Legend of Awakening Ep. 34

Jendral Wen Rui mengatakan kalau Qin Sang sedang berusaha menjebak gerombolan Shanhai dan menyuruhnya mengantarkan Lu Ping ke Beidou malam hari nanti. Rencana pernikahan itu hanya sebagai kedok untuk bekerja sama dengan Qiu Ci dan Xi Fan. Lu Ping memohon dibebaskan karena akan sangat berbahaya bagi Qin Sang untuk menghadapi gerombolan Shanhai sendiri. Saat akan membebaskan Lu Ping, mereka diserang gerombolan Shanhai. Lu Ping yang melarikan diri didesak ke danau, dan Lu Ping pun menerjunkan diri ke dalam danau.

Tentara Long Jie melaporkan kalau Qiu Ci menyelinap keluar wisma dan baru kembali pagi hari, sementara Zi Yan bersiap akan pergi. Qin Sang bangun dan pergi menemui Zi Yan. Qin Sang minta Zi Yan tetap tinggal, setelah urusannya dengan Shanhai berakhir, Qin Sang akan menikahkan Zi Yan dengan Xi Fan. Zi Yan bisa menjadi putri Xi Ning, karena tidak ada yang tahu kalau Putri Xi Ning itu Qin Sang. Xi Fan pun mengatakan hal yang sama. Zi Yan memutuskan berjuang bersama Xi Fan.

Di danau Lu Ping tidak bisa berhasil menghadapi pusaran air. Jendral Wen Rui menghadap Qin Sang di wisma Wuji mengatakan kalau mereka diserang Shanhai dan Lu Ping terjun ke danau. Qin Sang langsung pergi ke danau dan meneriakkan nama Lu Ping.

Zi Yan tidak mengerti kenapa gerombolan Shanhai masih mencari Lu Ping sementara Liu Song sibuk berusaha membuka segel pedang Pemimpin Seribu Cemara. Qiu Ci mengatakan mereka akan menunda pesta pernikahan sampai minggu depan. Meski Qin Sang mengatakan mereka musti bergerak karena gerombolan Shanhai sudah menunjukan diri, Qiu Ci tetap tidak mau mempertemukan Qin Sang dengan Chen Feng dan mempersilahkan Qin Sang kembali ke kamarnya.

Qin Sang mempertanyakan maksud Qiu Ci yang seperti menghalangi kerjasama mereka menghadapi Shanhai. Jendral Wen Rui juga curiga karena mengenal gerakan Shanhai. Serangan kemarin tidak menggunakan senjata yang biasa dipakai gerombolan Shanhai, tapi pedang. Xi Fan datang dan berkata kalau tidak mungkin ayahnya bekerja sama dengan Shanhai. Qin Sang menambahkan kalau Qiu Ci tidak memberi tahu Xi Fan bahwa Qiu Ci menahan Chen Feng. Qin Sang memberikan anak panah sebagai bukti yang mendukung teori itu.

Sebuah tangan mencoba membuka rantai yang mengelilingi ‘The Horn’. Lu Ping terbangung, rantai sudah tidak ada lagi di tubuhnya. Lu Ping melihat seorang laki-laki berambut puith sedang mencoba menguraikan rantai yang sebelumnya dikenakan di tubuh Lu Ping. Lu Ping berusaha membuka pintu penjara bawah air dan keluar lewat danau, semuanya gagal. Lu Ping kembali tersedot ke penjara bawah air.

Laki-laki itu dipanggil Lu Ping, ‘Si Tua Berambut Putih’. Si Tua Berambut Putih menunjukkan garis yang dia buat di dinding gua, yang menunjukkan jumlah hari yang dilaluinya di dalam penjara.

Semangkuk Bakpau dimasukkan lewat lubang dan langsung ditutup kembali. Si Tua Berambut Putih memberikan Lu Ping sebuah bakpau yang dia pegang dan melihat dengan seksama ‘The Horn’. Dengan kecepatan mengagumkan dia membongkar ‘The Horn’ dan memasangnya kembali pada Lu Ping. Dia memanggil Lu Ping kakak tertua. Lu Ping mencoba ‘The Horn’. Ledakannya membuat riak di atas danau. Saat Qin Sang melihat riak itu dan hendak menacari bantuan, sesosok berpakaian hitam menghantamnya ke dalam danau, sosok itu Qiu Ci. Qiu Ci berkata kalau Qin Sang terlalu pintar jadi harus disingkirkan.

Xi Fan hendak berbicara pada ayahnya, tetapi mengurungkan niatnya saat melihat sepatu ayahnya penuh lumpur. Xi Fan mengajak Zi Yan membuntuti Qiu Ci. Yan Ze melaporkan kalau gerombolan Shanhai sudah berjalan menuju Wisma Wuji menyamar menjadi pedagang. Qiu Ci minta Yan Ze menutupi kepergian Qiu Ci dengan mengatakan Qiu Ci pergi untuk menyiapkan pernikahan, termasuk pada Xi Fan. Qiu Ci mengetahui kalau Xi Fan dan Zi Yan mencuri dengar. Qiu Ci menyuruh mereka membiarkan Xi Fan. Qiu Ci telah memenjara Lu Ping, Qin Sang dan Chen Fen di penjara bawah air. Penjara bawah air tidak mungkin tertembus, jadi biarkan mereka di bawah sana, ujar Qiu Ci pada Yan Ze.

Qin Sang terbangun di penjara bawah air. Lu Ping berkata kalau yang memerangkapya berpura-pura menjadi anggota gerombolan Shanhai, tetapi mereka bukan gerombolan Shanhai. Qin Sang akan menjelaskan teori yang dia pikirkan.

Yan Ze menahan kelompok pedagang yang datang. Mereka mengingar bungkusan yang dibawa salah seorang pedagang. Ternyata dia adalah pemimpin Air yang menyamar. Qiu Ci berhasil merampas bungkusan itu dan mengambil pedang Pemimpin Seribu Cemara yang disimpan di dalamnya. Xi Fan menanyakan kenapa ayahnya merahasiakan  rencana ini. Qiu Ci membenarkan teori Qin Sang. Qiu Ci memang menahan Chen Feng yang sudah kehilangan akal sejak peristiwa di Beidou. Qiu Ci tahu bahwa Liu Song akan mencari Chen Feng untuk membuka segel di pedang Pemimpin Seribu Cemara. Itu sebabnya Qiu Ci membuat rencana ini, agar segel yang ada di pedang, tidak jatuh ke tangan Liu Song.

Lu Ping memperkenalkan Si Tua Berambut Putih pada Qin Sang. Lu Ping tiba-tiba muntah darah. Lu Ping diracuni oleh Rumput Salju. Rumput itu membuat sakit di perut, tidak berbahaya untuk waktu singkat. Tetapi, akan membuat yang makan akan kehilangan ingatannya. Mereka melihat Si Tua Berambut Putih yang telah makan bakpau beracun untuk sekian lama. Qin Sang menebak kalau Si Tua Berambut Putih adalah Chen Feng. Murid ketujuh Beidou si ahli senjata yang menghilang saat kerusuhan di Beidou terjadi.

Bersambung

Komentar aku: kalau di cerita silat, ketua yang benar-benar jago dan baik, biasanya digambarkan rendah hati. Jadi, tidak salah kalau Qiu Ci digambarkan arogan dan selalu mengedepankan diri. Bagus juga ya selama empat tahun, Xi Fan dibesarkan oleh Guru You Dao. Meski Guru You Dao juga suka sekali dengan uang… Itu buku harian Guru You Dao, semuanya tentang uang dan bagaimana mendapatkan uang itu. Huhuhu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: