Legend of Awakening Ep. 7

Legend of Awakening

Episode 7

Tian Qi dan bawahannya menunggu di balik bukit. Tian Qi yakin Lu Ping akan datang karena Lu Ping sering berlatih di tempat itu. Bawahan Tian Qi mengatakan kalau tampak ada yang datang, Tian Qi menyuruh semuanya bersembunyi. Saat Gubernur Wei dan pasukan didampingi guru You Dao dan murid Zhaifeng tiba, Tian Qi menembakkan bom asap dan menyerbu ke arah mereka. Pedang Tian Qi terhunus ke arah ayahnya, dan langsung ditarik oleh Guru You Dao. Saat bom asap menghilang, terlihat kalau yang hendak menusuk Gubernur Wei adalah Tian Qi.

Xi Fan menanyakan maksud Tian Qi yang memasang perangkap di menara, berbuat curang saat ujian, mencoba meracuni murid Zhaifeng dan sekarang melukai seorang Gubernur. Gubernur Wei langsung membela anaknya. Kesempatan ini langsung digunakan oleh Guru You Dao untuk bernego dengan Gubernur Wei. Guru You Dao bersedia melupakan semua itu asal Gubernur Wei memberinya uang dan meninggalkan perguruan.

Guru You Dao menghitung uang dari gubernur. Xi Fan bertanya kenapa guru selalu membela Lu Ping, bahkan berpura-pura menjadi orang jahat. Guru You Dao mengajak Xi Fan pergi ke satu tempat. Di restoran Ru Yu, Su Tang bertanya apa mereka tidak bisa kembali ke perguruan Zhaifeng? Lalu mereka mendengar gurunya berteriak. Guru You Dao berlindung di belakang Xi Fan karena diancam Mo Lin dengan busurnya untuk tidak mengganggu Lu Ping dan Su Tang.

Madam Jin yang melihat itu mendesah, begitu juga Xi Fan. Lu Ping minta Madam Jin menyiapkan makanan dan minuman, ia hendak mentraktir guru You Dao. Lu Ping tahu kalau yang menulis surat untuk Jendral Qi adalah guru You Dao. Alasan guru You Dao menolong Lu Ping adalah karena Lu Ping dan Su Tang masih berhutang padanya.

Menara Pelatihan dihancurkan murid Zhaifeng, lalu mereka didiskualifikasi. Sudah tidak ada alasan bagi Mo Lin untuk tinggal di Zhaifeng karena pastinya Su Tang tidak mau jadi muridnya. Su Tang menghibur Mo Lin, mungkin kalau bertemu lagi, Mo Lin sudah jadi pembunuh bayaran no. satu. Guru You Dao mengatakan kalau dia punya koneksi yang bisa membantu mereka tetap ikut kompetisi.

Teman yang setiap tahun Guru You Dao kunjungi di kota Kaifeng adalah Chu Min, seorang instruktur di akademi Tian Zhao. Kalau mereka menjadi murid Chu Min, mereka bisa bertanding di bawah nama Tian Zhao. Lu Ping sudah setuju, Su Tang ikut Lu Ping, Mo Lin ikut Su Tang, tinggal Xi Fan. Xi Fan menolak ikut dan pergi meninggalkan mereka.

Guru You Dao mengingatkan kalau Xi Fan, meski sekarang tidak yakin akan kemampuannya, yang membuat perguruan Zhaifeng dan Lu Ping menjadi seperti sekarang. Guru You Dao menawarkan minum bersama saat Xi Fan tetap menolak. Madam Jin memberikan lencana Zhaifeng pada Lu Ping yang sedang membuat kursi roda dan menyampaikan pesan dari guru You Dao, ‘Siapa yang memasang ikatan, maka dialah yang harus melepaskan ikatan tersebut’. Lu Ping mengerti arti pesan guru You Dao. Lu Ping mendatangi guru dan Xi Fan dan memberikan kembali lencana pada Xi Fan. Lu Ping membujuk Xi Fan untuk ikut kompetisi dan membawakannya kursi roda. Mereka pun bersiap pergi ke Kaifeng.

Dalam kondisi terluka parah Si Tu Luo sampai di istana Gerombolan Shanhai. Ia memohon bertemu dengan penguasa Shanhai. Si Tu Luo melaporkan kalau yang menggagalkan rencana, membunuh Si Tu Chong dan Si Tu Luo adalah Si Pembangkit, Lu Ping, yang diculik dari penjara Shanhai dan sekarang menuju kota Kaifeng untuk mengikuti kompetisi. Penguasa Shanhai memerintahkan Ketua divisi Air untuk menjalankan rencana mereka di kota Kaifeng dengan hati-hati, tanpa menimbulkan kecurigaan. Ketua divisi Air pergi melaksanakannya.

Di Istana, Raja Shou menanyakan kesiapan kompetisi kepada penasihat Ge Cheng. Ge Cheng menyatakan bahwa semua sudah disiapkan dengan baik. Perdana Menteri Xia tidak menyetujui perekruitan melalui kompetisi. Baginya, selama ini lulusan terbaik dari akademi Tian Zhao telah banyak memberikan jendral yang kompeten. Penasihat Wen Ge Cheng berdalih bahwa yang dilakukan Jendral Qi adalah memberi kesempatan bagi mereka-mereka yang memiliki keahlian silat hebat yang tidak tergabung di akademi, agar tidak menyia-yiakan kemampuan mereka untuk berbakti kepada Negara.

Jendral Qi menghadap dan memberikan sanggahan bahwa semua orang yang dia pilih menjadi letnan jendral dari kalangan biasa, banyak yang berprestasi, sementara yang dari kalangan bangsawan justru banyak yang bermalasan dan korup. Terlebih lagi, Jendral Qin Qi percaya di saat rusuh sekarang, dengan membuka kompetisi, maka energy yang digunakan untuk saling berbaku antar daerah di kerajaan Shuo bisa difokuskan dalam bentuk kompetisi. Raja Shuo menyetujui ucapan Jendral Qin Qi dan mendukung mereka melanjutkan kompetisi ini.

Saat Jendral Qi membawa penasihat Ge Cheng ke kediamannya, mereka melihat Qin Sang berlatih dan mengalahkan lima orang prajurit. Qin Sang ingin sehebat kakaknya yang waktu seumurnya sanggup mengalahkan sepuluh orang sekaligus. Qin Sang kelepasan bicara dan membuat Jendral Qin Qi marah karena berlatih jurus Permainan Pedang Pita Matahari. Jurus itu adalah jurus keluarga Qin, dayang Zi Yang tidak berhak belajar jurus itu. Penasihat Wen Ge Cheng menawarkan agar hukuman ke mereka berdua ditangguhkan. Kalau Qin Sang menang kompetisi, hukuman ditiadakan. Sebaliknya, kalau kalah mereka berdua harus menjalankan hukuman dari Jendral. Qin Sang menyetujui taruhan tersebut.

Qin Shang menanyakan apakah Ge Cheng mengetahui mengenai segel yang bisa menahan tenaga dalam seseorang. Ge Cheng mengetahui sedikit mengenai hal itu. Segel darah adalah hal yang sangat jarang dan rumit. Qin Sang merahasiakan darimana dia mengetahui perihal segel tersebut.

Pemimpin Shanhai mengirimkan surat kepada Gubernur Wei untuk mempersiapkan rencana mereka dan bersiap-siap di Negera bagian Chan menunggu instruksi selanjutnya. Tian Qi minta izin untuk pergi ke kota Kaifeng untuk mengikuti kompetisi. Gubernur Wei mengizinkan dan menyuruhnya pergi bersama beberapa prajurit.

Mo Lin menolak berjalan dan mengeluh kecapaian. Lu Ping membujuk Mo Lin dengan memberi pilihan mau tidur di jalan, atau di hotel dengan makanan enak, sambil melambaikan lencana keluarga Qin (yang dicuri dari Qin Sang). Mo Lin dan Guru You Dao pun tertawa sambil membayangkan makanan apa saja yang mereka hendak pesan. Xi Fan mengingatkan kalau itu artinya mencuri, tidak ada seorang pun yang mendengar protes Xi Fan.

Qin Sang sampai di depan akademi Tian Zhao, dan menolak masuk. Dia pernah bersekolah di sana selama tiga tahun, tidak lebih. Karena akademi Tian Zhao hanya menerima murid dari kalangan bangsawan. Bagi Qin Sang ini bukan akademi pendidikan yang benar, kalau muridnya diterima berdasarkan latar belakang. Qin Sang disapa Luo Ting dan diajak bergabung menjadi satu team. Qin Sang menolak, dia akan mencari dua anggota team lainnya, dengan alasan pastinya Luo Ting punya kandidat lebih baik. Luo Ting dengan nyinyir menyindir bahwa seorang budak tidak pantas menjadi anggota team kompetisi. Qin Sang membantah dan menyampaikan prinsip yang keluarga Qin yakini. Qin Sang pun meninggalkan mereka.

Di penginapan Hongfu, Xi Fan menolak untuk masuk. Sementara Mo Lin dan Su Tang mengagumi kemegahan dan kemewahan hotel Hongfu. Akhirnya Xi Fan menyerah dan ikut masuk ke hotel setelah Lu Ping memberi obat untuk kakinya dan mengodanya bahwa untuk bisa mengajar Lu Ping, dia harus sembuh dulu dari lukanya. Mo Lin mengajak mereka makan bubur terkenal di kota Kaifeng, bubur kepiting. Tian Qi datang makan di tempat yang sama dan membuat keributan. Dari awal datang, kerjanya mengeluhkan semua hal. Saat dia hendak mengambil semangkuk bubur untuk dilemparkan ke Lu Ping, tangan seorang wanita menahannya…

Bersambung

Komentar aku: perkataan guru You Dao membuat aku terharu. Cheezy.. but feels so good. Itu ya salah satu peran guru, menaikkan semangat muridnya saat sang murid terpuruk.

#LegendofAwakening #ArthurChen #RecapDrama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: