Great Shaman Ga Doo Shim Ep. 03

Rupanya, sesaat sebelum meraih tangan Doo Shim, arwah nenek Myo Shim merasuki Woo Soo. Nenek lah yang memeluk Doo Shim dan memintanya tidak pergi. Woo Soo tersadar dan heran, kenapa ia memeluk Doo Shim. Sebuah pintu yang tergembok dan tersegel kertas mantra bergedor keras, seperti dicoba dibuka paksa.

Il Nam menggoda Woo Soo dengan video yang ia ambil. Woo Soo menatap Doo Shim tajam dan mengajaknya keluar.

Woo Soo kesulitan mencoba menjelaskan kalau bukan dirinya yang memeluk Doo Shim. Ia tidak ingat apa yang terjadi, ia yakin ia kerasukan. Intinya, ia tidak ingin Doo Shim punya pikiran aneh-aneh. Tapi, nenek kembali merasuki Woo Soo dan memperingatkan Doo Shim, kalau arwah dari sepuluh tahun yang lalu lah yang membunuhi murid-murid di sini.

Doo Shim menjadi marah, dan menyuruh Woo Soo tidak bermain-main dengan pikirannya. Nenek menyentuh muka Doo Shim. Saat Doo Shim membuka mata, ia bisa melihat nenek. Doo Shim langsung memeluk nenek erat.

Para siswi langsung bergosip, melihat Doo Shim dan Woo Soo berpelukan erat. Nenek bisa merasakan kedatangan si arwah. Benar saja, si arwah bergegas menghampiri mereka berdua. Kepala sekolah melihat mereka pingsan tak sadarkan diri.

Saat sadar, Woo Soo bisa melihat keberadaan Hyun Soo. Keduanya sama-sama kaget. Woo Soo marah dan minta penjelasan Doo Shim. Doo Shim tak tahu, bukan dia yang menyebabkan Woo Soo bisa melihat hantu.  Kepsek memperhatikan Doo Shim yang berjalan pulang.

Sepertinya, kepsek Kyung memiliki perjanjian dengan si arwah. Ia memperbolehkan si arwah memakan jiwa anak ranking terendah, tapi tak boleh mengganggu anak lainnya. Ia menangkap dan memasukkan arwah ke dalam tasnya, setelah menyerang Woo Soo dan Doo Shim. Arwah nenek melihat hal itu.

Hyo Shim memaksa Doo Shim bercerita apa yang terjadi. Doo Shim menyanggah, ia hanya lelah karena harus beradaptasi dengan sekolah baru.

Hyun Soo menggoda Doo Shim, apa Doo Shim menyukai Woo Soo? Doo Shim berkilah, itu karena nenek merasuki Woo Soo. Hyun Soo kaget, nenek? Pasti ada hal penting yang membuat nenek kembali.

Ibu khawatir dengan kondisi Woo Soo. Tapi Woo Soo langsung berteriak dan lari saat melihat ada hantu bergantung di rumahnya.

Doo Shim akhirnya bercerita pada Hyo Shim kalau nenek datang ke sekolah. Hyo Shim kesal karena nenek datang hanya untuk mengungkapkan rasa rindu, bukan nomor lotere.

Il Nam mendatangi Woo Soo yang tak mau pulang. Ia bercerita kalau ia bisa melihat hantu. Il Nam mengajak Woo Soo pulang bersamanya, ia akan minta ibunya memasakkan makanan sehat untuk Woo Soo.

Sementara, Doo Shim terus dihantui kejadian di sekolah. Ia terbangun dan mendapati Woo Soo di rumahnya. Woo Soo menuduh Doo Shim dan memberikan uang untuk menarik guna-guna atau mantra yang dibuat Doo Shim.

Doo Shim mengusir Woo Soo. Doo Shim hidup di dua dunia sejak kecil, Woo Soo belum melihat seberapa. Woo Soo meminta Doo Shim memperlihatkan dunia lain. Doo Shim menggesekkan tangannya dan membuka mata batin Woo Soo.

Doo Shim berbisik mengucapkan selamat datang ke dunianya. Woo Soo menatap nanar.

Bersambung

Komentar aku: apa kepsek Kyung pria yang membebaskan si arwah dan membunuh nenek ya? Lalu, orang gila mana yang mau membuka mata batinnya? Huah… no, no, no, no… BIG NOPE! Aku punya sepupu yang bisa melihat, dan ia berharap tidak punya kekuatan itu. Yup, aku juga tidak mau.

Great Shaman Ga Doo Shim Ep. 02

Hyo Shim berteriak meminta bantuan Doo Shim saat ia dicekik. Doo Shim pikir Ibunya hanya pura-pura. Tapi rupanya tidak. Si arwah membanting Doo Shim yang melawan dan balik membanting si pemuda dan mengusir arwah. Tapi ia kesal saat sadar ia akan telat di hari pertama bersekolah di SMA Songyeong.

Guru Sa heran melihat luka-luka Doo Shim. Doo Shim mengaku terjatuh saat naik tangga. Guru Sa menyuruhnya duduk di belakang.

Seorang siswi, Jo Su Jeong memperkenalkan diri pada Doo Shim. Ia bercerita kalau murid di SMA Songyeong akan bernasib buruk kalau ada di rangking terbawah. Su Jeong merasa Doo Shim cocok dijadikan pembantunya.

Wakepsek menyuruh guru wali murid kelas tiga berbohong dan mengarang cerita kalau Jong Geun punya masalah di rumah yang menyebabkan ia bunuh diri. Pilihan lainnya adalah membuat cerita bahwa Jong Geung bermasalah dengan guru wali murid kelas tiga, cerita mana yang akan guru wali murid pilih?

Wakepsek lalu menyuruh semua guru membungkam para murid dengan ancaman tuntutan hukuman pencemaran nama baik sekolah.

Di papan tertera nama-nama dan ranking para siswa, nama Jong Geun dicoret kapur merah dan slogan, ‘Orang yang tak mampu tak punya kesempatan’. Woo Soo tidak percaya kalau Jong Geun bunuh diri. Ia naik ke lantai atas mencoba mencari bukti. Ia tak ingin ada yang terluka saat hasil ujian berikut diumumkan.

Hyo Shim kaget mendengar ada anak bunuh diri di sekolah. Ia ingin tahu, sampai kapan Doo Shim mencoba berpura-pura tak punya kekuatan cenayang? Ia pun tak pernah menginginkan takdir itu, tapi begitulah adanya.

Doo Shim berharap tidak ada yang tahu kalau ia putri Hyo Shim. Hyo Shim mendesak, apa Doo Shim malu punya ibu seorang dukun? Doo Shim ingat, betapa anak-anak lain mengejek dan memojokkanny saat tahu ia putri dan cucu dari dukun. Satu-satunya yang mengerti dan menghiburnya adalah almarhumah nenek.

Arwah Hyun Soo berusaha sembunyi, ia bekerja keras membantu Doo Shim. Tapi, sudah sepuluh tahun ini ia tak juga diantar pulang. Hyun Soo minta Doo Shim membantunya mencari ibu, karena ia tak lagi ingat apa pun. Ia bergegas pergi mendengar suara Hyo Sim.

Doo Shim merebut ponsel ibunya, melarang menghubungi orang tua Jong Geun. Jadi, rupanya itu sebab Hyo Shim mentransfer ke sekolah elite, agar ibunya bisa memerasnya untuk mendapatkan uang dari para orang tua yang kaya raya. Hyo Shim tidak membantah.

Istri Chairman Na, yang adalah ibu Woo Soo, membanggakan Hyo Shim. Hyo Shim memang gila uang, tapi ramalannya sering tepat. Chairman Na tidak menanggapi. Ibu Woo Soo pun berganti topik, kalau anak baru di sekolah Woo Soo adalah putri dari Hyo Shim dan punya kekuatan istimewa.

Woo Soo menegur ibunya, ia tak percaya bualan itu. Semua hanyalah usaha untuk menipu uang. Chairman Na mendukung pemikiran Woo Soo.

Woo Soo meminjam motor Il Nam, teman baiknya. Mereka berdua berkendara malam-malam. Sementara, Doo Shim berlari untuk melampiaskan seluruh amarahnya. Setidaknya, sampai hari kebebasan seperti yang tergambar di poster di hadapannya, tiba.

Su Jeong memandang lekat muka Woo Soo, yang mencoba menjelaskan pelajaran sebelumnya. Sekelompok siswi bergosip bahwa Doo Shim lah yang mendorong Jong Geun. Mereka berkilah, sudah jadi tradisi untuk memelonco murid baru di sekolah ini.

Woo Soo mendekati Doo Shim. Tiba-tiba, dunia berasa berputar dan kejadian masa kecilnya berulang kembali. Semua murid menekan, memojokkannya. Doo Shim menjadi panik dan berteriak. Yang malah mengundang keheranan, dan menganggap Doo Shim mencari perhatian.

Doo Shim ingat semua pesan nenek dan beranjak pergi. Tak disangka, Woo Soo menarik lengannya dan memeluknya, erat. Semua terperanjat melihat adegan itu. Woo Soo memohon agar Doo Shim tidak pergi.

Bersambung

Komentar aku: hmm… aku tidak yakin Hyo Shim benar-benar punya kekuatan. Ia hanya menyukai uang. TITIK. Karena K-drama cinta sekali dengan cinta pertama, apa anak pria kecil yang dulu membela Doo Shim adalah Woo Soo? Huhuhu… first love never dies (tidak berlaku buat aku).

OK, focus pada hal positif. Drama ini ringan, tidak untuk dinikmati dengan berat. Jadi, aku juga musti lebih santai menonton seri ini, agar bisa menikmati dengan baik. Bagusnya, drama ini hanya punya durasi pendek. Juga, dari awal sudah diberi masukkan kalau dunia sekitar Doo Shim berkisar di keserakahan, penipuan (Hyo Shim yang berusaha memanipulasi orang, wakepsek yang menyuruh guru wali murid mengarang cerita) dan kecemburuan (siswi-siswi klub elite, Su Jeong). Wah, sepertinya roh jahat tidak perlu bekerja keras…

Great Shaman Ga Doo Shim Ep. 01

Seorang gadis menatap lorong di depan kelasnya. Sebayang kabut hitam mulai membentuk dan lampu-lampu yang menyala mulai meledak. Si gadis berteriak dan berlari sekencangnya. Keributan itu menakuti para siswa yang mulai berhamburan dan berlari keluar gedung sekolah.

Doo Shim dan Woo Soo menatap gedung SMA Songyoung dan menaiki tangga menuju tempat si roh. Woo Soo memastikan ia bisa melihat si roh itu. Si roh meraung, menerjang dan mereka mulai berkelahi. Tapi, roh kali ini, kuat.

Tergiang pesan nenek Yang Myo Shim di telinga Doo Shim, selama ia bisa melewati umur 18 tahun, Doo Shim akan terus hidup bahagia. Akan kah Doo Shim bisa melewati batas umur kritis itu?

10 tahun lalu, nenek membangunkan Doo Shim yang terjatuh. Mereka bergegas naik ke atap Hwajeong Arcade. Di atas atap, Hyun Soo tersadar dari kerasukan ketika telpon dari ibunya masuk. Tapi, si ibu yang kesal menyumpahi Hyun Soo agar mati saja daripada terus menyusahkan orang tua.

Nenek tidak kuat menaiki tangga, ia jatuh terduduk. Nenek menyuruh Doo Shim melawan si roh yang memakan jiwa siswa yang jelek nilai sekolah. Doo Shim menolak, ia tak ingin menjadi dukun seperti nenek dan ibunya.

Arwah semakin kuat merasuki Hyun Soo. Ia berjanji akan mengabulkan permintaan ibu Hyun Soo. Doo Shim tidak sampai hati dan berbalik ke tempat nenek. Ia akan mengusir si roh, untuk kali ini saja. Nenek mengajarinya mantra pengusiran. Dengan kaki kecilnya, Doo Shim terus menaiki tangga.

Si arwah mendekati Doo Shim menertawakannya. Mantra yang dibacakan Doo Shim tidak berarti apa-apa. Ia berjanji akan menemui Doo Shim di masa depan. Ia menyuruh Doo Shim belajar dengan giat kalau tidak ingin berakhir seperti Hyun Soo. Ia melompati Doo Shim lalu menerjunkan diri.

Polisi mengamankan area dan membawa mayat Hyun Soo pergi. Si arwah meninggalkan jasad dan bertemu dengan Myo Shim. Myo Shim mengeluarkan mustika dan mulai merapal. Ia mengancam akan keluar dari kurungan dan merasuki Doo Shim saat berusia 18 tahun nanti.

Nenek berusaha membawa arwah Hyun Soo untuk berpamitan pada ibunya. Tetapi, tiba-tiba seorang pria menusuk dada Myo Shim. Doo Shim bergegas turun. Nenek tahu, ia tak kan tertolong, ia memberikan pesan terakhir pada Doo Shim. Kali ini, arwah Myo Shin menggenggam arwah Hyun Soo. Mereka pergi bersama.

Doo Shim berziarah ke rumah abu nenek. Satu roh mencoba mencekiknya, dan diusir oleh Doo Shim. Hyo Shim, ibu Doo Shim, mengejek Doo Shim, kenapa tidak minta perlindungan neneknya? Hantu yang mencoba mencekik jadi bingung, sebetulnya, Doo Shim bisa atau tidak melihat dan mendengar mereka?

Hyo Shim memeras Doo Shim untuk membantunya mengusir arwah dengan ancaman bahwa dia lah yang berjasa membuat Doo Shim bisa masuk SMA elite, SMA Songyeong.

Kepala Sekolah SMA Songyeong, Kyung Pil, mengingatkan wakil untuk waspada, karena hari ini adalah hari pembagian nilai. Ia tidak ingin ada hal buruk terjadi. Wakepsek juga memberi tahu kalau anak baru pindahan adalah kenalan dari istri Chairman Na.

Guru Sa Kyung Min menolak memberi tahu siapa murid dengan ranking terendah. Ia memuji Woo Soo yang menempati ranking teatas. Tiba-tiba semua terdiam. Guru Sa mencoba melarang murid-muridnya melihat keluar jendela. Jong Geun, siswa kelas tiga, jatuh tergeletak di lapangan.

Woo Soo yang tidak ikut melihat ke jendela, memperhatikan Doo Shim yang memasuki kelas dengan luka di bibir dan pipinya.

Bersambung

Komentar aku: belum ada komentar. Tapi, memang mirip dengan Sell Your Haunted House + Uncanny Counter. Err… kenapa para ibu di sini digambarkan berkarakter buruk semua? Dari yang menyumpahi anak sampai menyalah gunakan anak? Oups… apa ini yang membuat aku enggan menonton?

Great Shaman Ga Doo Shim

Network: Daum Kakao TV, Viki, iQIYI

Rating; R-15+

Genre: supranatural, pelajar

Mulai tayang: 30 Juli 2021

Status: sedang tayang untuk 12 episodes

Kim Sae Ron (b. 31 Juli 2000)

Aktris

Ga Doo Shim, Doo Shim ditakdirkan menjadi dukun putih.

Nam Da Reum (b. 13 Juni 2002)

Aktor

Na Woo Soo, Pelajar teladan

Hmm… aku mencoba untuk tidak menonton drama ini, meski mirip menyerupai Sell Your Haunted House. Tapi, banyak sekali yang memuji jalan cerita yang menarik dan format hanya sekitar 20 menit per episode, per minggu. Lama-lama penasaran juga.

Lalu, setelah kembali tertarik dengan series, jadilah aku di sini. Mudah-mudahan, pendapat aku sama dengan pendapat banyak orang yang menyukai drama ini.

You Raise Me Up Ep. 02.2

Rating: R-18+, harap bijaksana untuk kandungan tema yang dibahas

Ji Hyuk memberikan dompet Ru Da di rooftop klinik. Ia pura-pura tidak tahu Ru Da pergi ke mana. Ru Da bercerita penuh semangat tentang Yong Sik dan menyarankan agar Ji Hyuk tidak lagi sombong, ada banyak pria yang lebih baik daripada Ji Hyuk.

Yong Sik bercerita pada Jennifer. Jennifer mendapat terawang bahwa Yong Sik bertemu dengan orang yang akan mengubah jalan hidupnya. Yong Sik mengaku ia bertemu psikiater yang menemukan ponselnya. Jennifer menyarankan psikiater itu mungkin bisa menyembuhkan impotensi Yong Sik.

Yong Sik mengikuti saran Jennifer dan menemui Ji Hyuk. Ji Hyuk minta Yong Sik bercerita dengan detil tentang kehidupannya. Ji Hyuk memberikan diagnose: rasa rendah diri dan keterpurukan Yong Sik yang memberinya tekanan dan berujung pada impotensi. Ia menyarankan perawatan bersamaan dengan konsultasi di sesi kedua pertemuan mereka.

Ji Hyuk menyarankan agar Yong Sik focus pada kekuatan/kelebihan yang ia miliki.

Yong Sik bingung memikirkan kekuatan yang ia miliki. Ketekunan terus menjalani ujian PNS? Itu istilah halus untuk terus menerus gagal ujian. Rajin berhemat? Itu karena tak punya gaji. Tinggi badan? Yup, ia lebih tinggi dari pria Korea lainnya. Yong Sik lalu mencoba dan tergeletak gagal lagi.

Ru Da kaget melihat Ji Hyuk duduk di ruang tunggu klinik. Ji Hyuk mengaku ia punya pasien yang menderita impotensi karena masalah psikologi. Ia ingin Ru Da membantu mengobati pasien ini. Ru Da setuju, kerja adalah kerja dan niat baik Ji Hyuk perlu dihargai.

Yong Sik datang untuk konsultasi kedua. Ji Hyuk mengaku ia telah mengatur pertemuan dengan urologis dan Yong Sik tak usah khawatir karena tidak ada biaya tambahan. Yong Sik dan Ru Da sama-sama kaget saat bertemu di ruang kerja Ji Hyuk.

Ru Da pun sadar pasien yang Ji Hyuk bicarakan kemarin malam adalah Yong Sik. Artinya, semua cerita sukses Yong Sik adalah kebohongan belaka. Yong Sik beranjak pergi, ia tidak mengerti kenapa Ji Hyuk berlaku seperti itu, sementara ia mempercayakan dirinya untuk dirawat hanya oleh Ji Hyuk.

Ru Da menyuruh Ji Hyuk berhenti berakting. Ji Hyuk telah membuat perangkap agar Ru Da mengakui bahwa Ji Hyuk adalah pria terbaik dalam hidupnya. Tapi, bagi Ru Da, Ji Hyuk justru semakin buruk, bisa-bisanya ia melakukan hal itu pada seorang manusia?

Ru Da kembali ke ruang prakteknya dan memikirkan semua yang baru terjadi.

Yong Sik berjalan dengan lesu. Ia merasa seluruh dunia menghakiminya. Ia terduduk dan terburu-buru mencari sapu tangan merah muda, mencari kekuatan, tangannya bergetar hebat. Ia merasa sangat lelah menjalani kehidupan tanpa arti, terkungkung dalam penjara tanpa jendela.

Ru Da kesal ketika Ji Hyuk menyuruhnya berhenti berpura-pura jual mahal. Tapi pemikiran Ji Hyuk lain, apa salah Ji Hyuk sampai Ru Da memperlakukannya lebih buruk dari pecundang seperti Yong Sik? Ru Da berjanji akan mengobati Yong Sik dan mengembalikan kondisinya seperti dulu.

Ji Hyuk menganggap itu semua bualan. Kasus seperti Yong Sik adalah kasus kesehatan mental tanpa harapan sembuh. Ru Da tidak bergeming. Ji Hyuk minta Ru Da membuktikan itu semua dalam sebulan. Kalau Ru Da berhasil, ia akan mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Ru Da menyuruh Yong Sik membatalkan niatnya untuk terjun. Apa Yong Sik akan terus menyedihkan sampai akhir hidupnya? Ru Da tidak bisa mengubah nasib hidup Yong Sik, tapi setidaknya ia bisa mengobati masalah impotensi Yong Sik.

Yong Sik menyuruh Ru Da pergi dan melupakannya. Ru Da berteriak ia tak bisa pergi, karena Yong Sik adalah cinta pertamanya! Yong Sik menatap tak percaya.

Bersambung

Komentar aku: augh, dua episode yang solid. Aku benar-benar berharap drama ini menyampaikan pesan dari sutradara dengan baik. Karena beberapa drama tentang psikolog/psikiater atau kesehatan mental yang aku tonton sebelumnya, malah membuat aku kesal.  

Di drama ini tanpa pretensi Ji Hyuk digambarkan sebagai pria brengsek. Aku ingin lihat ada episode di mana Ru Da melaporkan perbuatan Ji Hyuk sebagai pelanggaran kode etik. Tapi, sulit untuk membuktikan bahwa niat Ji Hyuk adalah jahat. Seperti pembelaan yang Ji Hyuk katakan pada Ru Da: si pasien putus asa dan menolak melanjutkan konseling. Kasusnya akan menjadi ‘she says, he says’. Kali ini, perkataan lebih tajam dari kayu keras, bisa mematahkan tulang dada si pasien (sticks and stones may break my bones).

You Raise Me Up Ep. 02.1

Rating: R-18+, harap bijaksana untuk kandungan tema yang dibahas

Yong Sik terjatuh dari tempat tidur periksa dan terburu-buru melarikan diri. Ia menabrak Ji Hyuk dan menjatuhkan ponselnya. Ji Hyuk mencoba mengejarnya dan bingung kenapa pria itu berlari serabutan.

Yong Sik merasa sangat hina, apa ia reinkarnasi dari pengkhianat yang menjual negara? Ia minta diturunkan dari taksi saat melihat argo. Yong Sik berjalan tanpa arah dan berhenti di tepi jembatan.

.Ru Da pulang dengan lesu, lebih baik bertemu hantu sekalian. Ia menceritakan hal itu pada adiknya, Lee Ru Ri. Ru Ri protes, selama ini Ru Da selalu menyarankan untuk melihat masalah impotensi seperti penyakit flu. Lalu, kenapa harus kecewa melihat Yong Sik? Ru Da membela diri, itu karena Yong Sik terlihat lusuh. Ru Ri kembali protes, bagaimana Ru Da tahu kalau tidak berbicara dengannya?

Ru Ri mengingatkan, kalau Ru Da bersikap demikian, ia tak beda dari Hyu Jik. Ru Da juga menilai orang dari penampilannya.

Jennifer mencoba membuat Yong Sik merasa lebih baik. Ia menyuruh Yong Sik tidak berpikir terlalu jauh. Tapi, Yong Sik sulit terhibur. Selain merasa tak pantas bersisian dengan mereka dari kelas atas, ia juga merasa sangat malu. Jennifer tak sanggup berkata lagi dan memberikan tissue untuk menampung airmata Yong Sik.

Ru Da berhasil menemukan Yong Sik yang duduk di depan toko berusaha mengurangi efek hangover. Ia mengajak Yong Sik makan siang bersama.

Ru Da berusaha meyakinkan agar Yong Sik tidak berpikiran aneh-aneh. Ia bisa berlaku sebagai dokter dan membedakan urusan kerja/pribadi. Karena malu, Yong Sik berbohong dan mengakui pekerjaan Tae Jin, seorang presdir perusahaan IT. Ru Da percaya omongan Yong Sik dan tersenyum.

Ru Da mengaku, ia salah sangka kemarin. Pria seusia Yong Sik mengalami impotensi, biasanya karena masalah kejiwaan, atau harga dirinya terlalu rendah. Kalau tidak mendengar cerita Yong Sik, ia menganggap Yong Sik adalah pria yang sedang mencoba ujian PNS. Yong Sik langsung tersedak.

Ru Ri datang ke klinik dan bertemu Ji Hyuk. Ia ingin mengantarkan dompet Ru Da yang tertinggal. Tanpa sengaja Ru Ri bercerita tentang pertemuan Ru Da dan Yong Sik. Ji Hyuk meminta dompet Ru Da, ia akan berikan pada Ru Da kalau sudah kembali ke kantor.

Ru Da membolehkan Yong Sik membayar makanan mereka, karena sekarang Yong Sik sudah sukses. Ia juga tak keberatan meminjamkan telpon pada Yong Sik, yang mencoba mencari ponselnya yang terjatuh kemarin.

Di klinik, Ji Hyuk menjawab panggilan telpon yang ia ambil kemarin. Melihat nomor Ru Da di ponsel itu dan mengaitkan dengan cerita Ru Ri, Ji Hyuk menebak pria yang kemarin menabraknya adalah Yong Sik, cinta pertama yang dibanggakan Ru Da.

Yong Sik tidak ingin dihubungi oleh Ru Da, karena tidak ingin pacarnya tersinggung. Ru Da mengerti dan memberikan salam perpisahan. Ru Da menganggap Yong Sik tidak berubah, dan siapa pun pacar Yong Sik, adalah gadis yang beruntung. Sementara, Yong Sik mengeluh karena harga makanan yang harus dibayar sangatlah mahal. Setidaknya, ia tak harus bertemu Ru Da lagi.

Yong Sik pergi ke tempat yang disebut Ji Hyuk. Ia menolak ajakan Ji Hyuk berbincang, karena harus kerja sambilan. Ia tak berhenti memperhatikan penampilan Yong Sik dan memuji sneaker merah muda yang dikenakan Yong Sik.

Bersambung

Komentar aku: Ha! Beruntung Ru Da punya adik seperti Ru Ri yang mau mengingatkan. Sayang, Yong Sik memutuskan berbohong daripada berterus terang. Meski aku mengerti. Tidak ada yang ingin terlihat buruk atau ‘gagal’ di depan cinta pertama. Cinta pertama aku? Ahahahaha… bersyukur aku tidak pernah bertemu cinta pertama sampai yang ke… lupa. Ps: itu sebabnya aku selalu menghindari acara reuni. Ha!

You Raise Me Up Ep. 01.2

Rating: R-18+, harap bijaksana untuk kandungan tema yang dibahas

Impotensi itu berawal dua tahun lalu. Hee Jin, (bekas) pacar Yong Sik, sangat kecewa. Dua tahun lagi, Yong Sik akan berusia 30 tahun. Tapi, sekarang, di hari ulang tahunnya, Hee Jin masih harus membayarkan sewa motel, karena Yong Sik tak juga punya pekerjaan. Sampai kapan Hee Jin harus menunggu?

Hee Jin sudah bosan menunggu dan berpura-pura. Berpura-pura dalam bercinta bagus kalau ada harapan. Tapi, bahkan di tempat tidur pun, Yong Sik sudah tak ada nyali. Perkataan Hee Jin menohok hati Yong Sik.

Mulanya, Yong Sik tidak terlalu peduli, toh ia tak punya pacar lagi. Tapi, sekarang, bahkan saat di rumah sendiri, tanpa tekanan, Yong Sik tidak bisa ereksi. Yong Sik terus berusaha menghibur diri bahwa kondisi itu hanya sementara.

Yong Sik mendatangi Jennifer, ramalan Jennifer tepat. Jennifer protes waktu Yong Sik minta jimat untuk mengatasi impotensi. Ia peramal, bukan tukang sihir, dan menyuruh Yong Sik pergi berobat.

Ru Da nyaris mengurungkan niat beristirahat saat melihat Ji Hyuk juga ada di rooftop. Ru Da meyakinkan Ji Hyuk, kalau ia tetap kukuh ingin putus. Ia tak sabar bertemu dengan cinta pertamanya, Yong Sik, yang membuat hatinya terus berdebar.

Pria yang dipikirkan, sedang terpaku menatap iklan klinik urologis di bis.

Dokter rekanan Ru Da (untuk sementara bernama Dr. Choi) menertawakan Ru Da yang mengaku putus dengan Ji Hyuk karena merasa kurang dicintai. Ia menyuruh Ru Da menghitung berapa banyak uang yang Ji Hyuk habiskan untuk Ru Da. Ru Da protes, ia pun tak kurang uang. Dokter Choi mengingatkan kalau pria yang Ru Da impikan hanyalah fantasi.

Akhirnya, Yong Sik memberanikan diri pergi ke klinik. Selesai mengisi formular, suster membawanya untuk test dasar, tapi Yong Sik gagal memberikan semen.

Dokter Choi menyuruh Ru Da menangani Yong Sik. Ia mengaku tak sampai hati berbohong pada pria yang impoten, bahwa obat utama untuk itu adalah berganti pasangan. Ru Da protes, dokter apa yang berpandangan nonsense seperti itu?

Ru Da masuk ke ruang periksa. Meski merasa canggung karena Ru Da dokter wanita, Yong Sik mengikuti instruksi yang diberikan. Ru Da terbelalak membaca nama pasiennya. Dunia Yong Sik serasa runtuh waktu Ru Da membuka masker dan menatap dirinya. Ru Da, adalah cinta pertama Yong Sik.

Saat awal SMA, Yong Sik dulu merekam video pria exhibitionist yang mempertontonkan diri di depan Ru Da, membuat si pria melarikan diri. Ia menyarankan agar Ru Da tidak berjalan seorang diri di area itu. Ru Da berterima kasih. Melihat Ru Da masih takut, Yong Sik menawarkan mengantar pulang.

Saat ini, Yong Sik menjadi panik, apa anggapan Ru Da pada dirinya sekarang? Ia merasa semakin dalam jatuh ke sumur tanpa dasar.

Bersambung

Komentar aku: omona… kejutan lagi! Choi Dae Hoon si Park Jung Je di Beyond Evil main jadi dokter rekanan Ru Da. Sementara aku tulis Dr. Choi dulu, karena tidak tahu nama peran di sini. Heran, kenapa Ru Da dikelilingi pria-pria ajaib ya? Dari kekasih yang anak orang kaya – sukses – pandai – tampan – congkak, ke bekas ketua kelas yang lagi jatuh-jatuhnya, sampai rekan kerja yang menganggap cinta setara dengan uang yang dihabiskan, semakin tinggi nilainya = semakin dalam cintanya. Ha? Lalu, obat impotensi = pasangan baru… Yup, komedi di sini adalah komedi satir, sesatir-satirnya.

Dan… Yong Sik benar-benar sudah jatuh, tertimpa tangga, digigit monyet, lalu ban sepedanya pecah. Tidak heran kalau ia menganggap dirinya adalah sampah masyarakat yang harus dimusnahkan. Tema ini sebetulnya berat, kesehatan mental di masyarakat. Ahhhh…

You Raise Me Up Ep. 01.1

Rating: R-18+, harap bijaksana untuk kandungan tema yang dibahas

Di sebuah bukit hijau sekumpulan biri-biri yang merumput kaget ketika tiba-tiba patung batu mencuat dari tanah. Seekor alpaca putih datang dengan garang memperhatikan si patung batu. Di bawah tajamnya pandangan mata si alpaca, patung batu menciut dan melemas.

Kim Myung Ja, a.k.a Jennifer, sang peramal yang berganti gender, menceritakan penampakan itu pada Do Yong Sik. Pastinya, bukan terawang yang Yong Sik harapkan. Dengan berat hati, Yong Sik membayar 50ribu untuk dibuatkan jimat penangkal nasib buruk oleh Jennifer.    

Yong Sik berjalan dan membatin, jimat tak kan banyak membantu. Ia selalu sial sejak lulus kuliah, dan selalu gagal menjalani ujian PNS selama 6 tahun ini. Dengan galau, ia membandingkan diri dengan pria di sekitarnya. Ia adalah penghuni kelas terbawah yang harus segera dimusnahkan.

Di depan Yong Sik, Do Ji Hyuk keluar dari mobil mewah membawa serangkai mawar merah. Ia memberikan pada Lee Ru Da, dan mencium keningnya. Ia menyuruh Ru Da naik mobil dan mengabaikan penjelasan, kecuali kalau itu adalah caranya meminta maaf.

Di resto, Ji Hyuk menolak disalahkan karena sempat menghilang. Ia menuduh Ru Da picik kalau marah hanya karena ia tertidur saat seharusnya berkencan. Makan enak di resto fine dining yang sulit mendapatkan reservasi, seharusnya membuat Ru Da memaafkannya.

Ru Da tak habis pikir dengan kecongkakan Ji Hyuk yang malah menertawakannya. Ru Da meminta putus. Ji Hyuk menantangnya, tak mungkin Ru Da memutuskannya, karena tak kan ada pria setara dengan dirinya. Ru Da membantah, cinta pertamanya lebih baik dari Ji Hyuk.

Yong Sik yang sibuk membereskan meja warung BBQ, kaget melihat teman-teman SMA datang untuk reuni. Mereka juga kaget melihat bekas ketua kelas mereka bekerja sambilan di warung. Kim Tae Jin, membayar gaji Yong Sik untuk bergabung dengan mereka selama dua jam pada pemilik warung.

Mereka membahas bagaimana dulu mereka mengagumi Yong Sik. Nasib orang memang tak bisa ditebak. Tae Jin sekarang menjadi presiden di perusahaan IT bernilai 50milyar dan akan segera meluncurkan app pengiriman local, sementara Yong Sik gagal menembus ujian PNS 6 tahun berturut-turut.

Saat pulang, Tae Jin tidak sengaja menarik jaket Yong Sik, dan bertebaran lah semua barang-barang Yong Sik yang melulu berwarna merah muda dari dalam tasnya. Mereka semua ternganga.

Kecintaan Yong Sik akan warna merah muda, berawal sewaktu ia mengambil test PNS yang kedua. Ia merasa tertekan, tapi, saputangan merah muda memberinya rasa nyaman dan membuatnya tenang. Sejak itu Yong Sik terobesesi untuk membeli barang yang ia perlukan khusus berwarna merah muda.

Ibu Yong Sik menelpon, Tapi, membuat Yong Sik makin depresi. Selalu menjadi ketua kelas dan dimimpikan sebagai harimau bermahkota raja, tidak membuat Yong Sik lulus ujian PNS.

Yong Sik mencoba menonton film porno, tapi, impotensi tidak terobati. Bak lilin yang menyala semakin redup lalu padam. Yong Sik memegang kepalanya dan berteriak. Itu bukan mimpi buruk, inilah hidupnya.

Bersambung

Komentar aku: Shi Yoon bermain sangat meyakinkan menjadi pria yang putus asa. Ouch… kalau ketemu di jalan sebagai Yong Sik, tak ada orang yang bakal melirik dua kali. Ah, ingat sekarang… Yong Sik mengingatkan aku akan Bridget Jones. Sama-sama dianggap pecundang.

Oh, Park Ki Woong, bwahahaha… banyak yang mempertanyakan potongan rambutnya! Ha! Aku tak peduli, tapi permainannya sebagai pria yang tinggi hati, owww… tepat sasaran. Hmm, jadi kalau ditraktir di resto fine dining yang mendapat 3 Michelin stars, seorang gadis pasti luluh hatinya ya? Kekekeke…

You Raise Me Up

Network: Wavve, VIU

Rating: R-18+

Genre: Komedi, Romansa, Kesehatan, Pekerja

Mulai tayang: September 2021

Status: sedang tayang untuk 8 episode

OMG! K-drama tentang impotensi. Menjadi drama pertama setelah drama-slump dengan series dari negara mana pun. Hah! I must be crazy.  Jujur, pertama, tertarik karena pemeran utama: Yoon Shi Yoon. Yoon Shi Yoon actor yang bisa berakting dan menunjukkan kemajuan sejak pertama aku lihat 11 tahun lalu. Aku suka sejak ia bermain di Bread, Love and Dream (2010) dan menjadi bagian dari tim 2 Days 1 Night.

Lalu terkaget-kaget saat melihat intro pisang dan Jennifer! Omona! Tapi, melihat pandangan dari sutradara (ada di soompi), ‘Saya berharap masyarakat bisa menjadi lebih toleran dan merengkuh banyak hal.’ Dalam konteks bahwa masyarakat seringkali menjauhkan dan memperlakukan mereka yang ‘berbeda’ dengan sinis. Aku jadi mengerti, dan berharap pesan itu tersampaikan.

Masalah impotensi pastinya berat untuk pria. Aku ingin tahu, bagaimana pandangan pria dan penggambaran tentang masalah ini. Dan, semoga drama ini tidak terlalu kelam.

Aku menaruh ‘ Rating: R-18+, harap bijaksana untuk kandungan tema yang dibahas’. Karena, memang tema yang dibahas tidak umum.

You are My Spring Ep. 16.2

Hari ini, siaran radio terakhir bagi Young Do. Young Do bercerita tentang film Taste of Cherry. Bercerita tentang seorang pria yang ingin membunuh diri dan diselamatkan oleh pembicaraan dengan pria tua yang juga pernah ingin bunuh diri.

Young Do mengingatkan, kalau pengobatan mental tidak berjalan baik di klinik pertama, berilah kesempatan untuk bertemu dokter lain yang mungkin cara pengobatan dan menghadapi pasien lebih cocok. Karena, pengobatan mental tidak lah mudah dan berbeda untuk setiap orang.

Chase pun terus mengikuti terapi psikolog. Chase mengaku belum siap untuk kembali bekerja. Dan psikolog memutuskan agar Chase datang kembali, saat Chase mengaku tidak tahu perbedaan antara rasa bersalah dan rasa tidak nyaman.

 Chase juga tahu apa pesan yang ia ingin sampaikan pada Jeong Min. Dia lah si bayangan, dia lah yang bergantung pada Jeong Min.

Sesampainya di rumah, Chase menyiapkan minuman keras dan obat di mejanya. Ia kembali melihat darah menyesap masuk ke kamar. Ia menutup mata, dan darah itu menghilang saat ia membuka matanya. Chase menarik nafas panjang dan beristirahat, tanpa meminum miras atau pun obatnya.

Ga Yeong diwawancara dan mengaku ia memilih peran bukan karena Patrick, pacarnya, sedang menjalani wajib militer. Tapi, karena ia tahu, ia akan bersenang-senang berperan di film ini.

Det. Jin Bok membatalkan niatnya untuk mengundurkan diri dan ia senang karena Park Ho bisa mengatasi trauma penusukan yang ia alami.

Da Jeong memergoki Eun Ha berciuman dengan Tae Jeong. Mereka semua jadi salah tingkah. Da Jeong buru-buru pergi dan naik ke rooftop. Ia masuk unit, mandi dan meloncat-loncat tepat di atas kantor Young Do, menyuruh Young Do cepat naik. Young Do tersenyum dan naik. Malam ini, mereka saling berbagi hari dan kecupan mesra.

Voice overAku masih bernafas, membuktikan aku hidup dengan baik. Meski tidak selalu bersinar setiap saat. Aku berusaha untuk hidup sebaik dan selama mungkin. Kau mengulurkan tangan saat perubahan musim yang menyakitkan berlangsung. Kau adalah musim semi ku. [Young Do]

Voice overMeski perubahan musim yang menyakitkan berlangsung, aku akan selalu mengulurkan tangan ku tanpa ragu. Karena, aku adalah musim semi mu. [Da Jeong]     

TAMAT

Komentar aku: 4.2/5* perkembangan watak, di mana masing-masing mencoba memutus perilaku/kebiasaan yang merusak, seperti Da Jeong: mencintai pria yang membuatnya mengulang kembali trauma penyiksaan batin oleh ayahnya. Menjadi Da Jeong yang berani mencintai pria yang menghargai dan membantunya bangkit. Young Do: mencoba menolong semua orang, meski sering berakhir dengan mengorbankan diri (perkawinan dengan Ga Yeong), terutama kesehatannya. Menjadi Young Do yang bisa mematikan ponsel dan berani berterus terang menghadapi kondisinya bersama Da Jeong dan Mi Ran. Juga, Ga Yeong – Patrick. Itu OK sekali.

Juga, dalam hidup, tidak semua masalah atau yang kita inginkan menjadi nyata. Masalah Eun Ha dengan ayahnya tidak terselesaikan. Meski salah satu alternative adalah seperti yang diuraikan Cheol Do, memaafkan agar tidak menyakiti ke dalam. Juga, Chase dengan trauma kejiwaan dan mungkin kepribadian psikopat tidak serta merta jadi sembuh. Setidaknya, keinginan bawah sadar untuk bunuh diri dengan meminum campuran obat + miras tidak lagi ia lakukan.

Sutradara & sinematografi bagus. Aku menikmati pemandangan dan banyak shoot di drama ini.

Kelemahan: cerita criminal + kemampuan analisa Young Do yang cukup mencengangkan. Tapi, itu mungkin benar bisa, ya? Aku baru saja mendengarkan podcast Horrifying History episode 8: The Life and Times of Edgar Cayce. Bapak ilmu holistic, cenayang yang lebih suka disebut sebagai peyembuh (healer) yang mengobati saat sedang tak sadar (trance). Bisa jadi, Young Do setengah cenayang juga. Kekeke… Aku ingin tahu, apa benar kalau menggambar dengan alis dan rambut lebat itu benar artinya si pelukis lagi bergairah? Kalau gundul?  

Ada beberapa adegan filler dan adegan yang tidak terasa menyambung, karena editing & penjelasan yang ditaruh jauh di belakang/akhir episode, sehingga perlu pengulangan berkali-kali. Membuat drama menjadi lebih panjang & terasa berjalan lambat. Di satu sisi, perumpaan begitu padat, cukup menuntut konsentrasi.  Untung terbantu dengan sisi komedi yang ada, sehingga tidak terlalu melelahkan menonton drama ini.