Legend of Awakening Ep. 19

Guru Chu Min berdiri di depan mesin astrologi.  Bintang kembar Kaiyang, kedua bintang yang selalu mendukung satu sama lain. Bintang milik Guru You Dao tetap bersinar, meski Guru You Dao sudah tiada. Saat itu tenaga dalam Lu Ping terkunci.  Guru You Dao tahu kalau Lu Ping ada di Beidou, pasti ia akan bersikeras mengikuti upacara Penentuan Nasib. Pada satu itulah, bintang milik Guru You Dao akan akan menabrakkan dirinya ke bintang Lu Ping untuk bisa mencapai pusat rasi Beruang Besar. Sungguh lihai memang Guru Gao Youdao!

Bayangan Guru You Dao muncul di hadapan Guru Chun Min dan mengingatkan kalau dia tidak pernah mengorbankan diri untuk orang lain. Pastinya, Guru You Dao sudah punya rencana matang. Guru Chu Min berpikir rencana apa yang dimiliki Guru You Dao?

Guru Wu Shu sedang meneliti peralatan yang ada di institute Qisha. Dia menyadari kalau Guru You Dao juga mempunyai maksud tertentu. Selama ini dia beranggapan kalau bintang mereka berdua adalah bintang kembar Kaiyang. Yang kalau disatukan, akan bersinar paling terang dan ada di pusat rasi Beruang Besar. Tapi, malam kemarin, Guru Wu Shu yang telah bertahun-tahun menunggu, mendapati kalau Guru You Dao lebih memilih memberikan bintangnya untuk Lu Ping.

Lu Ping melihat bintang di langit dan menangis, teringat akan Guru You Dao. Esok harinya Lu Ping mencoba menggerakkan tenaga dalamnya, tapi gagal. Su Tang dan Mo Lin entah ada di mana, tidak bisa membantu Lu Ping. Begitu juga Qin Sang, mungkin kalau Qin Sang ada, Lu Ping bisa pinjam pedang Kuinyin untuk melukainya lagi.

Guru Yao Tian datang dan mengatakan kalau Lu Ping sekarang musti berlatih di Akademi Kelima. Guru Chu Min menegur Guru Yao Tian dan bertanya kenapa selalu mengganggu Lu Ping. Guru Yao Tian menjawab kalau Lu Ping sudah melanggar aturan dan merusakkan mesin bintang, kalau dia tidak dihukum, bagaimana peraturan bisa ditegakkan di Beidou? Guru Chu Min tidak peduli, bagaimana bisa Lu Ping dimasukkan ke akademi yang paling bontot?

Lu Ping menjawab kalau dia akan pergi ke Akademi Kelima. Lu Ping menyadari kalau dia sudah tidak punya tenaga dalam lagi. Lu Ping tahu kalau Guru You Dao ingin agar dia menahan diri dan berlatih lebih baik lagi sebelum membalaskan dendam pada Gerombolan Shanhai. Lu Ping juga tidak ingin nama Guru Chu Min tercemar karena dianggap pilih kasih. Lu Ping menerima seragam Akademi Kelima.

Di Akademi Kelima, murid-muridnya sedang bermain Mahjong. Mereka menyambut Senior Bai Li yang membawa Lu Ping ke Akademi Kelima. Mereka mengerjai Lu Ping dengan mengikatnya di tiang batu. Lu Ping tidak bisa membebaskan dirinya. Xiao Mei ditegur oleh Huo Ying untuk tidak mempermainkan Lu Ping. Huo Ying tahu semua mengenai Lu Ping, dari nama adiknya Su Tang, mempunyai dua guru yang merupakan master dari Beidou, sampai insiden dengan Ge Cheng. Sayang keberuntungan Lu Ping berakhir dan musti tinggal di Akademi Kelima. Selain tempat tidur, mereka tidak punya keuntungan lainnya.

Saat Lu Ping menanyakan di mana tempat berlatih, Huo Ying mengingatkan kalau Akademi Kelima adalah tempat di mana murid menyia-nyiakan waktu mereka. Tidak ada gunanya berlatih. Huo Ying ditempatkan di Akademi Kelima karena melanggar peraturan. Dia memukul pejabat pemerintah yang korup dan membagi-bagikan makanan kepada para pengungsi. Selama mereka mengikuti aturan di Beidou, mereka akan baik-baik saja.

Lu Ping berlatih seperti yang dulu dilakukannya di perguruan Zhaifeng, berlari membawa beban batu. Hanya kali ini, dia benar-benar berlari.

Mo Lin menemukan jejak Guru Chu Min dan Lu Ping, dia tahu mereka baik-baik saja, tapi tidak mau memberi tahu Su Tang. Ini balasan ke Su Tang yang selalu menyuruhnya berlari mencari Lu Ping ke mana-mana. Akhirnya Mo Lin ketahuan juga sama Su Tang. Su Tang marah dan meninggalkan Mo Lin. Mo Lin mengakui kesalahannya dan berganti peran, biar dia yang jadi murid dan Su Tang jadi guru.

Mo Lin membawa Su Tang ke arena dan memperlihatkan bekas darah. Mo Lin sudah menyelidiki dan mengetahui kalau Lu Ping terluka parah dan diselamatkan Guru Chu Min. Tapi ada yang aneh. Yang membantu gerombolan Shanhai dan melukai Lu Ping adalah saudara senior mereka, Xi Fan.

Saat mereka mau menyelidiki, Yan Ze datang dan memperkenalkan diri sebagai penasihat dari Wisma Wuji. Ayah tuan muda Wisma Wuji mengundang mereka untuk bertemu mengenai tuan muda Wisma Wuji, Yan Xi Fan.

Pemimpin Wisma Wuji adalah orang hebat di kalangan pesilat. Dia adalah senior dari Guru Chu Min dan Guru You Dao. Terkenal sebagai pendekar berjulukan Pedang Liar dari Barat Laut. Mo Lin tidak menyangka kalau Xi Fan adalah putra Qiu Ci. Qiu Ci menyambut Mo Lin dan Su Tang dengan ramah, meminta agar mereka memanggilnya Paman Yan saja. Dia mengundang Mo Lin dan Su Tang untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi.

Xi Fan telah berada di istana Shanhai selama sebulan dan membantu memusnahkan dua sekte. Kalau Xi Fan terus berprestasi, dia dijanjikan akan diberi kesempatan mendapatkan Xi Sui yang hanya diberikan ke ahli-ahli di Shanhai. Xi Fan tidak sabar menemukan tempat berlatih rahasia pemimpin Shanhai.

Qiu Ci menerangkan rencana yang sedang dilakukan Xi Fan. Gerombolan Shanhai akan melakukan sesuatu di Ezhou di daerah Tan, yang dekat dengan perguruan Beidou. Qiu Ci minta mereka pergi ke Beidou untuk menjenguk Lu Ping sekaligus memperingatkan Guru Yao Tian untuk bersiap akan serangan Shanhai. Meski Qiu Ci sangat khawatir dengan kondisi Xi Fan, tetapi sebagai pendekar mereka musti mengambil resiko untuk membela Negara. Hidup di kota Jianghu memiliki tanggung jawab yang besar. Saat Qiu Ci menanyakan latar belakang Lu Ping, Su Tang mengakui kalau dia tidak tahu. Setahu Su Tang mereka berdua adalah yatim piatu yang ditawan gerombolan Shanhai. Lu Ping pernah bercerita kalau orang tuanya meninggal saat terjadi peperangan. Tapi Ge Cheng bilang kalau orang tua Lu Ping dibunuh gerombolan Shanhai. Su Tang tidak tahu mana yang benar. Mo Lin dan Su Tang berangkat menuju perguruan Beidou.

Xi Fan memaksa masuk ruangan pemimpin Shanhai, dan tertangkap basah. Detak jantung Xi Fan yang tidak beraturan memberi tahu apa yang akan dilakukan. Xi Fan terkapar saat diserang pemimpin Shanhai. Saat dia mengangkat mukanya, seseorang melihat dari balik layar. Mata orang tersebut, berpendar ungu, memencarkan tenaga dalam mental yang sangat kuat. Xi Fan terjatuh dalam kekuasaannya.

Xiao Mei menanyakan ke Huo Ying keberadaan Lu Ping. Saat mereka pertama datang ke Akademi Kelima, Huo Ying berlatih selama sebulan, Xiao Mei selama sepuluh hari, Zi Mu dan Jin Qin bertahan tiga hari saja. Berapa lama Lu Ping bertahan berlatih?

Lu Ping terkapar keletihan berlatih. Dia bermimpi kembali ke perguruan Zhaifeng, berbincang di hall Zhaifeng. Lu Ping bertanya kenapa Guru You Dao menyegel tenaga dalamnya dan membawanya ke Beidou? Guru menjawab kalau itu tidak dilakukan apa Lu Ping tidak langsung merangsek ke Shanhai? Lu Ping menjawab apa untungnya? Dia harus membantu Xi Fan dan membalaskan dendam. Guru You Dao minta Lu Ping bersabar dan menunggu. Anggap saja itu sebagai cara Lu Ping membayar hutang-hutangnya ke Guru You Dao. Lu Ping tersadar. Tiba-tiba tenaga dalam Suara miliknya seperti kembali. Apakah ini hasil latihan yang dilakukannya?

Lu Ping berlari membangunkan senior Huo Ying yang lagi tidur-tiduran sambil membaca buku, bertanya kalau-kalau Huo Ying mendengarkan suara yang dikeluarkan benda terbuat dari besi yang Lu Ping dengar. Saat Huo Ying menjawab tidak dan bertanya apa tenaga dalam Suara Lu Ping sudah pulih, Lu Ping menyuruh seniornya tidur saja lagi.

Lu Ping berdiri di atas bukit kecil dan berusaha mencari tahu asal suara besi itu berada. Teman-teman seakademi kesal karena Lu Ping terus berlatih dan tidak mengikuti aturan Akademi kelima yang terkenal sebagai pecundang. Mereka akan mengerjai Lu Ping. Zi Yang memperhatikan dari kejauhan, begitu juga Guru Chu Min.

Guru Chu Min menanyakan apakah Zi Yang sudah mengirimkan surat? Kenapa Qin Sang belum datang juga? Zi Yang menjawab mungkin Qin Sang sedang sibuk. Yang dibicarakan, Qin Sang, telah sampai di gerbang Beidou. Sewaktu ia memperkenalkan diri, murit-murid Beidou mengatakan kalau dia telah ditunggu lama. Mereka akan mengantarnya ke tempat Lu Ping berada.

Lu Ping masih berusaha mencari asal suara besi itu dan mempertanyakan kenapa Guru You Dao membuka tenaga dalam Suara dan bukan yang lain? Zi Yang datang menyampaikan pesan dari Guru Chu Min kalau Xi Fan sudah mengetahui tempat rahasia dan pergi dari istana Shanhai. Xi Fan akan menemui Lu Ping secepatnya. Lu Ping gembira mendengar khabar itu dan berkata kalau dia akan berlatih lebih giat lagi agar bisa membantu Xi Fan. Saat Lu Ping akan pergi berlatih, Zi Yang menghalangi, ada yang ingin dikatakannya.

Murid-murid Akademi Kelima yang hendak memerangkap Lu Ping malah menjerat Qin Sang yang dengan sekali tebasan merusakkan jaring jebakan. Qin Sang disuruh pergi ke belakang akademi tempat Lu Ping berlatih.

Zi Yang bertanya pakah Lu Ping bersedia tinggal di Beidou dan melupakan niatnya membalas dendam. Zi Yang ingin mengabdikan diri pada Lu Ping. Ditambah, Qin Sang dari keluarga Qin yang terpadang dan Jendral Qin Qi tidak menyukai Lu Ping. Qin Sang pastinya akan dijodohkan dengan keluarga terpandang lainnya. Saat itu Qin Sang datang, melihat adegan itu dan berlari.

Lu Ping dengan tegas melihat ke arah Zi Yang dan menerangkan untuk terakhir kalinya. Lu Ping tidak memerlukan orang untuk mengabdi kepada dirinya. Zi Yang adalah orang bebas, bukan lagi budak dari keluarga mana pun, dan telah mempunyai hidup baru. Berhentilah bersikap sebagai seorang dayang. Lu Ping akan melupakan semua perkataan yang baru saja Zi Yang kemukakan. Lu Ping meninggalkan Zi Yang untuk mengejar Qin Sang.

Qin Sang lari ke ruang Guru Chu Min. Qin Sang menuduh Lu Ping menggoda gadis lain selama dia tidak ada. Kalau memang Lu Ping setia padanya, kenapa tidak datang mencari Qin Sang? Guru Chu Min menegur, Lu Ping itu baru sembuh dari luka parah dan kehilangan tenaga dalam, tentu saja perlu waktu lama untuk mengejar Qin Sang (wkwkwkw…).

Lu Ping bertanya dari balik pintu apakah Qin Sang ada di kamar Guru Chu Min. Guru Chu Min menjawab tidak ada. Lu Ping pergi kalau begitu. Qin Sang bingung kenapa Lu Ping pergi begitu saja? Guru Chu Min menjawab kalau Qin Sang yang menyuruh dia pergi?. Jangan salah, sebentar lagi Lu Ping akan semakin menjauh lho…

Bersambung

Komentar aku: Wkwkwk… ceritanya cemburu ya? Suka dengan pria yang bisa dengan tegas tetapi baik tidak memberikan harapan palsu pada seorang gadis. Masih banyak tidak pria seperti itu di zaman sekarang?

Juga tertawa pada murid-murid Akademi Kelima, jadi tugas mereka adalah untuk sama sekali tidak melakukan apa-apa ya? Menarik juga akademi ini. Terus, kapan lulusnya? Mungkin seperti yang Zi Yang katakan ya? Melupakan segalanya, hidup tentram bersama di Akademi Kelima selamanya. Pilihan yang tidak buruk juga.

#LegendofAwakening #ArthurChen #RecapDrama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: