Cheol sebagai teman. Sewaktu pulang kerja, Jun-U tidak ada di rumah dan makanan yang dibuatkan Hyeon Ok tidak disentuh. Hyeon Ok mencurigai Sang Cheol, tetapi polisi melepaskan Sang Cheol karena tidak ada bukti. Anehnya, setelah Jun-U menghilang, Sang Cheol menghilang.

Wol Joo menghibur Hyeon Ok, berkata kalau menyakiti anak-anak adalah dosa terbesar di Akhirat. Jadi, pelakunya akan dihukum dan menjalani reinkarnasi sebagai serangga, agar bisa menyelesaikan putaran kehidupan dengan cepat. Jun-U akan baik-baik saja. Kang Bae menimpali kalau Hyeong Ok musti sehat agar bisa terus mencari Jun-U. Manager Gwi tidak mendapat khabar dari kepolisian akhirat dan tidak ada data tentang Jun-U. Jadi, kemungkinan besar Jun-U masih hidup.

Yeom mendatangi Sang Cheol yang terluka. Sang Cheol mengakui kalau Jun-U dia culik dan ditinggalkan di panti asuhan. Yeom ingin memastikan kalau Sang Cheol tidak bisa memberi tahu keberadaan Jun-U dan mengirimnya ke Neraka. Wol Joo cs sampai di depan rumah Sang Cheol. Mereka masuk dan menemukan Sang Cheol dalam kondisi terluka parah dan tidak sadar. Wol Joo berniat masuk ke dunia mimpi Sang Cheol, meski itu sangat berbahaya. Karena kalau Sang Cheol meninggal, mereka akan terperangkap selamanya. Wol Joo pergi bersama manager Gwi. Kang Bae berjaga, kalau Sang Cheol makin parah, Kang Bae harus memanggil mereka keluar.

Wol Joo dan Manager Gwi sampai di tempat Sang Cheol menculik Jun-U. Secara tidak sengaja Sang Cheol menjatuhkan Jun-U, dan saat jatuh kepala Jun-U terkena pinggiran perosotan. Dunia mimpi Sang Cheol bergetar sangat hebat. Wol Joo dan manager Gwi hanya bisa membaca nama panti asuhan tempat Jun-U ditinggalkan, ‘Duri’. Wol Joo dan manager Gwi berhasil keluar pada waktunya.

Supermarket Kapeul … Lagi-lagi Kang Bae bisa melihat arwah dan terlambat mengambil garam pengusir arwah. Arwah anak itu ditangkap oleh Yeom. Yeom mengingatkan Kang Bae kalau orang lain pun bisa takut pada Kang Bae, karena setiap orang mempunyai rahasia terdalam yang tidak ingin diketahui orang lain. Kang Bae berterima kasih karena ada Wol Joo dan Manager Gwi yang mau menerima Kang Bae apa adanya. Yeom menanyakan apa Kang Bae yakin Wol Joo dan manager Gwi tidak memanupulasi Kang Bae untuk menolong mereka? Yeom pergi dan minta agar Kang Bae memikirkan kata-kata Yeom.

Kedai Mystic… Wol joo menerima telpon dari panti asuhan ‘Duri’, Jun-U masih hidup dan ada di US. Jun-U akan kembali ke Seoul beberapa hari lagi. Satu jjiwa tertolong lagi. Tapi, Manager Gwi merasa tidak terlalu senang, karena mereka masih ‘berhutang’ pada Kang Bae. Manager Gwi minta agar mereka mengakhiri kerjasama dengan Kang Bae dan memberi tahu kenyataan tentang pintu penglihatan. Wol Joo minta waktu untuk bertemu Sam Sin. Kang Bae mendengar semua itu dan bertanya apa yang terjadi? Manager Gwi meminta maaf pada Kang Bae.

Kang Bae sangat kecewa, karena Kang Bae percaya pada Wol Joo dan manager Gwi. Wol Joo benci pada orang yang tidak jujur dan suka memanipulasi atau menggunakan jabatan. Kenapa sekarang Wol Joo menjadi orang seperti itu? Kang Bae berlari meninggalkan kedai Mystic. Yeom melihat semua itu dari kejauhan dan tersenyum. Wol Joo dan Manager Gwi duduk berbelakang tanpa berkata-kata di dalam kedai.

Supermarket Kapeul… Yeo Rin mencari Kang Bae, Jin Dong memberi tahu kalau Kang Bae izin sakit karena sakit hati, seseorang mematahkan hatinya.

Kang Bae pergi ke tepi danau yang sepi untuk memancing. Manager Gwi meletakkan kursi di sisi Kang Bae dan kembali meminta maaf. Kang Bae berkata kalau dia sudah terbiasa ditinggalkan dan tidak dipedulikan. Kang Bae teringat saat dia kecil, pegawai panti asuhan bergosip tentang dirinya, yang membuat orang merasa tidak nyaman dan berbicara tanpa sensor. Begitu juga orang tua angkatnya. Tanpa sengaja mereka memegang Kang Bae, meyebabkan pasangan muda ini saling menyalahkan dan bertengkar. Akibatnya,orang tua angkat Kang Bae pun membenci Kang Bae. Kang Bae sudah tidak bisa mempercayai Wol Joo dan manager Gwi lagi. Kang Bae mempersilahkan manager Gwi pergi.

Wol Joo mengamuk di rumah Sam Sin. Wol Joo bersedia dikirim ke Akhirat asalkan Sam Sin memberi tahu siapa titisan Cinnabar di dunia ini. Bagi Wol Joo yang sudah pernah menggantung diri di pohon Suci, pergi ke Akhirat bukan hal yang menakutkan. Sam Sin pun berjanji akan membantu.

Hyeong Ok mendatangi Jun-U yang sakit parah. Wol Joo memberi dukungan moril agar Hyeong Ok kuat menghadapi kenyataan. Hyeong Ok minta maaf terlalu lama mencari Jun-U. Wol Joo iri pada Hyeong Ok yang bisa bertemu Jun-U, sementara Wol Joo tidak pernah punya kesempatan bertemu anaknya (?).

Sam Sin mendatangi Kang Bae di supermarket Kapeul. Sam Sin mengatakan kalau Wol Joo punya kebiasaan mengorbankan dirinya sejak masa Joseon. Saat Wol Joo menggantung diri di pohon Suci, Wol Joo mengakibatkan dua jiwa menjadi korban selain dirinya sendiri. Jiwa pohon Suci dan jiwa anak yang dikandung Wol Joo. Jiwa pohon Suci merasuki jiwa anak yang dikandung Wol Joo. Titisan anak Wol Joo harus melalui reinkarnasi ribuan kehidupan yang tidak bahagia sampai jiwa pohon Suci ditenangkan. Itu yang dituliskan di dokumen yang diberikan Yeomradaerang yang membuat Wol Joo menerima hukumannya.

Sam Sin memberikan kontrak hibah dosa yang disetujui Wol Joo. Wol Joo akan pergi ke Neraka dan jiwanya dimusnahkan tanpa mempunyai kesempatan bereinkarnasi. Semua dilakukan agar Wol Joo bisa menolong jiwa anak dalam kandungannya. Kang Bae minta agar Sam Sin membatalkan kontrak itu, tetapi Sam Sin tidak bisa berbuat apa-apa.

Manager Gwi bertemu dengan Yeom dan berbicara tentang kematian Sang Cheol yang mencurigakan karena seperti dibunuh oleh roh penasaran dan masalah yang dihadapi Wol Joo. Yeom menyatakan Yeom akan menyelidiki masalah kematian Sang Cheol. Manager Gwi juga heran kenapa Yeom tidak lagi mampir ke kedai mereka untuk makan mie. Yeom berpura-pura tidak ada masalah yang berarti, tetapi meremukkan botol minuman saat Manager Gwi keluar dari toko.

Kang Bae datang ke kedai Mystic dan menanyakan tentang kontrak yang Wol Joo tanda tangani. Kang Bae lebih senang hidup seperti sekarang daripada membiarkan Wol Joo pergi ke Neraka. Wol Joo tidak berkeberatan tidak reinkarnasi. Wol Joo hanya minta agar Kang Bae menolongnya menyelesaikan menolong 100.000 jiwa dan tidak memberi tahu tentang kontrak itu pada Manager Gwi atau Yeom.

Manager Gwi mengantar Kang Bae berbelanja dan menjelaskan kalau Hyeong Ok sedang diperiksa kondisi kesehatan agar bisa memberikan donor ginjal untuk Jun-U. Mungkin itu memang sudah takdir mereka. Belajar dari kasus kali ini, Kang Bae juga tidak akan membenci orang tuanya lagi. Mungkin mereka tidak pernah menyia-yiakan Kang Bae. Mungkin mereka juga sedang mencari Kang Bae. Kang Bae menyesal telah membenci mereka tanpa sebab.

Sesosok wanita mendekati mereka dan berkata, ‘Akhirnya, aku berhasil menemukanmu, Tuan Raja’.

Bersambung

Komentar aku: Hua! Berbicara tentang ‘twist and turn’! Aku berpikir nama yang ada di dokumen adalah nama Putra Mahkota. Siapa tahu itu nama anak Wol Joo? Jadi, Manager Gwi adalah Putra Mahkota/Pangeran dan Kang Bae adalah putra Wol Joo & Pangeran? Ouch… Karma jalannya jauuuuuhhhhh sekali…

Hmm, Won Hyung menguasai ‘tubuh’ Yeom, kalau Yeom masih punya tubuh. Mudah-mudahan Won Hyung mau memaafkan Wol Joo dan Pangeran, ya? Setelah melihat bagaimana mereka berdua menyelamatkan 100.000 jiwa. Meski sulit, kalau kau memendam dendam selama 500 tahun.

Aku suka episode kali ini, karena lapisan-lapisan yang mengelilingi Wol Joo – Manager Gwi – Kang Bae dan mereka yang ada di sekitarnya mulai terkelupas. By the way, Cinnabar = Ye Rin? Membuat laki-laki (men) tidak tahan berada di dekatnya, wkwkwk… Jangan salah, Kang Bae juga laki-laki. Tetapi, laki-laki yang bisa keluar masuk dunia mimpi dan mempunyai kemampuan paranormal itu energinya Yin. Jadi kebal sama Cinnabar yang energinya Yang.

Itu tebakan aku. Juga, kasihan amat si Shaman, ya? Pintu penglihatannya tertutup selamanya, padahal dia bereinkarnasi untuk membantu orang dengan kemampuan melihat arwah. Ohohoh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: