Legend of Awakening Ep. 22

Tiba-tiba Qiu Ci datang bersama beberapa pengawalnya. You Long tetap ingin bertarung dan menawan Lu Ping. Xi Fan melarang. Qiu Ci dan Lu Ping cs melarikan diri. Qiu Ci terluka dan mencoba memulihkan tenaga dalamnya. Lu Ping marah-marah, dan Qin Sang menanyakan dia marah pada Xi Fan atau pada dirinya sendiri? Lu Ping marah karena orang-orang di dekatnya harus berkorban demi dirinya. Qin Sang mengingatkan agar berhenti menyalahkan diri dan menghargai usaha mereka yang mencintai Lu Ping.

Qiu Ci datang karena mengetahui dari surat Xi Fan kalau gerombolan Shanhai akan pergi ke E’Zhou. Qiu Ci juga tahu kalau gerombolan Shanhai memiliki pendekar-pendekar yang ahli. Gerombolan Shanhai pasti sudah menghipnotis Xi Fan. Qiu Ci tidak menyalahkan Lu Ping. Qui Ci melihat kalau Xi Fan sudah menguasai tiga tenaga dalam, entah apa yang digunakan Shanhai sehingga bisa membuat Xi Fan begitu maju dalam penguasaan tenaga dalam. Lu Ping mengatakan kalau Shanhai menggunakan teknik Xi Sui untuk mencapai tujuan itu. Lu Ping ditawan oleh Shanhai agar mereka bisa menggunakan keenam tenaga dalam Lu Ping pada teknik Xi Sui.

Qiu Ci mengatakan kalau Lu Ping seperti ayahnya, setelah mengetahui kalau Lu Ping menguasai enam tenaga dalam dan berhasil mendapatkan ‘The Horn’ dari Beidou. Qiu Ci berkata kalau ‘The Horn’ adalah senjata unik milik ayah Lu Ping. Ayah Lu Ping adalah pemimpin dari tujuh puncak Beidou, Leng Xiu Tan (Oooooo…). Lu Ping teringat ucapan Guru Chu Min tentang ayahnya, Leng Xiu Tan.

Qiu Ci dan Lu Ping berada di puncak Beidou, di depan tugu penghormatan Leng Xiu Tan dan Gou You Dao. Qiu Ci berkata kalau dia membawa anak Xiu Tang, Lu Ping ke depan tugu. Lu Ping ingat kalau nada yang dinyanyikan ‘The Horn’ adalah lagu yang dikumandangkan ibunya saat dia masih bayi. Keenam murid Akademi Kelima menanyakan kalau berita yang tersebar benar, Lu Ping adalah putra dari Leng Xiu Tan? Qin Sang membenarkan.

Lu Ping teringat perkataan Ge Cheng dan menanyakan kematian ayahnya. Qiu Ci berkata kalau Leng Xiu Tan dan Shao Yin Chu adalah pasangan dua pendekar di Jianghu. Mereka bisa menggunakan lima tenaga dalam. Lu Ping terlahir sebagai sang pembangkit. Hal itu mengundang perhatian Shanhai. Perguruan Beidou terkenal sebagai perguruan terbaik. Banyak sekte dan perguruan lain datang bertanding ke Beidou. Hari itu, ibu Xi Fan sakit keras, Qiu Ci izin pulang ke rumah. Guru Chu Min dan Guru You Dao sedang turun ke kota. Gerombolan Shanhai datang berkedok hendak melatih ilmu mereka. Saat Qiu Ci kembali ke Beidou, gerombolan Shanhai sudah tidak ada. Institute Qisha dihancurkan dan orang tua Lu Ping meninggal. Murid Keenam, Liu Song dan ketujuh, Liu Chen Feng menghilang. Qiu Ci tidak tahu apa yang terjadi, dia berpikir Lu Ping sudah meninggal.

Setelah kematian orang tua Lu Ping, Guru You Dao memutuskan pergi dan membangun perguruan Zhaifeng. Guru Chu Min menjadi ketua gedung Sutra dan Qiu Ci mendirikan Wisma Wuji.  Guru Chu Min dan Guru Yao Tian berlari mendatangi Qui Ci. Guru Yao Tian kaget saat mengetahui kalau Lu Ping putra dari Xiu Tan. Sementara, Guru Chu Min minta bicara berdua dengan Lu Ping.

Lu Ping marah pada Guru Chu Min yang merahasiakan jati dirinya. Lu Ping juga marah pada Guru Yao Tian yang mengetahui perbuatan gerombolan Shanhai tetapi tidak melakukan apa-apa. Guru Yao Tian mengakui kalau dia tidak berani menghadapi Shanhai dan memilih berkonsentrasi pada pemulihan perguruan Beidou yang sedang dilanda bencana. Qiu Ci juga menanyakan apakah ada rahasia lainnya yang disimpan oleh Beidou? Saat Guru Chu Min tidak bisa menjawab, Qiu Ci berkata kalau ada orang dalam yang dicurigai membantu Shanhai, orang itu adalah kekasih Guru Chu Min, murid keenam, Liu Song. Guru Chu Min menyangkal hal itu.

Liu Song adalah orang yang bertugas pada hari itu dan setelahnya menghilang. Karenanya Liu Song menjadi orang yang paling dicurigai. Guru Chu Min berkata kalau Liu Song sudah meninggal. Lu Ping bertanya apa yang akan dilakukan Beidou dengan Shanhai yang menyerang dan sekarang menawan Xi Fan? Guru Yao Tian berkata urusan dengan Shanhai melibatkan tiga Negara, Tan, Dan dan Shou. Sebagai murid Beidou mereka dilarang melakukan apa-apa yang berhubungan dengan politik.

Lu Ping menolak tidak melakukan apa-apa seperti Guru Yao Tian. Lu Ping berlutut di depan tugu penghormatan ibu dan ayahnya dan menyatakan kalau sekarang Lu Ping tidak punya hubungan apa-apa dengan perguruan Beidou. Lu Ping menghormat, membungkuk tiga kali dan meninggalkan Guru Chu Min dan Guru Yao Tian. Qin Sang mengejar Lu Ping. Saat kelima murid juga ingin mengejar, Guru Yao Tian mengancam akan mengeluarkan mereka juga.

Guru Chu Min menyalahkan dan menganggap Qiu Ci hanya ingin menyelamatkan Xi Fan dan membuat Lu Ping pergi dari Beidou. Qiu Ci membalas dengan berkata kalau Chu Min sendiri yang memilih melarikan diri dari persoalan, dan tidak berani menghadapinya seperti yang dicontohkan anak-anak muda ini. Qiu Ci lalu meninggalkan Guru Chu Min.

Guru Chu Min menanyakan apakah Guru You Dao mengambil keputusan yang tepat saat dia memutuskan merahasikan jati diri Lu Ping selama ini? Lu Ping berjalan dalam hujan di hutan bamboo. Qin Sang datang membawakan payung. Qiu Ci mengamati dari kejauhan. Yan Ze menanyakan maksud Qiu Ci mengungkap jati diri Lu Ping. Qiu Ci berkata kalau tanpa bantuan dari perguruan Beidou akan sulit menyelamatkan Xi Fan, karenanya dia mengambil tindakan itu. Qiu Ci menyuruh Yan Ze mencari tempat dekat kota E’Zhou sambil membuat rencana untuk menyelamatkan Xi Fan.

Mo Lin dan Su Tang yang ada di depan Wisma Angin Sejuk melarang Lu Ping dan Xi Fan masuk dengan alasan sedang menyebar obat untuk pengungsi. Ternyata, di dalam sudah menunggu Jendral Qi. Jendral Qi memarahi Qin Sang yang pergi bersama pemuda brengsek. Lu Ping bertanya yang dimaksud itu siapa? Apa dirinya atau senior Wei Feng yang juga ada bersama mereka? Wei Feng buru-buru menengahi keduanya. Lu Ping ingin bicara dengan Jendral Qi berdua saja.

Jendral Qi bertanya kenapa Lu Ping ingin membantu Jendral Qi yang pernah ingin membunuh Lu Ping? Lu Ping menjawab kalau Shanhai akan mengacaukan usaha perdamaian, dan selama Negara Tan dan Shuo berperang, keluarga/marga Liu di Hedong yang akan menuai untung. Hal itu pastinya tidak diinginkan oleh Jendral Qi. Lu Ping sendiri ingin menyelamatkan Xi Fan. Karenanya, kenapa mereka tidak bekerja sama? Mereka menyetujui akan bekerja sama, meski sama-sama keras.

Jendral Qi menyuruh Qin Sang pergi bersama dirinya. Lu Ping juga menyarankan hal yang sama. Jendral Qi terang-terangan mengatakan kalau dia tidak setuju akan hubungan Lu Ping dan Qin Sang. Lu Ping berkata, ‘Lihat saja nanti…’

Di Villa Ting Song, Xi Fan dan You Long melapor pada pemimpin Shanhai. Pemimpin Shanhai mengingatkan You Long untuk lebih menghormati Xi Fan karena Xi Fan akan berperan penting pada pertemuan perdamaian di E’Zhou. Xi Fan bertanya, kepada siapa sekarang dia akan melapor? Pemimpin Shanhai tertawa dan berkata kalau dia akan melapor pada pemimpin Negara Dan. Xi Fan bertanya siapa yang dia maksud? Pemimpin Shanhai berkata Xi Fan akan tahu nantinya. Sekarang, biarkan rencana mereka terus berjalan, menggunakan Xi Fan yang menjadi kelemahan dai Qiu Ci dan Lu Ping.

Di kota E’Zhou, anggota perwakilan Negara Shou, PM Xia dan Jendral Qi sedang menunggu seorang perwakilan Negara Tan, Jendral Xu. Menteri Yan dari Negara Tan minta maaf atas keterlambatan itu. Pembicaraan berlangsung dengan alot.


Bersambung

Komentar aku: sulit memang kalau punya keistimewaan yang hanya datang seribu tahun sekali, semua pasti ingin ‘mempergunakan/menguasai’ orang tersebut. Karena dia akan menjadi ‘kunci’ kemenangan. Untuk menguasai, mulai dari cara halus, berputar lewat orang-orang yang dekat dengannya, atau cara kasar, menawannya.

Tidak sangka kalau Lu Ping adalah putra dari Xiu Tan. Oooooo… Tidak menyalahkan Lu Ping juga kalau dia marah, karena ‘keluarga’ di Beidou tidak ada yang berani membelanya, kecuali Guru You Dao. Di satu sisi, sulit juga posisi Guru Yao Tian. Kalau mereka selaku perguruan terhebat memihak, pasti ujung-ujungnya jelek. Hmmm, sejarah tidak pernah berubah, ya?

#LegendofAwakening #ArthurChen #RecapDrama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: