Legend of Awakening Ep. 16

Lu Ping menanyakan kenapa selama ini Guru You Dao menyembunyikan identitasnya ke Lu Ping dan siapa Guru You Dao sebenarnya? Guru You Dao menjawab dia akan menjelaskan semua. Sekarang yang terpenting adalah bertahan hidup. You Long melihat kalau Dewa Bandit adalah pemimpin perguruan yang bercita-cita melewati Beidou dan menertawakan mereka. Guru You Dao menyalurkan tenaga dalam ke Lu Ping, menyebabkan Lu Ping melepaskan jurus ‘Dewa yang Menyamar’ dan memukul You Long. You Long menyerang balik dan bisa mengalahkan mereka berdua. Guru You Dao memilih mati daripada membiarkan Lu Ping menjadi tawanan Shanhai. Mereka berdua melompat ke jurang, disaksikan You Long, Xi Fan dan Jendral Qi.

Jendral Qi bertarung melawan You Long. Saat dia mulai terdesak, Yan Qiu Ci, pemimpin Wisma Wuji datang membantu. You Long pun melarikan diri. Yan Qiu Ci datang menjemput putranya, Yan Xi Fan. Xi Fan menyesal karena tidak berhasil menyelamatkan Lu Ping dan Guru You Dao. Qiu Ci minta Xi Fan pulang bersamanya ke Wisma Wuji. Gerombolan Shanhai berhasil dipukul mundur, dan murid-murid Zhaifeng sudah pergi semua. Qiu Ci menjanjikan akan mengirim orang ke dasar jurang untuk mencari Lu Ping dan Guru You Dao.

Guru You Dao menggunakan seluruh tenaga dalamnya untuk menahan jatuh Lu Ping, mereka berdua teringat semua kejadian sejak Guru You Dao menyelamatkan dan membesarkan mereka selama tiga tahun ini. Mereka sampai di dasar jurang.

Lu Ping tidak bisa bergerak, sementara Guru You Dao semakin melemah. Lu Ping menyadari Guru Gao sengaja membuatnya tidak bisa bergerak selain karena tenaganya habis juga agar Lu Ping bisa menghemat tenaganya dan selamat. Guru You Dao memberikan pesan terakhir untuk Lu Ping. Bukan masa lalu yang penting, tetapi masa depan. Di masa depan, teruslah berjalan, jangan melihat ke belakang.

Guru You Dao tersenyum, meminum tetesan terakhir anggurnya dan berpulang. Lu Ping berhasil melepaskan totokan Guru You Dao dan berusaha membangunkan Guru You Dao. Guru You Dao meninggal dalam pelukan Lu Ping.

Wen Rui mengabarkan kalau pasukan yang dikirim ke dasar jurang hanya menemukan sisa darah dan beberapa binatang liar. Besar kemungkinan Lu Ping dan Guru You Dao meninggal tanpa menyisakan jasad. Qin Sang yang telah sampai di perguruan Zhaifeng menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Jendral Qin Qi menjelaskan kalau Lu Ping dan Guru Gao didesak oleh gerombolan Shanhai dan jatuh ke dalam jurang.

Sementara kepada para murid perguruan Zhaifeng, Jendral Qin Qi menyatakan untuk menghindari hukuman, Lu Ping terjun ke jurang. Perguruan Zhaifeng dibubarkan dan ditutup, semua muridnya disuruh pergi. Lu Ping mendengar semua itu di balik batu besar. Setelah semuanya pergi, Lu Ping masuk ke perguruan Zhaifeng.

Lu Ping tahu kalau Guru You Dao minta dia berjalan maju. Tapi, seseorang tanpa masa lalu, tanpa keluarga, bagaimana dia bisa berjalan maju? Lu Ping berjanji membalaskan dendam Guru You Dao dan perguruan Zhaifeng pada gerombolan Shanhai. Setelah memberi hormat pada altar persembahan, Lu Ping berjalan meninggalkan hall Zhaifeng.

Di ibukota, Guru Chu Min melihat Jendral Qi kembali bersama pasukan. Guru Chu Min menyadari arti kepulangan Jendral Qi. Guru Chu Min kembali ke gedung Sutra dan membetulkan selimut Zi Yang yang sempat diselamatkan Guru You Dao. Meski Guru You Dao menggunakan jurus ‘Dewa yang Menyamar’ untuk membalik jalan darah Zi Yang, Zi Yang tetap terluka parah. Guru Chu Min menyampaikan pesan Guru You Dao, kalau Zi Yang tidak berhutang nyawa padanya. Zi Yang memuji kehebatan Guru Gao. Guru Chu Min menjawab dengan mata berkaca-kaca, kalau Guru You Dao hanyalah orang tua yang bodoh yang suka mengambil resiko.

Perdana Menteri Xia menyampaikan kepada Kaisar kalau Ge Cheng dibunuh oleh pemenang kompetisi tenaga dalam. Sudah seharusnya kompetisi itu dibubarkan. Jendral Qi masuk dan memberi hormat. Jendral Qi melaporkan kalau rupanya Lu Ping adalah anggota Shanhai. Kompetisi memang dibuat Jendral Qin Qi untuk menarik perhatian Lu Ping. Meski berhasil memukul mundur dan menangkap beberapa mata-mata, Ge Cheng menjadi korban atasnya (oh, really?). Jendral Qin Qi meminta maaf merahasiakan strategi ini dan minta dihukum.

Kaisar memuji Jendral Qi yang selalu membela dan mendahulukan Negara. Karenanya Perdana Mentri Xia tidak boleh terlalu keras. Kaisar memerintahkan Perdana Mentri pergi, Kaisar perlu bicara empat mata dengan Jendral. Kaisar menanyakan hasil penyelidikan Shanhai. Sejauh yang Jendral Qi tahu, 19 tahun yang lalu gerombolan Shanhai pergi ke perguruan Beidou untuk berkompetisi, setelah itu mereka menghilang tanpa khabar. Tiba-tiba mereka muncul lagi di Utara, pasti ada sesuatu yang mereka incar.

Kaisar minta Jendral Qi focus ke rencana barunya. Marga Liu dari Hedong tidak puas dengan hanya menaklukan Jianghu. Mereka menghubungi Xi Dan. Sejak Negara Shuo didirikan, marga Liu memang mundur ke utara tetapi mereka tidak lupa tanah Shuo.  Mata-mata yang dilaporkan Jendral Qi banyak yang berasal dari Negara Dan. Pastinya, gerombolan Shanhai didukung oleh Negara Liu.

Karenanya, Jendral Qi musti focus, memusnahkan Shanhai sampai ke akarnya dan memperkuat pertahanan garis perbatasan. Kaisar berpikir untuk bekerja sama dengan Negara-negara lainnya. Tugas ini sekarang yang dikuasakan Kaisar ke Jendral Qi.

Xi Fan terbangun dari mimpinya dan meneriakkan nama Lu Ping. Paman Wei menasihati Xi Fan untuk memperhatikan kesehatan dan tidak minum-minum. Telah empat tahun Xi Fan menghilang tanpa memberi khabar. Lencana Jade yang dia gadaikan untuk pembayaran seragam menjadi alat untuk melacak keberadaan Xi Fan.

Di satu arena pertarungan illegal, bandar menerima uang dan menerima taruhan untuk petarung baru. Petarung ini memiliki keenam tenaga dalam, selain tenaga dalam Mental yang belum dikuasai dengan baik, petarung ini bisa menggunakan kelima tenaga dalam lainnya dengan baik. Dia selalu menang melawan satu orang atau pun satu kawanan. Nama petarung baru itu Lu Ping.

Di arena, Lu Ping bersiap memulai petarungan.

Bersambung

Komentar aku: Jendral Qin Qi, ouch, ouch, ouch! Boleh ya menjatuhkan orang yang tidak bersalah dengan alasan membela Negara? You are a General!

Guru You Dao Youdao, kalau saja Guru secara rahasia mengajari Lu Ping, mungkin Lu Ping bisa membantu Guru ya? Tapi konsekwensinya memang terlalu riskan.

Jadi ingat komik/film Spiderman, ‘with great power comes great responsibility’ (Uncle Ben, Spiderman). ‘Memiliki kekuatan/kekuasaan besar berarti memiliki tanggung jawab yang besar pula’ (paman Ben, Spiderman). Jadi, kalau tidak siap bertanggung jawab, lebih baik tidak menggunakan kekuatan/kekuasaan secara sembarangan ya paman?

#LegendofAwakening #ArthurChen #RecapDrama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: