Legend of Awakening Ep 5

Legend of Awakening

Episode 5

Xi Fan tahu kalau rumput liar Mo itu merupakan tanaman obat langka yang hanya tumbuh seratus tahun sekali dan berharga ribuan tael. Xi Fan menghubungkan rumput liar Mo dan nama Mo Lin, dia tersadar kalau Mo Lin adalah anggota keluarga Mo yang terkenal dengan kemampuan menyembuhkan. Xi Fan meminta agar Guru You Dao memaafkan Mo Lin dan memperbolehkan tinggal untuk menyembuhkan Lu Ping. Guru You Dao setuju, dengan syarat mereka harus menjaga perguruan dengan baik, karena dia akan pergi ke Negara bagian Chan untuk meminjam Menara Latihan Bela Diri.

Mo Lin yang terlunta-lunta di kota mencoba membujuk anak kecil untuk memberikan roti yang dia makan ditukar dengan peralatan yang ada di kantongnya. Anak kecil tersebut ketakutan dan lari. Xi Fan datang mengajak makan di restoran. Xi Fan bertanya apakah Mo Lin ada hubungan dengan keluarga Mo. Kemampuan keluarga Mo sudah sangat terkenal, untuk menghindari politik keluarga Mo mengundurkan diri ke Lembah Suka Cita. Pemimpin Lembah Suka Cita, Mo Bu Liu, mempunyai putra seumuran Mo Lin. Apa tuan Bu Liu tahu kalau anaknya melarikan diri?

Mo Lin tidak menyetujui sikap ayahnya yang menjauh dari dunia persilatan. Ia ingin menjadi pembunuh bayaran no satu di dunia. Xi Fan mengatakan kalau dia tahu Mo Lin bersifat satria. Karena itu, Xi Fan minta Mo Lin ikut dengannya ke Zhaifeng dan mengobati Lu Ping. Mo Lin menolak. Su Tang membuka pintu restoran dan memukul KO Mo Lin. Mo Lin menyadari tenaga dalam Kekuatan Su Tang nyaris mendekati level master menyetujui mengobati Lu Ping, dengan syarat Su Tang mau menjadi muridnya. Dengan begitu, mereka akan jadi tim pembunuh bayaran yang tidak terkalahkan. Xi Fan dan Su Tang menolak dan meninggalkan Mo Lin. Mo Lin tidak terima ditinggal begitu saja dan mengejar mereka.

Guru You Dao sudah sampai di akademi Tian Zhao dan ditolak permintaannya untuk meminjam menara latihan bela diri. Menurut guru di akademi Tian Zhao permintaan guru You Dao tidak masuk akal. Kenapa akademi Tian Zhao musti berbagi? Kalau murid Tian Zhao menang, maka nama akademi pun akan terangkat. Guru You Dao akan diusir keluar, tapi dilarang oleh Tian Qi. Tian Qi meminta gurunya menyetujui peminjaman menara untuk murid Zhaifeng, agar murid Tian Zhao dan Zhaifeng bisa saling mengajari satu sama lain. Guru akademi Tian Zhao tidak bisa berkata lain, kecuali menyetujuinya.

Lu Ping diikat di kursi agar mau dirawat oleh Mo Lin. Su Tang pun menyetujui syarat Mo Lin, yang penting Lu Ping bisa ikut kompetisi. Mo Lin memeriksa nadi Lu Ping. Dia terperanjat saat mengetahui Lu Ping memiliki aliran darah yang abnormal dan memiliki enam tenaga dalam. Tapi, seseorang memblokir aliran energi agar Lu Ping tidak bisa menggunakan keenam tenaga dalam itu.

Mo Lin menusukkan jarum akupuntur di kepala Lu Ping. Setiap kali ia memutar, tenaga dalam bersinar di mata Lu Ping. Aliran energi akan terbuka sedikit setiap kali Lu Ping berada di ambang kematian. Itu sebab Lu Ping menenggelamkan diri agar mendapat aliran energi. Satu-satunya cara adalah untuk menaikkan tingkat rasa sakit agar Lu Ping bisa mengeluarkan aliran energi. Su Tang berteriak kalau itu sama saja dengan menyiksa dan membunuh Lu Ping. Lu Ping tidak keberatan, yang penting dia bisa menang kompetisi. (okay, hun, apa kamu punya Sembilan nyawa seperti kucing?)

Pengobatan pertama: tidur di atas paku. Su Tang disuruh Xi Fan keluar agar tidak usah menyaksikan penderitaan Lu Ping. Xi Fan menanyakan siapa mereka sebenarnya dan apa saja yang telah mereka lalui. Kenapa jalan mereka sungguh berat? Su Tang tidak mau menjawab. Xi Fan pun mengatakan selama mereka masih bergabung dengan Zhaifeng, Xi Fan akan melakukan apa pun untuk melindungi mereka. Su Tang berterima kasih, dia percaya kalau kondisinya berbeda, Xi Fan dan Lu Ping pastinya akan menjadi teman baik.

Wei Ming melaporkan kalau Si Tu Luo menghilang. Gubernur Wei percaya kalau itu artinya Si Tu Luo sudah meninggal, dan yang punya kemampuan membunuh Si Tu Luo hanyalah si Dewa Bandit. Qin Sang yang pergi dari kota Chen Qiao setelah kematian Si Tu Xing juga mencurigakan. Pastinya ada yang tidak beres. Wei Ming disuruh melapor ke Shanhai. Tian Qi masuk dan minta ayahnya memberikan beberapa prajurit untuk menyabot tim Zhaifeng saat ada di menara. Ia ingin balas dendam pada kedua murid Zhaifeng yang mempermalukannya di depan Qin Sang. Ayahnya setuju dan menyuruh Wei Ming mengaturnya, karena dia curiga Dewa Bandit bersembunyi di Zhaifeng.

Qin Sang dan Zi Yang yang ternyata masih berada di kota Chen Qiao menyusup dan mencuri seragam Tian Zhao. Qin Sang tahu kalau murid-murid Zhaifeng akan mencoba berlatih di menara, dan ke mana pun Lu Ping pergi, pasti ada anggota Shanhai di dekatnya. Qin Sang akan mempergunakan kesempatan ini untuk menangkap Lu Ping atau salah satu anggota Shanhai.

Guru You Dao mengumumkan kalau dia berhasil meminjam menara. Untuk menghemat biaya, dia tidak akan ikut menyertai murid-muridnya. Lu Ping bangun dan minta disertakan dalam rombongan, mereka pun berangkat dengan restu dari guru You Dao.

Setibanya mereka di perguruan Tian Zhao, mereka diterima guru dan Tian Qi. Guru menyilahkan mereka tinggal di annex. Saat mereka tiba di annex, mereka kaget karena kondisinya seperti sudah tidak pernah ditinggali, kotor dan lusuh. Xi Fan membagi kelompok untuk berbersih dan satu kelompok lagi untuk melihat arena latihan. Saat mereka berjalan, mereka bertemu dengan Tian Qi dan kelompoknya. Mereka menghina murid-murid Zhaifeng. Xi Fan mengajak Mo Lin untuk merawat Lu Ping sebelum mereka mencoba menara pelatihan. Setelah sesi tusuk jarum, Mo Lin mengatakan kalau Lu Ping hanya punya energi sepanjang satu dupa terbakar.

Su Tang mengusir Mo Lin tidur di luar, karena dia bukan murid Zhaifeng. Mo Lin yang kedinginan tetap bertahan karena dia benar-benar ingin Su Tang jadi muridnya. Lu Ping melemparkan selimut dan mengajak Mo Lin masuk kamarnya, ada yang ingin dia bicarakan tentang Su Tang.

Hari ini murid Tian Zhao dan murid Zhaifeng mengikuti ujian Negara bagian Chan di menara pelatihan. Menara terdiri dari tujuh lantai. Lantai teratas menyimpan batu Tian Ying. Siapa yang dapat mengambil batu Tian Ying dan keluar dari menara adalah pemenang dan lolos dari ujian Negara bagian Chan. Pemenang berhak mengikuti kompetisi pertarungan di ibukota. Murid akademi Tian Zhao masuk terlebih dahulu, murid Zhaifeng masuk belakangan.

Saat masuk ke dalam, mereka langsung dihadang oleh Tian Qi cs. Xi Fan menyuruh Lu Ping dan Su Tang naik ke lantai atas dan meneruskan mencari batu Tian Ying. Di luar, guru menyuruh murid-murid Zhaifeng yang tersisa meninggalkan arena. Tinggal Mo Lin yang menyelinap dan berjaga di luar.

Di lantai kedua Lu Ping dan Su Tang dihadapkan pada formasi pintu batu. Diperlukan tenaga dalam Kekuatan untuk melaluinya. Su Tang membuka jalan. Tak disangka seseorang meniupkan bubuk tidur pada mereka, Tian Qi. Tian Qi menyuruh anak buahnya memukuli Lu Ping. Lu Ping dan Su Tang yang berpura-pura pingsan, bangun dan menyerang Tian Qi dengan racun yang disiapkan Mo Lin. Tangan Tian Qi membengkak. Su Tang menahan murid Tian Zhou, agar Lu Ping bisa melanjutkan ke tingkat berikutnya.

Lantai ketiga adalah lantai perangkap, di mana peserta harus menggunakan tenaga dalam Energi. Tapi, Lu Ping diserang oleh Qin Sang dan Zi Yang. Gerakan mereka memicu pintu perangkap. Lu Ping dan Qin Sang pun terjatuh ke dalam ruang perangkap. Dua sisi ruang perangkap dipenuhi pasak-pasak tajam. Kedua dinding itu mulai bergerak merapat ke arah Lu Ping dan Qin Sang.

Bersambung

#LegendofAwakening #ArthurChen #RecapDrama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: